facebook

Profil Kaya FC Iloilo, Klub Elite yang Jadi Lawan Terakhir Bali United di Grup G Piala AFC 2022

Arief Apriadi
Profil Kaya FC Iloilo, Klub Elite yang Jadi Lawan Terakhir Bali United di Grup G Piala AFC 2022
Klub Filipina, Kaya FC ketika menghadapi Kedah FC (Malaysia) pada pertandingan kedua Grup G Piala AFC 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. [Twitter/@KayaFC]

Kaya FC Iloilo akan menghadapi Bali United hari ini, Kamis (30/6/2022) pukul 16.00 WIB.

Suara.com - Wakil Filipina, Kaya FC Iloilo, akan menjadi lawan terakhir yang dihadapi Bali United pada fase penyisihan Grup G Piala AFC 2022.

Menurut jadwal, pertandingan antara Bali United melawan Kaya FC Iloilo akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (30/6/2022) pukul 16.00 WIB.

Saat ini, Kaya FC Iloilo sudah dipastikan gugur dari persaingan untuk merebut tiket lolos ke fase semifinal zonal ASEAN Piala AFC 2022.

Sebab, kontestan asal Filipina itu sudah dua kali menelan kekalahan secara beruntun, yakni ketika dihajar Visakha FC (1-2) dan Kedah Darul Aman (1-4).

Baca Juga: Hadapi Bali United, Yu Hoshide: Kaya FC Iloilo Akan Berusaha Dapat Tiga Poin

Dengan hasil ini, Kaya FC Iloilo harus puas tersungkur di dasar klasemen sementara Grup G Piala AFC 2022 karena tak mengoleksi poin.

Ini menjadi catatan terburuk bagi Kaya FC Iloilo selama mewakili Filipina di pentas Asia. Sebab, mereka sebelumnya punya catatan yang apik saat tampil di Piala AFC.

Setidaknya, Kaya FC Iloilo sudah menjadi salah satu langganan Piala AFC sejak pertama kali lolos pada tahun 2016.

Profil Kaya FC Iloilo

Kaya FC Iloilo merupakan klub sepak bola yang berbasis di Iloilo City. Saat ini, tim berjulukan The Lions itu bersaing di kasta tertinggi Liga Filipina.

Baca Juga: Kaya FC Iloilo vs Bali United, Ini Pemain Lawan yang Paling Diwaspadai Stefano Cugurra

Klub ini awalnya bernama Kaya Futbol Club yang berbasis di Makati. Klub yang juga dikenal dengan Una Kaya FC ini merupakan salah satu pendiri United Football League (UFL), yang secara de facto menjadi kompetisi tertinggi di Filipina pada masa itu.

Komentar