Suara.com - Untuk ketiga kalinya dalam lima pertandingan musim ini, Antoine Griezmann masuk dari bangku cadangan selama sekitar 30 menit dan membuat perbedaan dalam pencetak gol. Melawan Porto di laga Liga Champions, Griezmann memberi Atletico Madrid tiga poin.
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone seakan memiliki strategi pamungkas yang melibatkan Griezmann dari bangku cadangan. Hasilnya pun cukup memuaskan dan menarik perhatian banyak pihak. Namun ternyata bukan itu yang terjadi.

Sebagaimana diketahui, musim ini menjadi musim kedua Griezmann berstatus pemain pinjaman di Atletico Madrid. Kabarnya, karena masalah finansial, Barcelona selaku pemilik Griezmann membatasi waktu bermain pemain asal Prancis itu di Atletico.
Jika Griezmann memainkan lebih dari 50% pertandingan (atau menit, belum jelas), maka Atletico akan dipaksa untuk membayar 40 juta euro atau sekitar Rp599 miliar untuk pemain Prancis itu.
Jadi, dalam upaya menghindari hal itu, skenario substitusi aneh tersebut pun dilakukan Simeone.
Namun, dilaporkan Marca, Jumat (9/9/2022), Barcelona akan mengambil tindakan hukum terhadap Atletico. Menurut informasi, Barcelona yakin klausul tersebut telah dipenuhi dan Atletico sekarang harus membayar 40 juta euro.
Sudut pandang Barcelona adalah bahwa setelah memainkan lebih dari 50 persen pertandingan musim lalu, klausul itu aktif di musim panas ini karena kesepakatan awal adalah pinjaman selama satu musim dengan opsi untuk memperpanjang kesepakatan menjadi dua tahun, bukan pinjaman dua tahun.
Fakta hitam di atas putih tersebut tentunya bisa menyebabkan masalah bagi Atletico, yang saat ini tidak memiliki cadangan 40 juta euro.
Namun para petinggi klub Atletico tenang dan nyaman dengan situasi tersebut, seakan siap menghadapi argumen Barcelona di pengadilan.