Siapa Yuto Nagatomo? Bek Timnas Jepang Piala Dunia 2022 Dikabarkan Merapat ke Borneo FC

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 23 Maret 2023 | 13:03 WIB
Siapa Yuto Nagatomo? Bek Timnas Jepang Piala Dunia 2022 Dikabarkan Merapat ke Borneo FC
Yuto Nagatomo saat memperkuat Galatasaray pada Liga Champions melawan PSG (11/12/2019). ANTARA/REUTERS.

Suara.com - Yuto Nagatomo, Bek andalan Timnas Jepang di Piala Dunia 2022, dikabarkan akan merapat ke Borneo FC. Yuto Nagatomo merupakan salah satu pesepak bola yang sudah cukup senior. Dia tercatat lahir di Saijo, Ehime, Jepang, pada 12 September 1986. Artinya, Nagamoto kini sudah berusia 36 tahun.

Setelah lulus dari Universitas Meiji, Nagatomo memulai karier profesionalnya bersama FC Tokyo pada 2007. Dia pun langsung menjadi pilihan utama dan menembus skuad Timnas Jepang.

Dia kemudian melanjutkan kariernya ke Eropa. Diawali bersama Cesena pada 2010, Nagamoto kemudian merasa nyaman bersama Inter Milan karena menghabiskan waktu selama tujuh tahun.

Bersama I Nerazzurri, Yuto Nagatomo sudah mencatatkan lebih dari 200 penampilan, bahkan ia sempat menjadi kapten dari klub asal Ibu Kota tersebut.

Selain Inter Milan, Nagamoto juga sempat melanjutkan kariernya bersama Galatasaray hingga Olympique Marseille.

Sepanjang kariernya, Nagatomo sudah berhasil merasakan berbagai gelar juara, mulai dari J.League Cup 2009 bersama FC Tokyo, Coppa Italia 2011 bersama Inter Milan.

Selain itu, ada dua gelar juara Liga Turki dua musim beruntun pada 2018 dan 2019 bersama Galatasaray, lalu diikuti Piala Turki dan Piala Super Turki 2019.

Sejauh ini, Nagatomo sudah mencatatkan 142 penampilan bersama skuad Samurai Biru Dengan demikian, dia adalah pemain dengan koleksi caps tertinggi kedua di Timnas Jepang setelah Yasuhito Endo.

Rumor bergabungnya Yuto Nagatomo ini mencuat setelah Presiden klub Borneo FC, Nabil Husein, mengunggah fotonya bersama pemain Timnas Jepang itu di media sosial.

baca juga

Melalui akun Instagram pribadinya, Nabil Husein mengunggah foto dirinya bersama Yuto Nagatomo. Keduanya tampak kompak memegang jersey bernomor punggung lima dengan nama Nagamoto.

Dalam unggahan yang sama, Yuto Nagatomo juga membubuhkan tanda tangan terhadap jersey tersebut, tepatnya pada bagian nomor punggungnya.

"Ada yang mau titip salam? Sampaikan salam kalian di sini " tulis caption dalam postingan Instagram @nabilhusien99.

Dari unggahan Nabil Husein itulah, rumor bergabungnya Yuto Nagatomo menuju skuad Pesut Etam mencuat ke permukaan. Namun, sampai saat ini memang belum ada pengumuman secara resmi dari pihak Borneo FC.

Padahal, jika Yuto Nagatomo benar-benar bergabung dengan Borneo FC, maka kompetisi Liga 1 musim depan akan semakin semarak karena munculnya pemain bintang baru.

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lionel Messi Diselamatkan Polisi usai Diserbu saat Makan Malam di Restoran Kampung Halaman

Lionel Messi Diselamatkan Polisi usai Diserbu saat Makan Malam di Restoran Kampung Halaman

Bola | Rabu, 22 Maret 2023 | 09:28 WIB

Profil Naoki Kumata, Top Skor Piala Asia U-20 2023 Asal Jepang

Profil Naoki Kumata, Top Skor Piala Asia U-20 2023 Asal Jepang

Bola | Senin, 20 Maret 2023 | 20:55 WIB

Incar Argentina, Daftar Negara Amerika Latin yang Pernah Jadi Lawan Timnas Indonesia

Incar Argentina, Daftar Negara Amerika Latin yang Pernah Jadi Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 20 Maret 2023 | 19:05 WIB

Terkini

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:15 WIB

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:35 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:22 WIB

×