Berapa Biaya yang Dibutuhkan untuk Pakai Teknologi VAR di Liga 1?

Reky Kalumata

Selasa, 14 Februari 2023 | 14:33 WIB
Berapa Biaya yang Dibutuhkan untuk Pakai Teknologi VAR di Liga 1?
Wasit asal Jerman Aytekin melihat layar VAR (Video Assistant Referee) saat Inggris menghadapi Italia di laga persahabatan di Wembley. Ian KINGTON / AFP

Suara.com - Penggunaan teknologi VAR (video assistant referee) semakin didorong untuk segera diimplementasikan di kompetisi Liga 1. Pasalnya, semakin deras kritikan terhadap kinerja wasit.

Terbaru pelatih Persis Solo, Leonardo Medina, menganggap kinerja wasit sangat mengecewakan saat Persis menghadapi Borneo FC, Minggu (12/2/2023).

Leonardo Medina juga menyinggung soal kebutuhan penggunaan VAR di kompetisi Liga 1. Penyebabnya karena gol Ferdinan Sinaga dianggap offside, padahal dalam tayangan ulang jelas terlihat Ferdinan ada di posisi onside.

Marc Klok, gelandang Persib Bandung, juga mengatakan bahwa kompetisi di Indonesia butuh VAR demi mendongkrak kualitas wasit dan pertandingan.

PSSI sebetulnya sudah mencanangkan pengguna VAR sejak lama. Namun, biaya yang besar disebut jadi kendala untuk pengadaan VAR.

Kompetisi-kompetisi di Eropa sudah menggunakan VAR sejak lama sebagai upaya untuk membuat kinerja wasit lebih optimal dengan penilaian lebih objektif.

Beberapa kompetisi di Asia Tenggara juga sudah mulai menggunakan VAR. Thailand menjadi negara ASEAN pertama yang menggunakan VAR di kompetisi sepak bolanya.

Terdekat, Malaysia dan Singapura disebut siap untuk menggunakan VAR di kompetisi sepak bola negaranya. Lantas, berapa biaya yang dibutuhkan untuk mengadakan VAR di Liga 1?

Penggunaan VAR memang bukan perkara mudah, selain fasilitas dan infrastruktur yang harus memenuhi standar, biaya yang dibutuhkan juga tidak sedikit.

baca juga

Ada beberapa komentar dari para pengurus PSSI mengenai biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan VAR. Namun taksirannya sekitar Rp 80-90 miliar untuk satu lapangan.

"Belum (untuk musim depan). VAR masih penganggaran. Satu lapangan, VAR bisa Rp80 miliar," kata Ahmad Riyadh, Ketua Komite Wasit PSSI, dikutip dari Antara.

Di lain kesempatan, Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI, menyebut bahwa biaya yang dibutuhkan dalam satu kali pertandingan menggunakan VAR adalah Rp 200 juta.

Biaya ini sesuai dengan laporan Yorkshire Post dari studi kasus di Liga Inggris pada 2021, satu pertandingan yang menggunakan VAR akan menghabiskan biaya 9.251 poundsterling atau setara Rp 175 juta.

Maka angka Rp 80-90 miliar yang disebutkan PSSI menjadi wajar untuk menggunakan VAR dalam satu musim Liga 1. Itu tidak termasuk biaya untuk tenaga sumber daya manusia yang mengoperasikan. Sudah begitu stadion yang digunakan juga harus memenuhi standar-standar penggunaan VAR.

(Penulis: Aditia Rizki)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bernardo Tavares Kesal Suporter PSM Makassar Dilarang ke Stadion Pakansari: Indonesia Bukan Kayak di Korea Utara

Bernardo Tavares Kesal Suporter PSM Makassar Dilarang ke Stadion Pakansari: Indonesia Bukan Kayak di Korea Utara

Bola | Selasa, 14 Februari 2023 | 13:58 WIB

Persik Kediri Waspada 4 Pemain Bali United, Divaldo Alves: Yabes Roni Pemain Istimewa dalam Membawa Bola

Persik Kediri Waspada 4 Pemain Bali United, Divaldo Alves: Yabes Roni Pemain Istimewa dalam Membawa Bola

Bola | Selasa, 14 Februari 2023 | 13:28 WIB

3 Negara ASEAN yang Sudah Pakai VAR, Sepak Bola Indonesia Makin Ketinggalan

3 Negara ASEAN yang Sudah Pakai VAR, Sepak Bola Indonesia Makin Ketinggalan

Bola | Selasa, 14 Februari 2023 | 13:05 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×