2 Keuntungan Manchester United andai Dibeli Penguasa Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani

Arief Apriadi

Kamis, 09 Februari 2023 | 07:31 WIB
2 Keuntungan Manchester United andai Dibeli Penguasa Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani
Patung United Trinity di depan Old Trafford. [AFP].

Suara.com - Kabar menghebohkan muncul di mana penguasa Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani berniat untuk membeli Manchester United dari tangan keluarga Glazer.

Sebagai informasi, Manchester United memang tengah dalam proses dijual oleh keluarga Glazer. Sebelum Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, orang terkaya Inggris, Sir Jim Ratcliffe jadi yang pertama melempar tawaran untuk membeli klub berjuluk Setan Merah itu.

Menurut The Guardian, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, bakal segera mengajukan tawaran senilai 4,5 miliar pound (Rp82,2 triliun) untuk membeli klub yang punya 20 gelar Liga Inggris tersebut.

Harga ini masih di bawah angka 6 miliar pound (Rp109,66 triliun) seperti sudah dipasang keluarga Glazer.

Meski begitu, tawaran dari penguasa Qatar masih lebih besar dibandingkan Sir Jim Ratcliffe yang sempat melempar penawaran 4,25 miliar pound (Rp77,6 triliun) untuk mengakuisisi MU.

Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani (kiri). [ABDULLAH AL-NEYADI / UAE PRESIDENTIAL COURT / AFP]
Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani (kiri). [ABDULLAH AL-NEYADI / UAE PRESIDENTIAL COURT / AFP]

Dilansir dari Antara, Sheikh Tamim kemungkinan mengakuisisi Setan Merah lewat lengan investasi Qatar bernama Qatar Sports Investment (QSI) yang sejak 2011 juga memiliki Paris Saint Germain di Liga Prancis.

Jika Sheikh Tamim benar membeli United, maka dia terlebih dahulu harus membujuk badan sepak bola Eropa (UEFA) agar mengubah ketentuan berkaitan dengan Liga Champions.

Selama ini UEFA melarang dua atau lebih klub yang dimiliki investor yang sama, bertemu dalam kompetisi elite Eropa itu.

Ganjalan lain datang dari badan hak asasi manusia Amnesty International yang mewanti-wanti Liga Premier agar menguatkan lagi aturan kepemilikan klub sepakbolanya.

baca juga

Amnesty International turut menyoroti catatan hak asasi manusia Qatar dalam soal hak pekerja migran, LGBT, dan kaum perempuan, seperti terjadi selama Piala Dunia 2022 lalu.

Situasi Qatar itu mirip dengan faktor yang membuat Arab Saudi gagal membeli klub yang sama beberapa tahun lalu.

Waktu itu, para pegiat HAM mengingatkan Liga Inggris mengenai peran Pangeran Mohammed bin Salman dalam pembunuhan wartawan Jamal Kashoggi pada 2018.

Saudi akhirnya membeli Newcastle United secara tak langsung lewat konsorsium beranggotakan Saudi Public Investment Fund (PIF), PCP Capital Partners, dan Reuben Brothers, pada 2021.

Berikut Keuntungan Manchester United andai Dibeli Penguasa Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani:

1. Mengakhiri Paceklik Gelar Juara

Penyerang Manchester United Marcus Rashford bereaksi setelah kehilangan kesempatan mencetak gol selama pertandingan tunda pekan ke-8 Liga Inggris antara Manchester United vs Leeds United di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 8 Februari 2023.Oli SCARFF/AFP
Penyerang Manchester United Marcus Rashford bereaksi setelah kehilangan kesempatan mencetak gol selama pertandingan tunda pekan ke-8 Liga Inggris antara Manchester United vs Leeds United di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 8 Februari 2023.Oli SCARFF/AFP

Entah apa yang akan terjadi pada proses divestasi Manchester United nanti. Yang pasti, keluarga Glazer sudah memasang tenggat penawaran sampai pertengahan Februari ini.

United juga diincar oleh investor-investor besar lain, termasuk sebuah konsorsium swasta Saudi yang disebut-sebut turut tertarik membeli Setan Merah.

Namun, sama seperti Qatar yang sudah memiliki PSG, Saudi sendiri telah mempunyai Newcastle.

Meskipun demikian, masih belum jelas benar apakah pihak Saudi yang bakal mengikuti tender Manchester United itu sama dengan pihak yang saat ini memiliki Newcastle.

Satu hal pasti, jika semua ini terjadi, maka Mancheter United bakal semakin diguyur dana yang tak ada habisnya, seperti PSG yang tak segan mendatangkan para superstar berharga selangit seperti Neymar dan Lionel Messi.

Injeksi dana segar yang niscaya mengalir bagai air bah itu, bisa membuat restrukturisasi United dalam matra apa pun, berjalan mulus. Bukan saja saat membeli pemain-pemain top dunia, tapi juga ketika harus mempermodern fasilitas-fasilitas klub, termasuk stadion.

Asal tahu saja, dengan jumlah dana terhimpun 379 miliar pound (Rp6.931 triliun), QSI bisa tak punya lawan di Inggris, termasuk City Football Group pimpinan wakil perdana menteri Uni Emirat Arab, Sheikh Mansour bin Zayed bin Sultan Al Nahyan, yang memiliki Manchester City.

Mereka juga bukan tandingan PIF yang memiliki Newcastle, padahal kekuatan dana PIF saja jauh di atas kekuatan dana pemilik Manchester City.

Buktinya, sekalipun merajai Liga Inggris belakangan ini, City tak pernah berani mengontrak superstar seperti Neymar, Lionel Messi atau Kylian Mbappe seperti dilakukan Qatar di PSG.

Kemampuan keuangan ini pula yang membuat Qatar lebih cepat menghadirkan sukses kepada PSG.

Pemain Manchester United, Luke Shaw. [OLI SCARFF / AFP]
Pemain Manchester United, Luke Shaw. [OLI SCARFF / AFP]

Sejak mengakuisisi penuh PSG pada Maret 2012, klub Prancis ini sudah delapan kali menjuarai liga.

Mereka langsung menutup paceklik gelar juara liga selama 19 tahun pada musim pertamanya dikuasai penuh oleh Qatar pada 2012-2013.

Selama diayomi Qatar, PSG juga sudah enam kali menjuarai Piala Prancis dan enam kali juara Piala Liga. Sayang, kendati langganan masuk Liga Champions sejak diakuisisi Qatar, PSG tak pernah menjuarai kompetisi ini.

Ini nilai minus Qatar dibandingkan dengan Keluarga Glazer yang semenjak mengakuisisi penuh MU pada 2005, telah mempersembahkan satu trofi juara Liga Champions, satu gelar juara Liga Europa, dan satu trofi Piala Dunia Klub.

2. Percepat Transformasi Manchester United

Para pemain Manchester United merayakan gol Bruno Fernandes (kedua dari kiri) setelah mencetak gol ketiga timnya pada pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Piala Liga Inggris antara Nottingham Forest dan Manchester United, di stadion The City Ground, di Nottingham, Inggris tengah, pada 25 Januari 2023. Darren Staples/AFP
Para pemain Manchester United merayakan gol Bruno Fernandes (kedua dari kiri) setelah mencetak gol ketiga timnya pada pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Piala Liga Inggris antara Nottingham Forest dan Manchester United, di stadion The City Ground, di Nottingham, Inggris tengah, pada 25 Januari 2023. Darren Staples/AFP

Namun begitu, selama 18 tahun memiliki klub yang bermarkas di Old Trafford itu, keluarga Glazer baru enam kali mengantarkan Setan Merah menjuarai liga yang itu pun tak pernah dilakukan berturut-turut.

Padahal, dalam rentang waktu lebih pendek selama 11 tahun, Qatar sukses mengantarkan PSG delapan kali juara liga yang nyaris dilakukan berturut-turut.

Catatan Qatar itu hampir mirip dengan jejak Uni Emirat Arab di Manchester City yang walau belum menjuarai Liga Champions, tak pernah absen mengikuti kompetisi elite Eropa itu dalam 12 musim terakhir.

Sejak diakuisisi UEA pada 2008, City sudah enam kali menjuarai liga sejak 2012. Mereka juga sudah tiga kali runner up sehingga selalu masuk dua besar kecuali musim 2015-2016.

Oleh karena itu, jika Manchester United dibeli Qatar, maka peruntungan klub ini niscaya langsung terangkat ke tingkat lebih tinggi lagi.

Itu karena QSI Qatar berpengalaman dalam menyulap sebuah klub yang tadinya tengah dalam kondisi biasa-biasa menjadi klub raksasa seperti dilakukan terhadap Paris Saint Germain di Prancis.

Prestasi seperti itu tak ada dalam curriculum vitae Todd Boehly yang mengakuisisi Chelsea pada 30 Mei 2022 atau PIF yang membeli Newcastle United, atau bahkan Jim Ratcliffe yang walau memiliki salah satu klub balap sepeda terkemuka di dunia, belum memiliki rekam jejak mengelola klub sepakbola.

Dengan kondisi seperti itu, di bawah kepemilikan Qatar, transformasi Manchester United bisa berjalan jauh lebih kencang lagi.

Saat ini saja di bawah kepemimpinan Erik ten Hag, United di ambang merebut trofi Piala FA yang bisa mengakhiri paceklik gelar selama enam tahun terakhir.

Sejak mengangkat trofi Liga Europa pada Mei 2017, Manchester United belum pernah lagi merasakan indahnya menjuarai sebuah turnamen atau kompetisi.

United juga masih di jalur yang benar untuk memuncaki liga, walau tertinggal tujuh poin dari Arsenal.

Perkara kasus keuangan yang tengah menimpa Manchester City juga bisa membuat United menjadi pengganggu paling sengit untuk ambisi Arsenal menjuarai liga untuk pertama kalinya dalam 19 tahun terakhir.

Maka bayangkanlah, jika perjalanan yang sudah dalam trek di bawah asuhan Erik ten Hag saat ini, mendapatkan suntikan dana yang tak ada habisnya seperti sudah ditunjukkan Qatar di PSG.

Bagi penggemar United, kabar ini tentu amat membahagiakan, walau masih baru dalam wacana.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emir Qatar Akan Membeli Klub Bola Manchester United? Simak Kendala yang Bisa Bikin Gagal

Emir Qatar Akan Membeli Klub Bola Manchester United? Simak Kendala yang Bisa Bikin Gagal

Metro | Kamis, 09 Februari 2023 | 07:06 WIB

Balik Setelan Pabrik, MU Gagal Menang, Bahkan Hampir Kalah Lawan Leeds United

Balik Setelan Pabrik, MU Gagal Menang, Bahkan Hampir Kalah Lawan Leeds United

Cianjur | Kamis, 09 Februari 2023 | 07:01 WIB

Sempat Tertinggal Dua Gol Lawan Leeds, Manchester United Hanya Mampu Paksakan Hasil Imbang 2-2 di Kandang

Sempat Tertinggal Dua Gol Lawan Leeds, Manchester United Hanya Mampu Paksakan Hasil Imbang 2-2 di Kandang

Tasikmalaya | Kamis, 09 Februari 2023 | 06:47 WIB

MU Cuma Imbang Lawan Leeds, Erik ten Hag Ngamuk: Tidak Bisa Diterima!

MU Cuma Imbang Lawan Leeds, Erik ten Hag Ngamuk: Tidak Bisa Diterima!

Bola | Kamis, 09 Februari 2023 | 06:47 WIB

Klasemen Liga Inggris usai Manchester United Diimbangi Leeds: Setan Merah Gagal Salip Man City

Klasemen Liga Inggris usai Manchester United Diimbangi Leeds: Setan Merah Gagal Salip Man City

Bola | Kamis, 09 Februari 2023 | 06:22 WIB

Hasil Manchester United vs Leeds United: Gol Rashford-Sancho Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan

Hasil Manchester United vs Leeds United: Gol Rashford-Sancho Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan

Bola | Kamis, 09 Februari 2023 | 05:32 WIB

Terkini

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 09:27 WIB

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:19 WIB

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:16 WIB

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:11 WIB

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 09:08 WIB

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:02 WIB

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Bekaci | Selasa, 29 September 2026 | 08:59 WIB

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 08:51 WIB

Bukan Lagi Rebut Infrastruktur, Ini Tantangan Kedaulatan Digital Indonesia

Bukan Lagi Rebut Infrastruktur, Ini Tantangan Kedaulatan Digital Indonesia

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 08:50 WIB

×