Profil Ian Maatsen, Pemain Keturunan Jawa yang Antar Burnley Promosi ke Premier League Musim Depan

Reky Kalumata

Sabtu, 27 Mei 2023 | 19:17 WIB
Profil Ian Maatsen, Pemain Keturunan Jawa yang Antar Burnley Promosi ke Premier League Musim Depan
Bek Burnley Ian Maatsen melakukan pemanasan menjelang kick-off dalam pertandingan sepak bola perempat final Piala FA Inggris antara Manchester City dan Burnley di Stadion Etihad di Manchester, Inggris, pada 18 Maret 2023. Oli SCARFF/AFP

Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Ian Maatsen, pemain keturunan Jawa yang mencuri perhatian usai membawa Burnley promosi ke Liga Inggris atau Premier League musim depan.

Tak terhitung berapa banyak pemain keturunan Indonesia yang merumput di Eropa dan menuai prestasi membanggakan.

Salah satunya adalah Ian Maatsen yang belum lama ini mencuri perhatian karena berhasil mengantarkan tim kasta kedua, Burnley, promosi ke Liga Inggris musim depan.

Pemain berusia 21 tahun itu menjadi salah satu aktor kunci keberhasilan tim berjuluk The Clarets itu, sehingga promosi dengan status juara Divisi Championship atau kompetisi kasta kedua Inggris.

Bermain di posisi bek kiri, Maatsen mampu membawa Burnley meraih 101 poin dari 46 pertandingan, dengan catatan 29 kemenangan, 14 hasil imbang, dan tiga kekalahan saja.

Dari 46 laga itu, Maatsen tampil sebanyak 39 kali dan mampu menyumbangkan empat gol serta enam assist bagi Burnley.

Karena penampilannya itu, ia menjadi salah satu dari 11 pemain yang terpilih dalam 11 pemain terbaik Divisi Championship 2022/2023.

Siapa yang menyangka, ia ternyata punya darah Jawa yang mengalir di tubuhnya. Lalu, siapakah sosok Ian Maatsen tersebut? Berikut profilnya.

Pemain Muda Chelsea

baca juga

Ian Maatsen merupakan pesepak bola berkebangsaan Belanda yang lahir di Vlaardingen pada 10 Maret 2002 lalu atau kini berusia 21 tahun.

Lahir di Belanda, ternyata Maatsen memiliki darah Jawa di tubuhnya, mengingat ia leluhurnya merupakan orang Suriname.

Sebagai informasi, Suriname adalah sebuah negara di Amerika Selatan yang dulunya tempat orang-orang Belanda membawa orang-orang Jawa sebagai buruk kontrak.

Di Suriname sendiri, etnis Jawa pun masih dominan hingga saat ini. Tercatat ada sekitar 15 persen etnis Jawa di negara tersebut.

Karena asal usul ini, Maatsen pun diketahui punya darah Jawa yang mengalir di tubuhnya, sebelum akhirnya ia lahir di Belanda.

Kiprah sepak bolanya sendiri bermula di Feyenoord pada usia 7 tahun. Tapi karena posturnya yang kecil, ia kemudian didepak pada 2013.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guardiola Siap Ukir Sejarah Bersama Manchester City

Guardiola Siap Ukir Sejarah Bersama Manchester City

Bola | Sabtu, 27 Mei 2023 | 07:15 WIB

Sudah Habiskan 10 Triliun Lebih, Frank Lampard Sebut Skuad Chelsea Masih Jauh dari Ideal

Sudah Habiskan 10 Triliun Lebih, Frank Lampard Sebut Skuad Chelsea Masih Jauh dari Ideal

Bola | Jum'at, 26 Mei 2023 | 18:43 WIB

Harus Ditandu ke Luar Lapangan, Manchester United Terancam Tanpa Antony di Final Piala FA

Harus Ditandu ke Luar Lapangan, Manchester United Terancam Tanpa Antony di Final Piala FA

Bola | Jum'at, 26 Mei 2023 | 17:59 WIB

Terkini

MengealSonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

MengealSonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

News | Senin, 02 November 2026 | 11:39 WIB

Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun

Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun

Bali | Senin, 02 November 2026 | 11:39 WIB

Konser 20 Tahun for Revenge Jadi Momen Perpisahan, Chimot Resmi Undur Diri

Konser 20 Tahun for Revenge Jadi Momen Perpisahan, Chimot Resmi Undur Diri

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:38 WIB

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:38 WIB

Pulihkan Ekosistem Pascakarhutla, UGM Dorong Restorasi Berbasis Sains

Pulihkan Ekosistem Pascakarhutla, UGM Dorong Restorasi Berbasis Sains

News | Senin, 02 November 2026 | 11:32 WIB

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU, Pengusaha Tan Kian hingga Ferry Boboho Bersaksi Lawan Eks Jampidsus

Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU, Pengusaha Tan Kian hingga Ferry Boboho Bersaksi Lawan Eks Jampidsus

News | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

Ulasan Film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Petaka Pelanggaran Pantangan Adat

Ulasan Film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Petaka Pelanggaran Pantangan Adat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

7 Kandungan Skincare yang Perlu Dikenali untuk Membantu Mengatasi Flek Hitam

7 Kandungan Skincare yang Perlu Dikenali untuk Membantu Mengatasi Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 11:29 WIB

BPS Umumkan Inflasi Oktober 2026 Sentuh 0,22%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok

BPS Umumkan Inflasi Oktober 2026 Sentuh 0,22%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:28 WIB

×