facebook

Perbandingan Bayaran Wasit Sepak Bola di ASEAN, Indonesia Paling Besar Tapi Masih Banyak Keputusan Kontroversial

Syaiful Rachman
Perbandingan Bayaran Wasit Sepak Bola di ASEAN, Indonesia Paling Besar Tapi Masih Banyak Keputusan Kontroversial
Wasit-wasit Liga 1 sedang melakukan penyegaran (dok. PSSI).

Di negara ASEAN lainnya, wasit menerima bayaran lebih kecil dari wasit di Indonesia.

Suara.com - Wasit sepak bola ternyata bisa menjadi profesi yang menjanjikan, termasuk di Indonesia. Gaji yang diterima wasit di Liga 1 ternyata cukup besar.

Liga 1 sendiri menjadi salah satu liga terbesar dan paling lama berjalan di Asia Tenggara. Meski dalam perkembangan, negara-negara lain sudah mulai menyusul dari segi kualitas.

Salah satu cara PSSI untuk membuat pertandingan Liga 1 minim dari pengaturan skor pertandingan adalah dengan menaikkan gaji wasit. Rencana tersebut sudah diterapkan sejak November 2021.

Wasit di laga Vietnam vs Indonesia. (Zingnews.vn)
Wasit di laga Vietnam vs Indonesia. (Zingnews.vn)

Keputusan tersebut menjadikan wasit di Indonesia sebagai penerima bayaran tertinggi di ASEAN. Lantas, bagaimana perbandingannya dengan negara lain di Asia Tenggara?

Baca Juga: Diinjak-injak Australia 18 Gol Tanpa Balas, Rudy Eka Beberkan Penyebab Kekalahan Timnas Wanita Indonesia

1. Malaysia

Berdasarkan data dari Transfermarkt, Malaysia menjadi negara keempat dengan bayaran wasit tertinggi. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memberikan dana Rp 1,45 juta untuk wasit utama per laga.

Sementara untuk asisten wasit mendapat Rp 1,1 juta dan wasit tambahan hanya mendapatkan Rp 870 ribu saja.

Meski kecil, kualitas pertandingan di Liga Malaysia terbukti masih menjadi salah satu yang terbaik di Asia Tenggara.

2. Thailand

Baca Juga: 7 Fakta Cyrus Margono, Kiper Keturunan yang Tolak Perkuat Timnas Indonesia

Memiliki liga terbaik di Asia Tenggara, ternyata bayaran untuk wasit di Liga Thailand tidak terlalu fantastis.

Untuk bayaran wasit utama per pertandingan adalah Rp 4,5 juta, sedangkan asisten wasit mendapat bayaran sebesar Rp 3,6 juta dan wasit tambahan mendapatkan Rp 1,9 juta.

Sama seperti Malaysia, bayaran wasit yang tak terlalu besar ini ternyata tidak membuat kualitas pertandingan Liga Thailand menurun. Sebaliknya, Thailand justru menjadi destinasi favorit bagi para pesepak bola luar negeri.

3. Vietnam

Negara kedua di ASEAN dengan bayaran tertinggi adalah Vietnam. Tercatat bahwa wasit utama akan mendapatkan upah sebesar Rp 5 juta per pertandingan.

Kemudian untuk asisten wasit mendapatkan Rp4 juta dan wasit tambahan mendapatkan dana sebesar 3,1 juta dan Rp 2,53 juta.

Lagi-lagi, bayaran yang tidak terlalu besar ini tidak membuat kualitas Liga Vietnam menurun. Sebaliknya, Vietnam justru kini menjadi salah satu negara paling kuat di Asia Tenggara.

4. Indonesia

Cukup jauh perbandingan antara bayaran wasit di Indonesia dengan negara-negara yang disebutkan di atas.

Untuk wasit utama mendapatkan Rp 10 juta per pertandingan, lalu asisten wasit atau hakim garis mendapatkan bayaran Rp 7,5 juta, dan wasit tambahan sebesar Rp 5 juta.

Meski punya bayaran wasit paling tinggi di Asia Tenggara, kualitas wasit Indonesia masih menjadi sorotan karena kerap melahirkan keputusan-keputusan kontroversial.

[Penulis: Aditia Rizki]

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar