Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir gerak cepat dan langsung menyambangi FIFA dengan membawa proposal yang dia sebut "Garuda Mendunia" tak lama setelah Peru batal menggelar Piala Dunia U-17 2023.
Hal itu disampaikan Erick Thohir dalam sebuah video yang dia unggah di Instagram resminya, @erickthohir pada Selasa (4/4/2023) dini hari WIB.
"Malam ini saya akan berangkat ke Eropa untuk bertemu FIFA," kata Erick dikutip dari video tersebut.
"Saya akan menjelaskan secara detail peta biru Garuda Mendunia kepada FIFA," kata Erick Thohir.
Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait apakah Indonesia akan menggantikan Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 setelah sebelumnya resmi batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Erick tidak menjelaskan lebih jauh terkait hal itu. Namun, dalam keterangan video tersebut, dia menulis bahwa kedatangannya adalah untuk mencegah sepak bola Indonesia terkena sanksi berat FIFA.

Sebagai informasi, FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 setelah maraknya gelombang penolakan terhadap timnas Israel selaku salah satu peserta ajang tersebut.
FIFA mencabut status tuan rumah milik Indonesia pada Rabu (29/3/2023) setelah Presiden Gianni Infantino bertemu Erick Thohir di Doha, Qatar.
Namun dalam keterangan resminya, FIFA tidak menjelaskan alasan utama pencabutan tersebut dan cuma menyebut "keadaan saat ini" yang menjadi dasar mereka membatalkan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.
Di sisi lain, Peru batal menggelar Piala Dunia U-17 2023 karena masalah infrastruktur. Berbeda dengan Indonesia, FIFA tidak menyinggung sanksi terhadap Federasi Sepak Bola Peru (FPF) seperti yang mereka sampaikan kepada PSSI.
"Bismillah, semoga Indonesia dapat keluar dari ancaman sanksi. Saya akan bawa peta ‘Garuda Mendunia’ kepada FIFA. Semoga ada kabar baik," tulis Erick Thohir dalam keterangan unggahan video di Instagram.