Curhat Lengkap Rodrigo Santan Turun Berat Badan 13 Kg saat Latih RANS Nusantara FC

Pebriansyah Ariefana

Senin, 07 Agustus 2023 | 18:05 WIB
Curhat Lengkap Rodrigo Santan Turun Berat Badan 13 Kg saat Latih RANS Nusantara FC
Pelatih Rans Nusantara FC Rodrigo Santana memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Persebaya Surabaya pada lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/2/2023). [Foto: Liga Indonesia Baru]

Suara.com - Pengalaman melatih dalam industri sepak bola selalu menghadirkan tantangan yang beragam, terutama ketika berhadapan dengan perbedaan budaya dan lingkungan yang baru. Mantan pelatih RANS Nusantara FC, Rodrigo Santana, membagikan cerita menarik tentang pengalamannya yang unik saat ia terlibat dalam Liga 1 Indonesia.

Meski perjalanan ini tidak berlangsung lama, namun cerita yang ia bawa pulang sangatlah berharga.

Rodrigo Santana, seorang pelatih asal Brasil, mencoba tantangan baru dengan menerima tawaran untuk melatih RANS Nusantara FC. Namun, ia menghadapi kendala yang tidak terduga saat beradaptasi dengan lingkungan yang sangat berbeda.

Salah satu tantangan yang ia hadapi adalah perbedaan kuliner lokal yang sangat mencolok, terutama dalam hal rasa pedas yang menjadi ciri khas masakan Indonesia.

Dalam wawancara dengan media Brasil Globo.com, Santana mengungkapkan bahwa ia merindukan keluarganya di Brasil selama berada di Indonesia. Ia juga mengakui kesulitan dalam beradaptasi dengan makanan pedas yang dominan di Indonesia.

Kondisi ini mengakibatkan penurunan berat badannya hingga mencapai 13 kg. Meski tantangan ini begitu berat, namun Santana tetap memandang pengalaman ini sebagai pembelajaran berharga.

“Pengalaman itu (melatih di Liga 1) berharga, mengenal budaya baru. Mengenai makanan, saya mengalami banyak kesulitan, berat badan saya turun 13 kg,” kata Rodrigo Santana.

Sepanjang masa jabatannya, Rodrigo Santana berusaha keras untuk memberikan hasil terbaik bagi tim RANS Nusantara FC. Namun, performa tim tidak sesuai dengan harapan.

Setelah menggantikan posisi Rahmad Darmawan sebagai pelatih di paruh kedua musim, tidak ada perubahan yang signifikan dalam gaya bermain tim. Hasilnya, tim ini mengakhiri musim di posisi juru kunci klasemen Liga 1, dengan hanya mengumpulkan 19 poin dari 34 pertandingan yang dimainkan.

baca juga

Yang menarik, selama masa kepemimpinan Santana, tim ini hanya meraih dua poin saja dari 13 pertandingan yang dimainkan. Meski begitu, hasil ini tidak mewakili sepenuhnya kapasitas dan kemampuan Santana sebagai seorang pelatih.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Link Kalkulator BMI Gratis, Sekali Klik Bisa Langsung Tahu Berat Badan Anda Sudah Ideal atau Belum

7 Link Kalkulator BMI Gratis, Sekali Klik Bisa Langsung Tahu Berat Badan Anda Sudah Ideal atau Belum

Lifestyle | Senin, 07 Agustus 2023 | 11:07 WIB

Suka Banget Makan Kentang Setiap Hari? Ternyata Ada Efek Buruk yang Perlu Diwaspadai

Suka Banget Makan Kentang Setiap Hari? Ternyata Ada Efek Buruk yang Perlu Diwaspadai

Lifestyle | Minggu, 06 Agustus 2023 | 19:01 WIB

Diklaim Cepat Turunkan Berat Badan, Apa Itu Diet GI Rendah?

Diklaim Cepat Turunkan Berat Badan, Apa Itu Diet GI Rendah?

Health | Sabtu, 05 Agustus 2023 | 16:07 WIB

Terkini

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:39 WIB

×