Kakak Paul Pogba Ditangkap Polisi dan Ditahan karena Memeras Adik Sendiri, Diduga Ikut Geng Bersenjata

Pebriansyah Ariefana
Kakak Paul Pogba Ditangkap Polisi dan Ditahan karena Memeras Adik Sendiri, Diduga Ikut Geng Bersenjata
Paul Pogba saat memperkuat Manchester United musim lalu. [OLI SCARFF / AFP]

Mathias Pogba ditangkap polisi Rabu kemarin. Mathias Pogba diduga berpartisipasi dalam plot pemerasan terhadap mantan gelandang Manchester United.

Suara.com - Mathias Pogba, kakak Paul Pogba ditangkap polisi karena berencana melakukan pemerasan terhadap adiknya sendiri yang juga mantan gendang Manchester United.

Mathias Pogba ditangkap polisi Rabu kemarin. Mathias Pogba diduga berpartisipasi dalam plot pemerasan terhadap mantan gelandang Manchester United.

Dikutip dari Metro, aksi pemerasan kakak Paul Pogba, Mathias Pogba itu akan dilakukan bersama 4 orang lainnya.

Keempat orang itu sudah ditahan polisi di Paris.

Baca Juga: Santainya Casemiro, Masih Belum Jadi Pemain Inti Manchester

Abang Paul Pogba, Mathias Pogba (kanan), tiba di stadion untuk menyaksikan pertandingan perempat final Piala Dunia 2018 antara Prancis vs Uruguay, 6 Juli 2018 [AFP]
Abang Paul Pogba, Mathias Pogba (kanan), tiba di stadion untuk menyaksikan pertandingan perempat final Piala Dunia 2018 antara Prancis vs Uruguay, 6 Juli 2018 [AFP]

Pengakuan keempat orang itu keluar setelah diintrogasi oleh polisi.

Uang yang diperas hingga 13 juta Euro atau sekira Rp 193 miliar.

Menurut surat kabar Prancis Le Monde, Mathias Pogba menghadirkan dirinya kepada penyelidik pada Rabu sore. Kini dia ikut ditahan.

Alkisah kasus pemerasan hingga ditangkapnya Mathias Pogba, berdasarkan laporan dari Paul Pogba sendiri.

Gelandang sentral Juventus, Paul Pogba. [FREDERIC J. BROWN / AFP]
Gelandang sentral Juventus, Paul Pogba. [FREDERIC J. BROWN / AFP]

Paul Pogba mengaku diperintahkan untuk membayar uang perlindungan senilai 1 juta euro per tahun sejak usia 16 tahun ketika dia pertama kali menjadi pesepakbola profesional.

Baca Juga: Diminta Foto Telanjang sebagai Syarat Permohonan Beasiswa, Gadis Penjaga Toko Diperas

Terakhir dia membayarnya kepada seseorang di sebuah flat di Roissy-en-Brie, di pinggiran timur Paris, pada bulan Maret.