Liga indonesia 28 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 27 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 26 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 26 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 26 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 25 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 24 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 24 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 23 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 22 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 22 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 21 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 21 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 21 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 20 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 20 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 20 Februari 2026 | 20:30 WIB
Liga indonesia 16 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 15 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 15 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 14 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 14 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 13 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 13 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 13 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 8 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 8 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 8 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 7 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 7 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 7 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 6 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 6 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 2 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 2 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 1 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 1 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 31 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 31 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 31 Januari 2026 | 13:30 WIB
Liga indonesia 30 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 30 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 26 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 25 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 25 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 24 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 24 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 24 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 24 Januari 2026 | 13:30 WIB
Liga indonesia 23 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 23 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 12 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 12 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 11 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 11 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 11 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 10 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 10 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 9 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 9 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 5 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 5 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 4 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 4 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 4 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 4 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 3 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 3 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 3 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 30 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 29 Desember 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 29 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 29 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 28 Desember 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 28 Desember 2025 | 13:30 WIB

Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 09:20 WIB
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia (AFC)
Baca 10 detik
  • Iran berpotensi mundur dari Piala Dunia 2026 karena konflik militer dengan Amerika Serikat.

  • Timnas Indonesia berada di urutan keempat sebagai calon pengganti posisi kosong milik Iran.

  • Irak menjadi kandidat terkuat pengganti Iran karena statusnya sebagai peserta babak playoff antarkonfederasi.

Suara.com - Isu mengenai ketersediaan satu tempat kosong di putaran final Piala Dunia 2026 mulai menjadi perbincangan hangat.

Kabar mengejutkan datang dari Timnas Iran yang dikabarkan memiliki potensi besar untuk menarik diri dari turnamen.

Hal ini dipicu oleh ketegangan geopolitik yang melibatkan serangan militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran belakangan ini.

Situasi keamanan yang tidak menentu membuat keberadaan Iran di kejuaraan sepak bola paling bergengsi tersebut menjadi tanda tanya.

Kondisi ini memicu spekulasi tentang siapa negara yang akan mengisi posisi tersebut jika pengunduran diri benar terjadi.

Kehadiran Iran dalam turnamen ini menjadi sangat pelik karena faktor lokasi pertandingan yang ditetapkan oleh FIFA.

Amerika Serikat merupakan salah satu tuan rumah utama yang secara politik memiliki hubungan sangat buruk dengan pihak Iran.

Ironisnya jadwal pertandingan fase grup yang harus dilakoni oleh skuad Team Melli semuanya berada di wilayah Amerika.

Fakta ini memperumit posisi federasi sepak bola mereka untuk tetap memberangkatkan para pemain ke negara rival abadi tersebut.

Baca Juga: Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda

Ketidakpastian ini diperkuat dengan pernyataan langsung dari pucuk pimpinan federasi sepak bola negara yang bersangkutan.

Presiden Federasi Sepakbola Iran Mehdi Taj menegaskan kecil peluang Timnas Iran tampil di Piala Dunia 2026.

Keputusan pahit tersebut muncul sebagai dampak langsung dari eskalasi peperangan yang melibatkan kekuatan militer asing saat ini.

Keamanan pemain dan staf menjadi prioritas utama di tengah kondisi politik internasional yang sedang memanas dan tidak stabil.

"Presiden Federasi Sepakbola Iran Mehdi Taj menegaskan kecil peluang Timnas Iran tampil di Piala Dunia 2026," sebut laporan dari Sportbible.

Komentar ini langsung memicu reaksi dari berbagai negara Asia yang merasa memiliki peluang untuk mengambil kursi tersebut.

Padahal berdasarkan hasil undian Iran berada di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia dan juga Mesir.

Tim asuhan Team Melli dijadwalkan menantang Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni mendatang sesuai jadwal FIFA.

Selanjutnya mereka harus menghadapi Belgia di Los Angeles pada 21 Juni dan Mesir di Seattle pada 26 Juni.

Seluruh kota penyelenggara pertandingan tersebut berada di bawah naungan penuh otoritas pemerintah Amerika Serikat secara administratif.

Hal inilah yang menjadi dasar kuat mengapa partisipasi mereka sangat diragukan bisa terlaksana sesuai rencana awal turnamen.

Publik sepak bola tanah air mulai bertanya mengenai kemungkinan Timnas Indonesia masuk sebagai kandidat pengganti Iran.

Berdasarkan data Sportbible tim nasional Indonesia saat ini berada di urutan keempat dalam daftar tunggu resmi.

Posisi skuad Garuda berada di bawah Irak, Uni Emirat Arab (UEA) dan juga Oman berdasarkan peringkat kualifikasi.

Irak saat ini menyandang status sebagai kandidat terkuat karena keberhasilan mereka melaju hingga babak playoff antarkonfederasi.

Status tersebut memberikan hak istimewa bagi Irak untuk dipromosikan lebih dulu jika ada slot yang kosong tiba-tiba.

Tim yang dijuluki Singa Mesopotamia ini dijadwalkan akan bertarung pada babak playoff yang digelar Maret 2026 nanti.

Irak rencananya akan berhadapan dengan pemenang laga antara Bolivia melawan Suriname dalam perebutan tiket sisa Piala Dunia.

Jika Irak langsung naik menggantikan Iran maka posisi mereka di playoff akan digantikan oleh Uni Emirat Arab.

UEA memiliki hak tersebut karena mereka merupakan kontestan yang mampu bertahan hingga babak kelima kualifikasi zona Asia.

Skenario estafet posisi ini menjadi sistem yang paling mungkin diterapkan oleh AFC guna mengisi kekosongan slot tersebut.

Lalu bagaimana dengan posisi Oman yang secara peringkat kualifikasi masih berada di atas pencapaian skuad asuhan Shin Tae-yong.

Oman dianggap memiliki rapor yang sedikit lebih baik dibandingkan Indonesia selama putaran keempat babak kualifikasi berlangsung.

Ketika skuad Garuda gagal memanen poin di laga penting Oman justru berhasil mengamankan satu poin yang krusial.

Hal inilah yang membuat Oman ditempatkan pada posisi prioritas ketiga setelah Irak dan Uni Emirat Arab selesai diproses.

Indonesia harus menunggu keajaiban jika ketiga negara di atas secara mengejutkan menolak tawaran untuk tampil di Amerika.

Meskipun peluang terlihat sangat kecil Indonesia tetap dipantau sebagai opsi terakhir jika kondisi darurat kembali terjadi.

Evaluasi performa pada babak kualifikasi sebelumnya menjadi alasan utama mengapa peringkat Indonesia berada di urutan keempat.

Satu poin yang didapat Oman menjadi pembeda yang sangat nyata dalam penentuan hak substitusi tim nasional di Asia.

Hingga saat ini status kepastian mundurnya Iran masih menunggu perkembangan situasi militer dan politik di wilayah Timur Tengah.

Jika keputusan resmi telah diambil maka Irak menjadi tim yang paling berhak mengepak koper menuju putaran final.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI