- AAJI dan PPM Manajemen bekerja sama mengembangkan ekosistem pembelajaran melalui Industry University periode 2024–2025.
- Kolaborasi strategis tersebut diresmikan di Grha AAJI, Jakarta Selatan, pada acara Konferensi Pers Semester I AAJI Agustus lalu.
- Kemitraan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja asuransi jiwa agar lebih adaptif menghadapi tantangan masa depan.
Suara.com - Perkembangandi industri asuransi jiwa saat ini menuntut tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya memiliki kompetensi dasar, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi dengan tantangan masa depan (future-fit competency).
Untuk menjembatani kebutuhan tersebut, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dan PPM Manajemen menjalin kerja sama dalam membangun ekosistem pembelajaran (learning ecosystem) yang terintegrasi.
Kerja sama yang berlangsung untuk periode 2024–2025 ini berfokus pada pengembangan Industry University AAJI. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi Centre of Excellence atau pusat keunggulan utama dalam pengembangan kapasitas tenaga kerja di sektor asuransi jiwa Tanah Air.
Dalam kolaborasi ini, AAJI mengambil peran sebagai penggerak (orchestrator) yang menghubungkan berbagai pihak di dalam ekosistem pembelajaran. Fokus utamanya adalah mendorong program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan nyata industri dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Di sisi lain, PPM Manajemen bertindak sebagai mitra pembelajaran strategis yang bertugas merancang rancang bangun pengalaman belajar agar sejalan dengan arah perkembangan industri asuransi.
Project Manager PPM x AAJI, Mirta Amaranti, menjelaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja di sektor asuransi memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif dibandingkan sekadar pelatihan individual.
“Industri membutuhkan ekosistem yang memungkinkan berbagai pemangku kepentingan berkolaborasi untuk memastikan pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan bisnis dan perkembangan industri,” ujar Mirta.
Sebagai bentuk penegasan atas berjalannya program ini, AAJI telah menyerahkan sertifikat kerja sama kepada pihak PPM Manajemen. Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus AAJI, Albertus Wiroyo Karsono, kepada Mirta Amaranti dalam rangkaian acara Konferensi Pers Semester I AAJI 2026 yang digelar di Grha AAJI, Jakarta Selatan, pada Agustus lalu.
Secara keseluruhan, kolaborasi antara asosiasi industri dan lembaga manajemen ini menggarisbawahi bahwa penyiapan SDM yang tangguh memerlukan lebih dari sekadar program pelatihan reguler. Dibutuhkan sebuah ekosistem yang mampu mempertemukan kebutuhan bisnis, pengetahuan teknis, serta sinergi antar-pemangku kepentingan demi menjaga daya saing industri asuransi jiwa di masa mendatang.