facebook

PSSI, PT LIB, Kemenpora dan Kepolisian Bertemu Bahas Rencana Uji Coba Penonton di Liga 2

Rully Fauzi | Adie Prasetyo Nugraha
PSSI, PT LIB, Kemenpora dan Kepolisian Bertemu Bahas Rencana Uji Coba Penonton di Liga 2
Jumpa pers usai Rapat Koordinasi bersama PSSI, Menpora dan Polri soal kehadiran penonton di babak delapan besar Liga 2 2021. (dok. PSSI)

Jika berjalan lancar, ini bisa berefek positif untuk seri keempat dan kelima BRI Liga 1.

Suara.com - Kemenpora bersama dengan PSSI, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), BNPB, Kemenkes, serta Polri melakukan rapat koordinasi dan mendiskusikan kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 musim ini dengan penonton terbatas.

Hadir dalam rapat hari ini, Menpora Zainudin Amali, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto, Sekjen PSSI Yunus Nusi, Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita, dan Direktur Operasional PT LIB Sudjarno.

Selain itu turut hadir Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto dan Plt Dirjen Kesehatan Masyarakat Kartini Rustandi. Dalam rapat ini, PSSI dan PT LIB memaparkan rencana uji coba adanya penonton di babak delapan besar Liga 2 2021.

Adapun dalam pemaparan tersebut uji coba bakal dilakukan di Stadion Pakansari, Bogor dan Wibawa Mukti, Cikarang pada 15 Desember 2021. Adapun nantinya penonton yang hadir tahap awal ini sifatnya masih undangan.

Baca Juga: Mulai Digelar 15 Desember, Berikut Jadwal Lengkap Babak 8 Besar Liga 2 2021

"Yang kita lakukan hari ini adalah koordinasi lintas sektoral. Ada PSSI, PT LIB, Kepolisian, BNPB, dan Kemenkes. Setelah ini tentu kita koordinasikan dengan penanggungjawab PPKM wilayah Jawa dan Bali karena ini kan dilakukan di Pulau Jawa," kata Menpora Zainudin Amali dalam konferensi pers virtual, Rabu (8/12/2021).

Adapun Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berharap uji coba kehadiran penonton di Liga 2 bisa sukses. Tentu hal tersebut bisa berdampak untuk penyelenggaraan BRI Liga 1 2021/2022 di seri keempat dan kelima yang rencananya berlangsung di Bali.

"Jika ini sukses akan kita lanjutkan di Seri keempat dan kelima BRI Liga 1 di Bali. Dalam aturan yang ada, memang diperbolehkan 25 persen dari kapasitas penonton. Tetapi, untuk sementara mungkin belum sampai 25 persen," ujar Iriawan.

"Kita akan melihat bagaimana penerapan dengan penonton di dalam stadion saat situasi pandemi COVID-19 ini lebih dahulu," tambah lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Asops Kapolri Imam Sugianto menambahkan, penyelenggaran babak delapan besar Liga 2 membutuhkan pengamanan berbeda. Itu sebabnya waktu satu minggu ini akan dipersiapkan maksimal oleh kepolisian.

Baca Juga: Persita Tumbang Lawan PSIS, Widodo Kecewa Keputusan Kontroversial Wasit

"Saya mengimbau koordinator suporter, ayo kita patuhi semua aturan sehingga laga dapat berjalan tertib, aman dan nyaman," katanya.

Komentar