Penjelasan Penalti Chelsea Boleh Diulang, Berujung Tersingkirnya Dortmund dari Liga Champions

Arief Apriadi

Rabu, 08 Maret 2023 | 06:50 WIB
Penjelasan Penalti Chelsea Boleh Diulang, Berujung Tersingkirnya Dortmund dari Liga Champions
Gelandang Chelsea asal Jerman Kai Havertz menyaksikan penaltinya membentur tiang, Chelsea dibuat untuk mengambilnya kembali setelah tinjauan VAR, selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Chelsea vs Borrusia Dortmund di Stamford Bridge di London pada bulan Maret 7, 2023. ADRIAN DENNIS / AFP.

Suara.com - Penyerang Chelsea, Kai Havertz secara kontroversial diizinkan mengulang tendangan penalti yang berujung kemenangan timnya atas Borussia Dortmund guna melaju ke perempat final Liga Champions 2022-2023.

Chelsea butuh kemenangan dengan selisih dua gol untuk merebut tiket perempat final Liga Champions dari Dortmund dalam leg kedua 16 besar di Stamford Bridge, London, Rabu (8/3/2023).

The Blues yang tertinggal agregat 0-1 usai kalah di leg pertama, berhasil membuka keunggulan melalui Raheem Sterling pada menit ke-43.

Gelandang Chelsea asal Jerman Kai Havertz (kanan) mengontrol bola selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Chelsea vs Borrusia Dortmund di Stamford Bridge di London pada 7 Maret 2023.Glyn KIRK / IKIMAGES / AFP
Gelandang Chelsea asal Jerman Kai Havertz (kanan) mengontrol bola selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Chelsea vs Borrusia Dortmund di Stamford Bridge di London pada 7 Maret 2023.Glyn KIRK / IKIMAGES / AFP

Mereka melanjutkan dominasinya di babak kedua dan mendapat peluang emas setelah pemain Dortmund Marius Wolf terindikasi melakukan handball pada menit ke-46.

Wasit Danny Makkelie kemudian menghentikan pertandingan untuk berkonsultasi dengan video assistant referee (VAR) dan memutuskan hadiah penalti untuk Chelsea.

Kai Havertz selaku algojo sejatinya sempat gagal mmencetak gol dari titik putih di mana tembakkannya cuma membentur tiang kanan gawang.

Gelandang Chelsea asal Jerman Kai Havertz (kiri) dikerumuni oleh rekan setimnya setelah mencetak gol kedua tim dari titik penalti pada pertandingan babak 16 besar Liga Champions antara Chelsea vs Borrusia Dortmund di Stamford Bridge di London pada 7 Maret 2023 .Adrian DENNIS / AFP.
Gelandang Chelsea asal Jerman Kai Havertz (kiri) dikerumuni oleh rekan setimnya setelah mencetak gol kedua tim dari titik penalti pada pertandingan babak 16 besar Liga Champions antara Chelsea vs Borrusia Dortmund di Stamford Bridge di London pada 7 Maret 2023 .Adrian DENNIS / AFP.

Namun beruntung, wasit mengizinkan penalti itu diulang. Kesempatan kedua ini berhasil dimanfaatkan Havertz dengan baik.

Havertz mengecoh penjaga gawang untuk bergerak ke arah yang salah dan mencetak gol lewat tendangan ke sudut kanan bawah gawang.

Lalu, Apa Alasan Penalti Kai Havertz Diulang?

baca juga

Havertz diizinkan mengulang tendangan penalti oleh wasit karena pemain Dortmund, Salih Ozcan yang membuang bola pasca kegagalan Havertz di kesempatan pertama, terlihat masuk ke dalam kotak penalti sebelum striker asal Jerman itu menendang bola.

Melansir The Athletic, pertimbangan mengulang penalti Havertz dinilai sudah sejalan dengan Law of the Game International Football Association Board (IFAB) terkait VAR.

Intervensi pemain didalam kotak penalti dinilai dari bagian mana pun dari tubuh pemain yang berada di tanah saat tendangan dilakukan. Jika ada bagian kaki yang berada di area penalti atau garis lengkung, itu dianggap intervensi.

Dalam aturan IFAB, intervensi ditinjau jika "seorang bek yang melanggar batas mencegah penyerang bermain atau mampu memainkan bola dalam situasi di mana sebuah gol mungkin dicetak".

IFAB selaku pembuat aturan sepak bola, merinci dalam Undang-undang 14 tentang tendangan penalti apa yang harus dilakukan jika terjadi pelanggaran.

Jika pemain dari tim yang tengah menyerang melakukan intervensi, penalti diulangi jika tendangan itu berbuah gol. 

Namun, jika intervensi dilakukan oleh pemain yang timnya sedang bertahan dan tendangan penalti masuk, maka wasit akan tetap mengesahkannya menjadi gol. Namun, jika tidak gol, maka penalti diulang.

Dalam kasus Havertz, pemain Chelsea juga terlihat melakukan intervensi atau masuk ke dalam kotak penalti sebelum striker Jerman itu melepaskan tembakkan dalam upaya pertama.

Namun, IFAB turut menjelaskan andai pemain dari kedua tim sama-sama melakukan intervensi, maka penalti akan diulang terlepas bola masuk atau tidak ke dalam gawang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epic Comeback, Chelsea Berhasil Bangkit Rebut Tiket Perempat Final Liga Champions Usai Taklukan Dormund

Epic Comeback, Chelsea Berhasil Bangkit Rebut Tiket Perempat Final Liga Champions Usai Taklukan Dormund

Linimasa | Rabu, 08 Maret 2023 | 06:30 WIB

Hasil Liga Champions: Benfica Menggila, Lumat Club Brugge 5-1 untuk Melaju ke Perempat Final

Hasil Liga Champions: Benfica Menggila, Lumat Club Brugge 5-1 untuk Melaju ke Perempat Final

Bola | Rabu, 08 Maret 2023 | 05:31 WIB

Hasil Chelsea vs Dortmund: The Blues Bangkit Rebut Tiket Perempat Final Liga Champions

Hasil Chelsea vs Dortmund: The Blues Bangkit Rebut Tiket Perempat Final Liga Champions

Bola | Rabu, 08 Maret 2023 | 05:13 WIB

Akhiri Musim Lebih Cepat, Neymar: Saya Akan Kembali Lebih Kuat

Akhiri Musim Lebih Cepat, Neymar: Saya Akan Kembali Lebih Kuat

Bola | Rabu, 08 Maret 2023 | 00:09 WIB

Prediksi Bayern Munich vs Paris Saint Germain di Liga Champions: Preview, Head to Head dan Skor

Prediksi Bayern Munich vs Paris Saint Germain di Liga Champions: Preview, Head to Head dan Skor

Bola | Rabu, 08 Maret 2023 | 06:15 WIB

Prediksi Tottenham Hotspur vs AC Milan di 16 Besar Liga Champions: Preview, Susunan Pemain, Skor

Prediksi Tottenham Hotspur vs AC Milan di 16 Besar Liga Champions: Preview, Susunan Pemain, Skor

Bola | Rabu, 08 Maret 2023 | 06:20 WIB

Terkini

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 06:44 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

×