Ini 2 Masalah Krusial Liga 1 yang Tak Kunjung Usai Menurut Erick Thohir

Reky Kalumata

Senin, 17 Juli 2023 | 15:56 WIB
Ini 2 Masalah Krusial Liga 1 yang Tak Kunjung Usai Menurut Erick Thohir
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (pssi.org)

Meskipun mengakui bahwa keputusan wasit dalam Liga 1 masih kontroversial, Erick meminta agar semua pihak bersabar karena wasit juga manusia dan dapat membuat keputusan yang salah.

Namun, ia tidak menyangkal bahwa ada beberapa wasit yang tidak boleh memimpin pertandingan di masa depan karena kesalahan yang mereka lakukan, dan PSSI memberikan sanksi dengan menangguhkan mereka terlebih dahulu.

"Jangan langsung kehilangan semangat, saling menyalahkan. Perbaiki lagi," ucap Erick Thohir

"Wasit juga manusia, tetapi ada beberapa wasit yang tidak boleh memimpin pertandingan dalam beberapa kesempatan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Erick, yang berusia 53 tahun, mengatakan bahwa perbaikan ini membutuhkan waktu dan tidak dapat selesai dengan cepat.

Menurut Erick, semua pihak perlu waktu untuk melakukan perbaikan.

"Perbaikan tidak akan selesai hari ini. Butuh waktu dan kesabaran. Tapi jika ada kecurangan dan pelanggaran di lapangan, saya akan langsung mengambil tindakan," kata Erick.

Selain itu, masalah kedua yang menjadi sorotan adalah adanya suporter tim tamu yang tetap datang ke stadion.

Sebelum Liga 1 dimulai, PSSI, PT LIB (Liga Indonesia Baru), kepolisian, dan klub sepakat bahwa suporter tim tamu dilarang hadir di stadion.

baca juga

Namun, kenyataannya, rencana ini tidak berjalan dengan baik ketika Liga 1 dimulai. Erick Thohir menyoroti masalah suporter yang belum terselesaikan dalam sepak bola Indonesia.

Kejadian terbaru adalah beberapa suporter Arema FC, Aremania, yang berhasil masuk ke Stadion Brawijaya, Kediri, saat melawan Persik Kediri.

Pertandingan antara Persik Kediri dan Arema FC di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Sabtu (15/7/2023), tidak berjalan dengan baik.

Setelah pertandingan selesai, ada beberapa suporter tim tamu yang terlihat telah masuk ke Stadion Brawijaya.

Kehadiran suporter ini menyebabkan suporter Persik marah hingga terjadi keributan, dan tersebar video yang menunjukkan seseorang yang diduga sebagai penyusup yang menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa pendukung.

Pria yang diduga penyusup itu diserang oleh beberapa suporter sebelum akhirnya dihentikan oleh orang lain.

Melihat hal ini, Erick merasa kesal karena kesepakatan bersama yang sudah dibuat tidak bisa dilaksanakan dengan baik.

Padahal, FIFA tetap memantau sepak bola Indonesia selama dua tahun ke depan. Namun, masih ada suporter yang memaksakan masuk ke stadion lawan meskipun sudah ada larangan

"Sama dengan suporter, malam tadi terjadi kerusuhan dalam pertandingan PSM Makassar. Tiba-tiba ada suporter tamu yang datang, padahal sudah ada kesepakatan dengan FIFA dan pemerintah Indonesia, serta kesepakatan liga dengan kepolisian bahwa tidak ada suporter tamu yang boleh hadir di stadion," ungkap Erick.

"Suporter tuan rumah saja sudah bertengkar kemarin," tambahnya.

Akibat situasi ini, Erick menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam ancaman sanksi dari FIFA.

Jika kerusuhan terus terjadi baik dari pemain maupun suporter, Indonesia bisa menghadapi sanksi yang berat.

Oleh karena itu, Erick meminta semua pihak, khususnya suporter, untuk lebih matang ke depannya.

Terlebih lagi, Tragedi Kanjuruhan belum terselesaikan dan kejadian ini akan selalu menjadi luka bagi sepak bola Indonesia.

Sebanyak 135 orang tewas, tetapi tidak semua pihak melakukan introspeksi diri.

Ia berharap para suporter dapat memperbaiki diri agar ke depannya lebih baik dan Indonesia tidak akan menghadapi sanksi.

"Ini yang kita lihat kemarin, mari para suporter menjadi bagian dari transformasi dan jangan lupakan Tragedi Kanjuruhan yang belum selesai. FIFA masih mengawasi kita selama dua tahun," ujar Erick.

"Oleh karena itu, ada aturan bahwa suporter tamu dilarang selama dua tahun."

"Jika kejadian ini terus berlanjut tanpa ada introspeksi dari kita, dari suporter, klub, dan panitia tamu, percayalah, kita akan dihukum. Apakah kita ingin dihukum lagi?"

Permasalahan wasit dan suporter tetap menjadi masalah utama yang belum terselesaikan dalam Liga 1. Oleh karena itu, Erick berharap agar semua pihak dapat melakukan perbaikan pada musim ini dan di masa depan.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persija Jakarta Pilih Fokus daripada Bicara Persaingan di Papan Atas Klasemen BRI Liga 1

Persija Jakarta Pilih Fokus daripada Bicara Persaingan di Papan Atas Klasemen BRI Liga 1

Bola | Senin, 17 Juli 2023 | 15:27 WIB

H-3 Penutupan Bursa Transfer, Persija Masih Tunggu Kedatangan Dua Legiun Asing Lagi

H-3 Penutupan Bursa Transfer, Persija Masih Tunggu Kedatangan Dua Legiun Asing Lagi

Bola | Senin, 17 Juli 2023 | 15:20 WIB

3 Alasan Luis Milla Cocok Jadi Pelatih Bali United Gantikan Teco

3 Alasan Luis Milla Cocok Jadi Pelatih Bali United Gantikan Teco

Bola | Senin, 17 Juli 2023 | 14:35 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×