Kembalinya Penonton ke Stadion Diharapkan Bisa Mendongkrak Performa Kompetisi Liga 1 dan Liga 2

Syaiful Rachman

Selasa, 31 Mei 2022 | 16:01 WIB
Kembalinya Penonton ke Stadion Diharapkan Bisa Mendongkrak Performa Kompetisi Liga 1 dan Liga 2
Suporter Persija Jakarta memadati pinggir lapangan akibat stadion Stadion Sumpah Pemuda over kapasitas pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Lampung, Minggu (8/12/2019). Perseru Badak Lampung FC berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor akhir 2-0. ANTARA FOTO/Ardiansyah

Rinciannya, adalah tim kandang yang bertanding disaksikan penonton mencetak 0,39 poin lebih banyak ketimbang saat tandang. Sebaliknya ketika tidak ada penonton angkanya cuma 0,22 poin.

Produktivitas gol pun begitu. Tim kandang yang bertanding di stadion diisi penonton menciptakan 0,29 gol lebih banyak ketimbang tandang.

Situasinya berbeda saat stadion kosong penonton dengan hanya membuat 0,15 gol lebih banyak dari tandang. Ini petunjuk jelas pengaruh besar penonton terhadap performa tim.

Lebih baik ada penonton

Hubungan kausalitas antara penonton dan proses kompetisi olah raga ini telah menjadi subjek studi dari masa ke masa, bahkan sudah dimulai sejak 1898.

Ketika itu Normal Triplett membuat penelitian laboratorium pertama yang dianggap monumental untuk psikologi sosial dan olahraga.

Triplett mempelajari waktu yang dibutuhkan seorang pebalap sepeda ketika bersepeda sendirian dan ketika saat dia bersama pesepeda lain. Penelitian ini disebut sebagai lompatan besar dalam sains olahraga.

Dari hasil penelitian Triplett pebalap sepeda akan mengayuh sepeda lebih cepat jika bersama dengan pesepeda lain. Artinya, kehadiran pesaing memacu orang bertarung lebih keras. Fakta ini sebangun dengan saat penonton menyaksikan pertandingan olah raga.

Sorak sorai penonton berpengaruh banyak kepada tim dan atlet yang bertanding, paling tidak menjadi alarm bahwa tim atau atlet tengah bermain baik atau buruk.

baca juga

Dalam pertandingan sepak bola, tim-tim yang berlaku sebagai tuan rumah ketika seisi stadion diisi pendukungnya, bakal lebih menyerang sekalipun tim ini tidak memiliki tradisi menekan lawan.

Penonton juga menjadi pemacu dan pembakar semangat yang membuat atlet dan tim meningkatkan performa, sampai di atas kemampuan fisik dan teknisnya sekalipun.

Dalam kata lain, penonton bisa meningkatkan kinerja atlet dan tim. Tapi juga bisa membantu tim menghadapi lawan karena lawan akan menjadi lebih terintimidasi untuk kemudian kehilangan konsentrasi sehingga tak bisa mendapatkan hasil yang mereka inginkan.

Tapi bagi sebagian atlet dan tim, suara penonton yang melawannya pun bisa tetap memicu semangat untuk tampil semakin baik. Adrenalin mereka terpacu saat disaksikan oleh penonton di dalam stadion, tak peduli kepada siapa dukungan penonton diarahkan.

Lain dari itu, lebih dari sekadar kompetisi, kehadiran penonton di stadion juga menggairahkan bisnis olah raga.

Pada tingkat yang paling sederhana, masuknya penonton ke stadion sama artinya dengan mengalirnya uang pemasukan tiket kepada klub dan juga pajak kepada negara.

Kehadiran penonton di stadion juga menambahkan unsur dramatis dalam kompetisi yang disukai penonton yang tidak melihat pertandingan di dalam stadion.

Semakin dramatis dan menghibur, semakin banyak pula penonton di luar stadion yang menyaksikan sebuah kompetisi olah raga. Dari sini, sponsor dan bisnis hiburan bisa masuk pada skala jauh lebih besar ketimbang stadion tak diisi penonton.

Ketika itu terjadi, maka dana sponsor bisa datang lebih banyak sehingga industri olah raga pun menjadi semakin baik.

Masih ada hal-hal lain yang terlihat kecil namun bisa sama pentingnya bagi sepak bola dan olah raga. Salah satunya tentang atribut-atribut kompetisi, termasuk kostum, yang tak saja dipakai atlet dan pelaku olah raga tetapi juga suporter.

Ketika sudah sampai pada matra ini, maka sudah bukan lagi sekadar soal pertandingan dan olah raga, tetapi juga sudah menyangkut siapa memproduksi apa, dan siapa menggunakan apa.

Dan itu artinya transaksi ekonomi. Volumenya pun bisa lebih besar ketimbang tidak ada penonton dalam stadion dan berskala lebih dari sekadar industri raga, karena bisa tentang banyak hal, mulai usaha kecil dan menengah, pariwisata, perjalanan, akomodasi, dan banyak lagi, dari barang sampai jasa.

Untuk itu, ketika pandemi COVID-10 sudah mereda di mana kekebalan kelompok sudah semakin besar tercipta, menghadirkan kembali penonton di dalam stadion seperti diputuskan PSSI untuk kompetisi Liga 1 dan 2 musim ini, memang lebih baik ketimbang tiada penonton di dalam stadion.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Dua Laga Tandang Timnas Indonesia Terancam Berubah, Erick Thohir Siapkan Skenario Cadangan

Dua Laga Tandang Timnas Indonesia Terancam Berubah, Erick Thohir Siapkan Skenario Cadangan

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:24 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Bobotoh Tewas Diserang, Eks Bos Klub Eropa: Padahal Timnas Indonesia Baru Juara

Bobotoh Tewas Diserang, Eks Bos Klub Eropa: Padahal Timnas Indonesia Baru Juara

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:20 WIB

AFC Bikin Publik Geleng Kepala, FAM Masuk Nominasi Federasi Terbaik Asia, PSSI Absen

AFC Bikin Publik Geleng Kepala, FAM Masuk Nominasi Federasi Terbaik Asia, PSSI Absen

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar

Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Buntut Serangan ke Pemain Persib U-18,  PSSI Ancam Cabut Izin Tandang dan Potong Poin

Buntut Serangan ke Pemain Persib U-18, PSSI Ancam Cabut Izin Tandang dan Potong Poin

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×