Selain Memukul Theerathon, Que Ngoc Hai Juga Pernah Menyikut Pemain Timnas Indonesia

Reky Kalumata

Senin, 16 Januari 2023 | 13:20 WIB
Selain Memukul Theerathon, Que Ngoc Hai Juga Pernah Menyikut Pemain Timnas Indonesia
Pesepak bola Timnas Indonesia Dendy Sulistyawan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Vietnam Que Ngoc Hai (kanan) dalam pertandingan leg 1 babak semifinal Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/1/2023). Indonesia ditahan imbang Vietnam dengan skor 0-0. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

Suara.com - Sebelum aksinya viral karena memukul Theerathon Bunmathan, bek Timnas Vietnam, Que Ngoc Hai, ternyata juga pernah melayangkan sikutan kepada pemain Timnas Indonesia.

Momen sikutan yang dilakukan Que Ngoc Hai ini terjadi ketika Timnas Vietnam bermain melawan Timnas Indonesia pada laga leg pertama semifinal Piala AFF 2022.

Pemain bernomor punggung tiga itu melakukan aksi kotor terhadap striker Timnas Indonesia, Dendy Sulistyawan, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Senin (9/1/2023).

Ketika pertandingan menginjak menit ke-23, Que Ngoc Hai tertangkap kamera melakukan sikutan telak yang mengenai wajah Dendy Sulistyawan.

Sayangnya pelanggaran keras yang dilakukan bek Vietnam itu tak membuat timnas Indonesia mendapat hadiah penalti. Wasit asal Jepang, Yusuke Araki menganggap tak ada pelanggaran yang terjadi.

Padahal menurut komentar pertandingan Vietnam vs Indonesia di Stadion My Dinh pada leg kedua babak semifinal Piala AFF 2022, apa yang dilakukan Que Ngoc Hai sama seperti yang dilakukan Doan Van Hau kepada pemain Malaysia.

Namun, ternyata kelakuan buruk ini masih kembali terjadi di turnamen yang sama, tepatnya ketika Vietnam berduel melawan Thailand pada laga leg pertama final Piala AFF 2022.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion My DInh, Jumat (13/1/2023) itu, Que Ngoc Hai sempat terlibat perselisihan dengan kapten Timnas Thailand, Theerathon Bunmathan.

Momen ini terjadi saat pertandingan menginjak menit ke-39. Kala itu Theerathon memprotes wasit karena Ngoc Hai dianggap melakukan pelanggaran di kotak penalti sendiri.

baca juga

Tak terima dengan protes tersebut, Que Ngoc Hai kemudian mendorong kapten Thailand. Emosi Theerathon kemudian naik dan terjadi saling konfrontasi.

Parahnya Que Ngoc Hai kemudian tampak ingin memukul Theerathon. Beruntung bek Thailand berusia 32 tahun ini dipisah oleh pemain lawan di lapangan.

Baku hantam pun akhirnya dapat diakhiri. Wasit memutuskan untuk menghukum Que Ngoc Hai dengan kartu kuning, sedangkan Theerathon lolos dari peringatan.

Setelah peristiwa kontroversial ini terjadi, akun Instagram milik Que Ngoc Hai pun kebanjiran hujatan dari suporter Timnas Thailand.

Menurut mereka, Que Ngoc Hai merupakan pemain yang kasar. Aksi tak terpujinya di atas lapangan ini yang membuat para fans Thailand merasa geram dan naik pitam.


Penulis: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Live Streaming Thailand vs Vietnam di Leg Kedua Final Piala AFF 2022 Malam Ini

Link Live Streaming Thailand vs Vietnam di Leg Kedua Final Piala AFF 2022 Malam Ini

Bola | Senin, 16 Januari 2023 | 12:19 WIB

Prediksi Thailand vs Vietnam di Final Piala AFF 2022 Malam Ini: Gajah Perang di Atas Angin

Prediksi Thailand vs Vietnam di Final Piala AFF 2022 Malam Ini: Gajah Perang di Atas Angin

Bola | Senin, 16 Januari 2023 | 12:17 WIB

Ada Usulan dari Anggota Exco PSSI Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong

Ada Usulan dari Anggota Exco PSSI Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong

Bola | Senin, 16 Januari 2023 | 11:58 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×