Asal Usul Manchester City Didakwa Langgar Aturan FFP Hingga Terancam Didepak dari Premier League

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 07 Februari 2023 | 14:35 WIB
Asal Usul Manchester City Didakwa Langgar Aturan FFP Hingga Terancam Didepak dari Premier League
Penyerang Manchester City, Erling Haaland (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Wolves pada laga Liga Inggris di Stadion Etihad, Minggu (22/1/2023) malam WIB. [AFP]

Suara.com - Manchester City didakwa telah melanggar aturan FFP. Dakwaan ini berasal dari operator Liga Inggris dengan banyak tuduhan. Manchester City disebut sudah melanggar aturan mengenai pendapatan, rincian remunerasi pelatih, profitabilitas hingga ekonomi berkelanjutan.

Selain itu Man City juga disebut telah melakukan penyamaran terhadap laporan keuangan klub, jika ditotal ada 100 tuduhan untuk klub berjuluk The Citizen ini.

Seluruh tuduhan berasal dari hasil investigasi yang sudah dilakukan sejak lama, klub asuhan Pep Guardiola ini terancam berbagai hukuman berat.

Isu Man City melakukan pelanggaran FFP sebenarnya sudah berhembus sejak lama. Lima tahun lalu Der Spiegel selaku salah satu media Jerman menjadi yang pertama yang memuatnya.

Media ini membeberkan hasil investigasi berdasarkan akun email sejumlah klub dan agen yang sudah diretas, UEFA bahkan sempat melakukan investigasi terhadap klub ini.

Meski hanya menjatuhkan hukuman larangan tampil di Eropa selama dua musim disertai denda uang tunai, hukuman yang sangat biasa untuk Man City.

Hingga klub yang bermarkas di Stadion Etihad ini melakukan banding ke Pengadilan Aribitrase Olahraga (CAS), hukuman bagi The Citizen pada akhirnya dicabut dan nominal denda dikurangi.

Namun investigasi terhadap Man City belum berhenti, giliran operator Liga Inggris yang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kini Man City sudah mengeluarkan laporan resmi terkait masalah klub, mereka mengaku membuka diri terhadap komisi independen guna melakukan peninjauan.

baca juga

Manajemen klub pun berharap masalah segera dihentikan, dengan alasan bahwa pihak klub memiliki sejumlah bukti yang tak terbantahkan.

"Man City terkejut dengan adanya dugaan pelanggaran aturan Liga Inggris ini," bunyi pernyataan resmi Manchester City.

"Klub menyambut peninjauan masalah ini oleh komisi independen untuk mempertimbangkan dengan tidak memihak kumpulan bukti tidak terbantahkan yang ada.

"Kami berharap masalah ini dihentikan sekali dan untuk selamanya." imbuh mereka.

Saat ini Komisi Independen tengah dalam proses membuat keputusan, jika keputusan sudah dibuat Man City akan melakukan banding terhadap itu.

Menariknya kasus ini tidak bisa dibawa ke ranah pengadilan CAS lagi, lantas bagaimana dengan perkembangan kasus ini selanjutnya? menarik untuk dinantikan.

Kontributor: Eko

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyayat Hati, Nasib Pep Guardiola dan Skuad Usai Manchester City Kena Skandal FFP

Menyayat Hati, Nasib Pep Guardiola dan Skuad Usai Manchester City Kena Skandal FFP

Bola | Selasa, 07 Februari 2023 | 14:04 WIB

Daftar Hukuman Berat yang Bisa Diterima Manchester City andai Terbukti Langgar Aturan Keuangan Liga Inggris

Daftar Hukuman Berat yang Bisa Diterima Manchester City andai Terbukti Langgar Aturan Keuangan Liga Inggris

Bola | Selasa, 07 Februari 2023 | 10:25 WIB

Manchester City Tersandung Kasus, Pep Guardiola Buka Peluang Mundur!

Manchester City Tersandung Kasus, Pep Guardiola Buka Peluang Mundur!

Bola | Selasa, 07 Februari 2023 | 09:45 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×