Tewaskan 328 Suporter, Bencana Terbesar Sepak Bola di Peru juga Disebabkan Gas Air Mata

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:39 WIB
Tewaskan 328 Suporter, Bencana Terbesar Sepak Bola di Peru juga Disebabkan Gas Air Mata
ILUSTRASI gas airmata [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Suara.com - Insiden penembakan gas air mata yang menyebabkan jatuhnya ratusan korban jiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022), ternyata juga pernah terjadi di Peru. Sama seperti di Peru, tragedi Kanjuruhan patut disayangkan terjadi.

Insiden tewasnya ratusan penonton laga Arema FC versus Persebaya Surabaya akibat penembakan gas air mata ini mengingatkan publik tentang sejarah kelam yang pernah terjadi di Estadio Nacional pada 24 Mei 1964.

Peristiwa kelam bersejarah yang terjadi pada pertandingan antara Peru dan Argentina itu dikenal sebagai Estadio Nacional Disaster atau Lima Football Disaster.

Ini adalah insiden yang paling buruk dalam sejarah sepak bola dunia sampai saat ini. Sebab, insiden tersebut memakan korban jiwa mencapai 328 nyawa dan 500 lainnya luka-luka.

Peristiwa ini berawal ketika wasit mengambil keputusan kontroversial yang mengundang amarah suporter tim tuan rumah yang memaksa masuk ke area lapangan atau disebut dengan pitch invasion.

Pihak kepolisian yang bertugas di Estadio Nacional itu lantas menembakkan gas air mata di kerumunan suporter yang menyebabkan kericuhan semakin menjadi-jadi.

Penembakan gas air mata inilah yang memicu jatuhnya korban jiwa.

Sebab, sebagian besar korban yang meregang nyawa diakibatkan oleh internal hemorrhaging (pendarahan internal) atau sesak nafas akibat terbentur daun jendela baja yang mengarah ke jalan.

Dari laporan resmi, korban meninggal dunia yang disebabkan insiden ini mencapai 328 jiwa. Namun, diperkirakan jumlahnya melebihi angka itu karena ada pula korban yang meninggal akibat tembakan polisi yang tidak dilaporkan dalam laporan resmi.

baca juga

Insiden kelam yang dikenang publik dengan Estadio Nacional Disaster itulah yang mengingatkan publik sepak bola Indonesia dengan peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

Kejadian ini bermula ketika ratusan suporter Arema FC merangsek masuk ke lapangan untuk meluapkan kekecewaannya lantaran timnya kalah dengan skor 2-3 dari Persebaya Surabaya.

Petugas keamanan yang terdiri dari stewards, kepolisian, hingga TNI, mencoba untuk meredam masa. Namun, kepolisian justru menembakkan gas air mata di tribune penonton, alih-alih di lapangan untuk mengurai masa.

Imbasnya, penggunaan gas air mata ini justru menimbulkan jatuhnya korban jiwa. Dalam rilis yang dinyatakan oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengatakan ada 127 orang yang meninggal dunia. Korban tersebut berasal dari Aremania dan dua anggota polisi.

Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua adalah anggota Polri," kata Nico, dilansir dari Antara.

Nico menjelaskan sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:25 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

Harga Tiket Nonton Bola Cuma Rp1, Khusus untuk Nasabah BRI!

Harga Tiket Nonton Bola Cuma Rp1, Khusus untuk Nasabah BRI!

Bri | Senin, 07 September 2026 | 15:03 WIB

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus

Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Gempa Bumi Besar M 7,2 Guncang Peru

Gempa Bumi Besar M 7,2 Guncang Peru

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Terkini

Korsleting Listrik Hanguskan Deretan Lapak di Jakarta Barat

Korsleting Listrik Hanguskan Deretan Lapak di Jakarta Barat

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:25 WIB

Tak Perlu Target Besar, Kebiasaan Hidup Aktif Bisa Dimulai dari Langkah Sederhana

Tak Perlu Target Besar, Kebiasaan Hidup Aktif Bisa Dimulai dari Langkah Sederhana

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:24 WIB

John Herdman Benahi Formula Serangan Timnas Indonesia Pasca Kartu Merah Thom Haye

John Herdman Benahi Formula Serangan Timnas Indonesia Pasca Kartu Merah Thom Haye

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:23 WIB

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:20 WIB

Jokowi Dicibir PDIP: KTA Dipamerin, Tunjukin dong Ijazahnya

Jokowi Dicibir PDIP: KTA Dipamerin, Tunjukin dong Ijazahnya

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:19 WIB

Prabowo Bertemu Megawati saat Takziah, Said Abdullah: Tak Ada Pembicaraan Politik

Prabowo Bertemu Megawati saat Takziah, Said Abdullah: Tak Ada Pembicaraan Politik

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:18 WIB

Side Job: Pilihan atau Kewajiban untuk Bertahan Hidup?

Side Job: Pilihan atau Kewajiban untuk Bertahan Hidup?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:15 WIB

Kemendagri Apresiasi Pemda Papua di Empat Sektor Pelayanan Dasar

Kemendagri Apresiasi Pemda Papua di Empat Sektor Pelayanan Dasar

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:13 WIB

Viva Acne Lotion Dipakai Kapan? Intip Aturan Pakai, Kandungan, dan Review

Viva Acne Lotion Dipakai Kapan? Intip Aturan Pakai, Kandungan, dan Review

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:13 WIB

Apakah Air Beras dan Masker Lidah Buaya Ampuh Memudarkan Flek Hitam Menahun?

Apakah Air Beras dan Masker Lidah Buaya Ampuh Memudarkan Flek Hitam Menahun?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:12 WIB

×