facebook

Hujan Kartu Merah di Akhir Laga, Timnas Indonesia U-23 Gagal ke Final SEA Games 2021 Usai Dipecundangi Thailand

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Hujan Kartu Merah di Akhir Laga, Timnas Indonesia U-23 Gagal ke Final SEA Games 2021 Usai Dipecundangi Thailand
Pesepak bola Timnas Indonesia Ricky Kambuaya (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Thailand Benjamin James Davis (kedua kanan) dalam pertandingan semifinal sepak bola SEA Games 2021 Vietnam di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, Vietnam, Kamis (19/5/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.

Timnas Indonesia U-23 kalah tipis 1-0.

Suara.com - Timnas Indonesia U-23 harus mengubur mimpi memboyong medali emas SEA Games 2021. Di semifinal cabang olahraga sepak bola SEA Games 2021 yang digelar di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, Vietnam, Kamis (19/5/2022) sore WIB, Timnas Indonesia U-23 kalah tipis 0-1..

Timnas Indonesia U-23 sejatinya mampu menahan Thailand hingga waktu normal pertandingan dengan skor 0-0. Sayangnya, di babak perpanjangan waktu, sepakan keras Weerathep Pomphan tak bisa dibendung Ernando Ari yang membuat Thailand unggul 1-0 hingga perpanjangan waktu pertandingan selesai.

Namun jelang laga usai, kericuhan terjadi antardua kesebelasan yang berujung dengan sejumlah kartu kuning dan empat kartu merah, tiga di antaranya untuk Indonesia.

Pesepak bola Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Thailand Airfan Doloh dalam pertandingan semifinal sepak bola SEA Games 2021 Vietnam di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, Vietnam, Kamis (19/5/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.
Pesepak bola Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Thailand Airfan Doloh dalam pertandingan semifinal sepak bola SEA Games 2021 Vietnam di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, Vietnam, Kamis (19/5/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.

Jalannya pertandingan

Baca Juga: Cicipi Makanan Indonesia, Sandy Walsh Colek Jordi Amat yang Kepedasan

Sesuai prediksi, duel Timnas Indonesia U-23 vs Thailand sudah sengit sejak dimulai. Skuad Garuda Muda bermain cukup bagus di babak pertama.

Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan mampu mengurung pertahanan Thailand, terutama sampai menit ke-20. Sayangnya, tidak banyak peluang berbahaya yang bisa dimanfaatkan menjadi sebuah gol.

Sementara Thailand lebih banyak bermain menunggu. Serangan balik yang dibuat oleh tim besutan Alexandre Polking cukup berbahaya meski bisa diantisipasi oleh pemain-pemain Timnas Indonesia U-23.

Thailand mulai memberikan tekanan selepas menit ke-30. Serangan terutama dari sisi sayap banyak dilakukan tim Gajah Putih, meski sulit ditembus.

Timnas Indonesia U-23 mendapat peluang berbahaya pada menit ke-37. Tendangan bebas Egy Maulana Vikri tidak bisa disundul dengan baik oleh Rachmat Irianto.

Baca Juga: Kantongi 5 Emas, Indonesia Juara Umum Cabang Panahan SEA Games 2021

Percobaan terus dilakukan kedua tim. Namun, hingga turun minum skor 0-0 tidak mengalami perubahan.

Babak kedua Thailand lebih ganas. Mereka sejak dimulainya pertandingan langsung menekan pertahanan skuad Garuda Muda --julukan Timnas Indonesia U-23.

Beberapa peluang berbahaya didapat tim Gajah Putih. Untungnya, cukup sulit bola masuk kedalam gawang Timnas Indonesia U-23 karena kokohnya pertahanan.

Masuknya Saddil Ramdani dan Syahrian Abimanyu di babak kedua menit 63 cukup memberikan warna baru. Timnas Indonesia U-23 mulai bisa keluar menyerang meski masih dalam tekanan.

Timnas Indonesia U-23 melakukan gempuran pada menit ke-79. Kiper Thailand, Kawin Thamsatchanan bermain sangat cantik dengan menepis tendangan-tendangan pemain skuad Garuda Muda.

Masih belum ada gol sampai dengan menit ke-80 pertandingan. Timnas Indonesia U-23 atau Thailand masih sama-sama mencoba bongkar pertahanan untuk mencetak gol.

Tidak ada gol hingga peluit tanda waktu normal berakhirnya pertandingan dibunyikan. Kedua tim masih bermain imbang 0-0, dilanjut ke extra time.

Extra time

Petaka untuk Timnas Indonesia U-23 terjadi pada menit ke-94. Berawal dari skema oper-operan, sepakan keras Weerathep Pomphan tak bisa dibendung Ernando Ari Sutaryadi.

Tertinggal satu gol membuat Timnas Indonesia U-23 langsung mengambil inisiatif menyerang. Tekanan terus dicoba agar bisa segera menyamakan kedudukan.

Sementara Thailand kini lebih banyak memainkan bola. Sesekali pemain-pemain Gajah Putih terjatuh dengan maksud mengulur waktu.

Tidak ada gol tambahan lagi hingga pertandingan selesai. Padahal, Thailand kehilangan satu pemain setelah diganjar kartu merah di menit-menit akhir pertandingan yang memang berjalan keras.

Begitu juga dengan kubu Indonesia yang harus kehilangan Rachmat Irianto, Firza Andika dan Ricky Kambuaya karena kartu merah.

Sementara untuk hasil pertandingan, Skor 1-0 bagi Thailand bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.

Susunan pemain

Timnas Indonesia U-23: Ernando Ari; Rachmat Irianto, Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga (Firza Andika 102'); Marselino Ferdinan (Syahrian Abimanyu 63'), Marc Klok, Ricky Kambuaya; Witan Sulaeman (Saddil Ramdani 63'), Irfan Jauhari (Muhammad Ridwan 89'), Egy Maulana Vikri (Ronaldo Kwateh 89').

Pelatih: Shin Tae-yong.

Thailand: Kawin Thamsatchanan; Nakin Wisetchat (Mate Sarakum 110'), Jonatan Khemdee, Chonnapat Buaphan, Airfan Doloh (Jaturapat Sattham 100'); Worachit Kanitsribumphen (Nakorn Noomchansakool 110'), Benjamin James Davis, Weerathep Pomphan; Chapipat Supanpasuch, Korawich Tasa, Ekanit Panya.

Pelatih: Alexandre Polking.

Komentar