Deretan Keputusan Erick Thohir yang Jadi Sorotan Publik, Salah Satunya soal Diskriminasi Pemain Naturalisasi

Rully Fauzi Suara.Com
Selasa, 07 Maret 2023 | 20:50 WIB
Deretan Keputusan Erick Thohir yang Jadi Sorotan Publik, Salah Satunya soal Diskriminasi Pemain Naturalisasi
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A]

Suara.com - Sejak menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah mengambil sejumlah kebijakan yang mengundang pro dan kontra di kalangan publik.

Kebijakan-kebijakan kontroversial yang diambil oleh Erick Thohir ini sebagian besar meliputi nasib penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia.

Berbagai pihak tentu melayangkan pro dan kontra terkait kebijakan-kebijakan baru yang disebut-sebut sebagai gebrakan untuk membenahi tata kelola sepak bola di Indonesia ini.

Berikut deretan keputusan yang diambil oleh Erick Thohir sejak menjabat sebagai Ketua Umum PSSI yang menjadi sorotan publik:

1. Pembatasan Pemain Naturalisasi

Keputusan pertama yang menjadi sorotan publik ialah rencana Erick Thohir membatasi penggunaan pemain naturalisasi di kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

Hal itu disampaikan Erick Thohir dalam Sarasehan Sepak Bola Nasional, Sabtu (4/3/2023). Dia mengatakan, klub hanya diperkenankan menggunakan maksimal satu pemain naturalisasi.

"PSSI mengambil posisi, kalau bisa pemain naturalisasi hanya satu orang. Jika tidak, kapan pesepak bola Indonesia akan bermain," ujarnya melalui rilis.

Erick Thohir menerangkan, kebijakan pembatasan pemain naturalisasi bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pemain lokal selain menegakkan keadilan di kompetisi.

Baca Juga: Chelsea vs Dortmund: Potter Yakin The Blues Lolos ke Perempat Final, Dilanjutkan 'Tsunami' Kemenangan

2. Format Baru Liga 1

Selanjutnya, kebijakan kontroversial kedua yang diambil Erick Thohir setelah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI ialah perubahan format Liga 1.

Sebetulnya, PSSI sempat mengusulkan dua format baru untuk Liga 1, yakni format tiga grup dan kedua format kompetisi penuh kemudian dilanjutkan Playoff.

Namun dari dua format yang ditawarkan tersebut, 18 klub peserta Liga 1 sepakat dengan format kompetisi penuh dan Playoff.

Format inilah yang turut menimbulkan tanda tanya besar. Sebab, setelah 34 pertandingan yang dijalani, keempat tim teratas masih akan bertanding untuk memperebutkan gelar juara.

3. Gagal Lanjutkan Liga 2

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI