Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengakui kepengurusannya diwarisi utang ratusan miliar rupiah. Meski begitu, lelaki yang juga menteri BUMN tersebut enggan menyalahkan kepengurusan lama.
Sebelumnya, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menyebut pihaknya tengah dikejar-kejar utang warisan PSSI kepengurusan Mochamad Iriawan alias Iwan Bule dan era-era sebelumnya.
Erick Thohir pun membenarkannya. Tidak mau saling menyalahkan, eks presiden Inter Milan itu menyebut pihaknya akan berusaha melunasi.
"Kembali saya tidak mau menyalahkan kepengurusan lama dan yang baru lebih baik tidak itu tidak. Tetapi saya ingin keuangannya tertata rapi supaya kepengurusan berikutnya pun bisa bikin planning jangka panjang," kata Erick Thohir di Jakarta, Jumat (7/7/2023).
"Ini kan yang namanya membuat program harus berkelanjutan tidak bisa sepotong, saya tidak mau menuduh siapa-siapa dahulu karena sejak awal saya minta diaudit," jelasnya.
![Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/07/05/54520-erick-thohir-pssi.jpg)
Erick menjelaskan tagihan-tagihan utang kini mulai berdatangan. Bahkan, ada yang menyentuh angka Rp1,9 miliar untuk Training Camp (TC) tim nasional di sebuah negara.
Untuk hal ini, Erick tidak terlalu mempersalahkannya. Sebab, itu untuk kepentingan tim nasional.
"Tagihan sudah mulai terasa karena ada tagihan yang sebelum saya dilantik ini saya perlu, walaupun akan dibayar, kemarin ada tagihan Rp1,9 miliar untuk kegiatan TC di sebuah negara, ya kita bayar," jelas Erick Thohir.
Lantas, bagaimana cara PSSI melunasi utang itu? Erick Thohir mengatakan pihaknya akan mencari skema agar bisa melunasinya secara perlahan.
"Ya satu ya (caranya lunasi) cari uang lagi habis mau bagaimana. Tapi kalau ada penyelewengan ya kita tindak. Saya tidak ragu kalau hal itu," punkas Erick Thohir.