Timnas Indonesia Tak Bisa Gunakan SUGBK untuk Piala AFF 2022, Stadion Pakansari dan Batakan Jadi Opsi PSSI

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Timnas Indonesia Tak Bisa Gunakan SUGBK untuk Piala AFF 2022, Stadion Pakansari dan Batakan Jadi Opsi PSSI
Sekjen PSSI, Yunus Nusi saat ditemui di kawasan GBK, Jakarta, Jumat (28/10/2022). [Suara.com / Adie Prasetyo N]

Piala AFF 2022 akan digelar Desember mendatang.

Suara.com - Sekjen PSSI Yunus Nusi mengungkapkan ada beberapa opsi stadion yang akan dijadikan sebagai kandang Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022. Diantaranya adalah Jakarta International Stadium (JIS), Stadion Pakansari hingga Batakan.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia tidak bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sebagai kandang menyusul persiapan untuk Piala Dunia U-20 2023.

Selain SUGBK, lima stadion lain yaitu Jakabaring (Palembang), Si Jalak Harupat (Bandung), Manahan (Solo), Bung Tomo (Surabaya), dan Kapten I Wayan Dipta (Bali) juga tidak bisa digunakan.

Sekjen PSSI Yunus Nusi di sela acara owner meeting Liga 1 2022/2023 di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (4/11/2022). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Sekjen PSSI Yunus Nusi di sela acara owner meeting Liga 1 2022/2023 di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (4/11/2022). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

"Aturannya demikian karena mau dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20. Enam stadion buat Piala Dunia jelas tidak diperuntukan untuk kegiatan lain termasuk timnas," kata Yunus Nusi saat ditemui di sela owner meeting Liga 1 2022/2023 di Jakarta, Jumat (4/11/2022).

Baca Juga: Iwan Bule Pastikan PSSI akan Hormati Kontrak Shin Tae-yong Hingga Desember 2023

Banyak pihak berharap JIS dijadikan sebagai markas Timnas Indonesia di Piala AFF. Terkait hal itu, Yunus menyebut PSSI masih mempertimbangkan.

"Sementara lagi diproses kawan-kawan timnas (markas Timnas Indonesia) mau di mana penggantinya," sambungnya.

Yunus Nusi menyebut PSSI membuka peluang Timnas Indonesia bermain di Stadion Batakan, Balikpapan. Akan tetapi, untuk opsi ini dibutuhkan persetujuan dari AFF mengingat jarak cukup jauh.

"Tentu kami akan konsultasi ke AFF dan peserta yang datang mau tak ke sana dan penerbangan 2 jam lagi. Banyak opsi (stadion) lihat saja nanti," terang Yunus Nusi.

"Kami akan menyampaikan kalau sudah ada kepastian. Mudah-mudahan tanggal 15 (November) sudah ada. Semua jadi opsi, mana yang akan digunakan akan kami umumkan," pungkasnya.

Baca Juga: Mengejutkan! Digadang-gadang Tetap di Eropa, Egy Maulana Vikri Gabung Klub Promosi Indonesia