3 Dampak Positif Jika Joachim Low Jadi Direktur Teknik PSSI

Ketum PSSI Erick Thohir tengah mencari direktur teknik untuk mengisi pos yang ditinggalkan Indra Sjafri.

Syaiful Rachman
Jum'at, 02 Juni 2023 | 21:37 WIB
3 Dampak Positif Jika Joachim Low Jadi Direktur Teknik PSSI
Pelatih kepala Timnas Jerman, Joachim Low. [FABRICE COFFRINI / AFP]

Suara.com - Sejumlah nama pelatih papan atas asal Jerman mengemuka saat Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mencari Direktur Teknik (Dirtek) baru, dan salah satu nama yang patut dipertimbangkan adalah Joachim Low.

Nama Joachim Low memang menjadi salah satu sosok menarik yang diisukan menjadi Direktur Teknik PSSI. Sebab, pelatih asal Jerman ini punya rekam jejak yang mentereng di dunia kepelatihan.

Penyerang Timnas Jerman, Marco Reus (kanan) bersama sang pelatih, Joachim Low saat melakoni sesi latihan tim. [EMMANUEL DUNAND / AFP]
Penyerang Timnas Jerman, Marco Reus (kanan) bersama sang pelatih, Joachim Low saat melakoni sesi latihan tim. [EMMANUEL DUNAND / AFP]

Erick Thohir tak sendirian ke Jerman, melainkan ditemani dua wakilnya, Zainudin Amali dan Ratu Tisha Destria. Adapun perburuan direktur teknik ini masuk bagian kerja sama antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).

"Pada pertengahan Juni 2023, saya dengan Pak Amali dan Ibu Tisha akan berangkat ke Frankfurt untuk bekerja sama terkait Direktur Teknik PSSI," kata Erick Thohir di SUGBK, Jakarta, Senin (29/5/2023).

Baca Juga:Sudah Sepakat, Uji Coba Timnas Indonesia U-23 vs Jeonbuk Hyundai Motors Kini Tak Ada Kejelasan

Berikut tiga dampak positif yang bisa didapat sepak bola Indonesia apabila Joachim Low ditunjuk menjadi Direktur Teknik (Dirtek) PSSI.

1. Kaya Pengalaman

Salah satu dampak positif dari kedatangan Joachim Low jika ditunjuk sebagai Direktur Teknik (Dirtek) PSSI yang baru ialah bisa menularkan pengalamannya yang cukup panjang di dunia kepelatihan.

Sebab, lelaki kelahiran 63 tahun ini sudah memulai kariernya di dunia kepelatihan sejak tahun 1992. Karier itu membentang bersama banyak klub, termasuk Timnas Jerman.

Bersama Timnas Jerman, dia bertugas dari 2006 hingga 2021. Dengan kata lain, kiprahnya selama 15 tahun sebagai arsitek Der Panzer membuktikan bahwa dirinya punya kapasitas yang mumpuni.

Baca Juga:Kota Lain Siap-siap! PSSI akan Gelar FIFA Matchday di Luar Jakarta

2. Pembinaan Usia Muda

Salah satu catatan positif yang bisa bermanfaat bagi sepak bola Indonesia adalah pengalaman Joachim Low melatih tim usia muda.

Pengalaman itu didapat ketika mantan pelatih Fenerbahce itu menangani FC Winterthur youth pada masa-masa awal kariernya di dunia racik strategi pada 1992-1994.

Pekerjaan inilah yang nantinya bisa membantu Joachim Low membenahi kurikulum pembinaan pemain uisa dini di Indonesia.

3. Dilatih Juara Piala Dunia

Selanjutnya, sepak bola Indonesia tentu bisa mendapatkan dampak positif dari pengalaman Joachim Low yang sudah pernah menjuarai Piala Dunia.

Prestasi istimewa itu diraih mantan pelatih VfB Stuttgart ini bersama Timnas Jerman pada Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Brasil. Sebelumnya, Timnas Jerman juga pernah meraih peringkat ketiga pada edisi 2010 .

Pengalaman dalam meraih sukses di Piala Dunia tentunya sangat positif jika dibagikan kepada para pelaku sepak bola Indonesia, baik untuk pelatih, pengurus, manajemen klub, hingga para pesepak bola Indonesia.

[Penulis: Muh Faiz Alfarizie]

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

BOLA

TERKINI