Kiper Kuwait Sulit Terima Kekalahan dari Timnas Indonesia

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 09 Juni 2022 | 10:33 WIB
Kiper Kuwait Sulit Terima Kekalahan dari Timnas Indonesia
Timnas Kuwait kalah 1-2 dari timnas Indonesia di matchday pertama Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023. [Instagram/@kuwaitfootball]

Suara.com - Kiper cadangan timnas Kuwait, Sulaiman Abdulghafoor mengaku sulit menerima kenyataan bahwa timnya dikalahkan timnas Indonesia dalam matchday pertama Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Kamis (9/6/2022) dini hari WIB.

Berstatus sebagai tuan rumah, timnas Kuwait sempat unggul lebih dulu lewat tandukan Youssef Nasser pada menit ke-40 harus takluk dengan skor 1-2 dari timnas Indonesia.

Skuad Garuda menyamakan kedudukan lewat penalti Marc Klok jelang berakhirnya babak pertama, sebelum berbalik menang melalui gol Rachmat Irianto saat babak kedua baru berjalan dua menit.

Sulaiman Abdulghafoor tidak menyangka timnas Kuwait bisa kalah dari Indonesia. Dia merasa terpukul kendati berharap timnya bisa segera bangkit.

“Kekalahan dari Indonesia ini sangat sulit, karena terjadi di awal perjalanan kami,” ujar Abdulghafoor dikutip laman Al-Seyassah, Kamis (9/6/2022).

"Apalagi ini terjadi di kandang kami, dan kami bermain di hadapan suporter yang memberikan dukungan sejak menit pertama."

“Kami akan bekerja keras supaya bisa meraih kemenangan di dua pertandingan berikutnya untuk membayar kekalahan ini," tambahnya.

Kekalahan dari Indonesia membuat Kuwait untuk sementara tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup A dengan koleksi nol poin dari satu pertandingan. Mereka cuma lebih baik dari Nepal yang berada di dasar klasemen usai kalah 0-2 dari Yordania.

Bagi timnas Indonesia, kemenangan ini tak hanya menjaga asa timnas Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Asia kelimanya. Namun, hasil ini turut membuat Indonesia mengakhiri kutukan.

baca juga

Ya, dalam 42 tahun terakhir, timnas Indonesia akhirnya berhasil menang atas Kuwait. Sebelum laga ini, skuad Garuda sudah berjumpa Kuwait enam kali dengan rincian satu menang, tiga imbang dan tiga kekalahan.

Kali terakhir timnas Indonesia mengalahkan Kuwait adalah pada 19 Oktober 1980 alias sekira 42 tahun silam. Ketika itu, Indonesia menang 2-1 dalam ajang Merdeka Tournament.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Pratama Arhan Kolongin Kaki Pemain Kuwait Disorot Warganet: Pulang dari Jepang Langsung Nujukin Skil

Aksi Pratama Arhan Kolongin Kaki Pemain Kuwait Disorot Warganet: Pulang dari Jepang Langsung Nujukin Skil

Jawa Tengah | Kamis, 09 Juni 2022 | 10:26 WIB

Dipecundangi Timnas Indonesia, Rangking FIFA Kuwait Terjun Bebas

Dipecundangi Timnas Indonesia, Rangking FIFA Kuwait Terjun Bebas

Bekaci | Kamis, 09 Juni 2022 | 10:20 WIB

Soroti Kemenangan Timnas Indonesia atas Kuwait, Media Vietnam: Kemenangan Alot

Soroti Kemenangan Timnas Indonesia atas Kuwait, Media Vietnam: Kemenangan Alot

Banten | Kamis, 09 Juni 2022 | 09:53 WIB

Rekor Bersejarah! Gol Klok dan Rian Antar Indonesia Menang Kontra Kuwait 2-1

Rekor Bersejarah! Gol Klok dan Rian Antar Indonesia Menang Kontra Kuwait 2-1

Sumsel | Kamis, 09 Juni 2022 | 09:22 WIB

3 Hal yang Perlu Diperbaiki Timnas Indonesia usai Kalahkan Kuwait

3 Hal yang Perlu Diperbaiki Timnas Indonesia usai Kalahkan Kuwait

Bola | Kamis, 09 Juni 2022 | 10:05 WIB

Bungkam Kuwait, Harapan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023 Meninggi

Bungkam Kuwait, Harapan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023 Meninggi

Bola | Kamis, 09 Juni 2022 | 09:35 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×