Menanti Duet Bima Sakti - Frank Wormuth, Tunggu Hasil "Mata Elang" Erick Thohir 4 Bula ke Depan

Pebriansyah Ariefana

Senin, 24 Juli 2023 | 06:41 WIB
Menanti Duet Bima Sakti - Frank Wormuth, Tunggu Hasil "Mata Elang" Erick Thohir 4 Bula ke Depan
Frank Wormuth saat masih melatih Timnas Jerman U-20. PATRIK STOLLARZ / AFP

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, secara resmi mengumumkan penunjukan Frank Wormuth sebagai konsultan pelatih untuk timnas U-17. Pada Minggu lalu, dihadiri oleh banyak penggemar sepak bola di Solo, pengumuman ini menandai langkah penting dalam persiapan tim Merah-Putih menghadapi Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada bulan November mendatang.

Frank Wormuth, seorang profesional sepak bola asal Jerman, telah mendemonstrasikan keahlian dan pengalaman yang luas dalam industri sepak bola internasional.

Sebagai konsultan pelatih untuk timnas U-17 Indonesia, perannya diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas dan strategi permainan tim.

"Kami sudah menetapkan Frank Wormuth menjadi konsultan pelatih yang akan mendampingi coach Bima Sakti. Kontrak pertama ini untuk jangka waktu empat bulan hingga ajang FIFA World Cup U-17. Kita akan lihat bagaimana kolaborasi keduanya dalam membangun timnas Garuda Muda ini," ujar Erick seperti dikutip dari laman resmi PSSI.

Selama menjalani kontrak kerjanya tersebut, Frank akan menata program untuk membangun timnas U-17.

Tanggung jawab Frank meliputi analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats), membentuk staf kepelatihan dan staf yang solid, mempersiapkan modul-modul kepelatihan, pemaparan dan implementasi program, serta melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap modul yang dijalankan tim pelatih U-17.

"Penunjukan Frank juga didasari oleh rencana kamp pelatihan dan try out ke Jerman yang dimulai September hingga Oktober. Saya percaya jaringan yang dimiliki Frank di Jerman akan banyak membantu pematangan timnas dan juga pelatih," papar Erick.

Frank Wormuth diketahui telah lama malang-melintang di dunia kepelatihan setelah gantung sepatu sebagai pemain sepak bola. Selama bermain pada era 1980 sampai 1990-an, Wormuth pernah berseragam sejumlah klub Jerman yakni Freiburg, Hertha Berlin, dan Freiburger.

Ia kemudian mulai menjajal karier kepelatihan dengan status pemain-pelatih di FV Nimburg dan FC Teningen pada periode 1993 sampai 1998.

baca juga

Setelah itu Wormuth cukup sering berganti klub untuk diarsiteki.

Ia sempat melatih Union Berlin dan dua klub Belanda yakni Heracles dan Groningen. Selain itu di level timnas kelompok umur, Wormuth juga pernah menangani timnas Jerman U-20 pada 2010 sampai 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Indikator Politik Indonesia: Erick Thohir Unggul di Jawa dan Pemilih Muslim

Survei Indikator Politik Indonesia: Erick Thohir Unggul di Jawa dan Pemilih Muslim

Bisnis | Senin, 24 Juli 2023 | 06:13 WIB

Heboh Sepatu Marselino Ferdinan Jebol Usai Laga Uji Coba dengan KMSK Deinze

Heboh Sepatu Marselino Ferdinan Jebol Usai Laga Uji Coba dengan KMSK Deinze

Bola | Senin, 24 Juli 2023 | 05:49 WIB

6 Pemain Diaspora Tambahan Segera Ikuti Seleksi Timnas Indonesia U-17

6 Pemain Diaspora Tambahan Segera Ikuti Seleksi Timnas Indonesia U-17

Bola | Minggu, 23 Juli 2023 | 23:45 WIB

Terkini

IPO ANDA Dikawal Henan Putihrai Sekuritas yang Didenda OJK dalam Kasus Saham CUAN

IPO ANDA Dikawal Henan Putihrai Sekuritas yang Didenda OJK dalam Kasus Saham CUAN

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:15 WIB

Berapa Banyak Sunscreen yang Harus Digunakan untuk Wajah?

Berapa Banyak Sunscreen yang Harus Digunakan untuk Wajah?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 15:15 WIB

Jejak Relasi Listyo Sigit dan Jokowi: dari Solo Melesat ke Istana, Berujung Kasus Penyadapan Prabowo

Jejak Relasi Listyo Sigit dan Jokowi: dari Solo Melesat ke Istana, Berujung Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:15 WIB

Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap

Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 15:14 WIB

OPPO Find X10 Segera Buka Pre-order, Usung Kamera 200 MP dan Baterai 8.000 mAh

OPPO Find X10 Segera Buka Pre-order, Usung Kamera 200 MP dan Baterai 8.000 mAh

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 15:12 WIB

Dikawal Ribuan Kader PSI, Jokowi Sempat Keluar Ruang Sidang dan Sapa Massa

Dikawal Ribuan Kader PSI, Jokowi Sempat Keluar Ruang Sidang dan Sapa Massa

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:11 WIB

Youth Economic Summit 2026 Digelar 7 November, Ajak Anak Muda Bahas Masa Depan Ekonomi

Youth Economic Summit 2026 Digelar 7 November, Ajak Anak Muda Bahas Masa Depan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:09 WIB

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:09 WIB

Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta

Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta

Bogor | Kamis, 05 November 2026 | 15:08 WIB

Korupsi Saat Bencana Bisa Berujung Hukuman Mati, Ini Kata Ketua Komisi III DPR

Korupsi Saat Bencana Bisa Berujung Hukuman Mati, Ini Kata Ketua Komisi III DPR

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:08 WIB

×