Suara.com - Foya-foya menjadi suatu kebiasaan yang harus dilakukan pesepak bola dunia jika memiliki gaji tinggi, itulah yang dilakukan eks bek Manchester City, Micah Richards.
Micah Richards boleh jadi merupakan salah satu pemain yang beruntung bisa membela Manchester City, khususnya saat tim dibeli konglomerat asal Qatar.
Ya benar, pembelian Manchester City oleh Syeik Mansour berdampak besar bagi segi finansial klub, termasuk terhadap pemberian gaji pemain.
Hal ini dialami Micah Richard yang mengalami kenaikan gaji berpuluh-puluh lipat dari sebelumnya.
Kepada BBC Match of The Day seperti dikutip dari The Sun, Richards mengaku pernah mengabiskan miliaran rupiah hanya dalam semalam.
Tepat setelah ia mengalami kenaikan gaji drastis, masa-masa yang benar dinikmati pemain yang didatangkan Man City dari Oldham Athtletic.
Saat itu usianya masih 18 tahun dan mendapat gaji sebesar 5 ribu poundsterling atau Rp95 juta di musim pertamanya di Stadion Etihad.
Setelahnya di umur 19 tahun, bak kejatuhan durian Richards mendapat kenaikan gaji hingga 10 kali lipat dari sebelumnya.
"Itu saya alami di akhir 2000-an. Gaji saya naik dari 5 ribu ke 50 ribu poundsterling per pekan," tutur Richards dalam BBC Match of The Day.
Baca Juga: Meski Kalah dari RB Leipzig, Guardiola Tetap Puas Perkembangan Man City di Liga Champions
"Dan saya pikir itu sepenuhnya layak pada saat itu karena saya merupakan aset. Jadi, saya mendapat 2,5 juta euro (sekitar Rp 40 miliar rupiah) setahun.