Kisah Teror Fans Galatasaray ke Pemain MU Sampai Bikin Sir Alex Ferguson Tak Bisa Tidur: Selamat Datang di Neraka!

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 03 Oktober 2023 | 12:51 WIB
Kisah Teror Fans Galatasaray ke Pemain MU Sampai Bikin Sir Alex Ferguson Tak Bisa Tidur: Selamat Datang di Neraka!
Teror Fans Galatasaray ke Pemain MU (Youtube Cerita Bola)

Suara.com - Pada 3 November 1993 di Instambul Turki, sebuah pertemuan antara Manchester United dan Galatasaray pada Liga Champions mungkin hanya menjadi laga biasa di mata banyak orang.

Tetapi bagi para pemain dan staf Manchester United, pertemuan itu berubah menjadi pengalaman yang tak terlupakan, bahkan bisa dibilang seperti perjalanan ke neraka.

Galatasaray memang dikenal memiliki pendukung yang sangat fanatik dan agresif.

Mereka memiliki reputasi yang bahkan melebihi para Hooligan di Inggris atau ultras di Italia. Pada 3 November 1993, saat setan merah melakukan perjalanan ke Istanbul, mereka mungkin belum siap untuk menghadapi keganasan pendukung Galatasaray.

Teror Fans Galatasaray ke Pemain MU (Youtube Cerita Bola)
Teror Fans Galatasaray ke Pemain MU (Youtube Cerita Bola)

Dari cerita kanal Youtube Cerita Bola, perjalanan ini adalah yang pertama bagi Manchester United, dan tak disangka, perjalanan tersebut meninggalkan kesan buruk yang akan terus tertanam dalam diri tim dan para pemainnya.

Pada saat itu, Liga Champions baru berusia satu tahun, dan formatnya tidak seperti sekarang yang menggunakan fase grup. Mereka harus langsung bersaing dalam sistem gugur.

Pertemuan di Old Trafford berakhir dengan skor 3-3, tetapi leg kedua di Ali Sami Yen Stadium (sekarang bernama Turk Telekom Arena) menjadi momen yang penuh teror.

United tersingkir dari Liga Champions karena kalah dalam agregat gol tandang 3-3 dari Galatasaray.

Namun, yang membuat perjalanan ini benar-benar sulit adalah perlakuan tidak mengenakkan yang diterima oleh tim dan staf Manchester United dari pendukung tuan rumah. Ketika tiba di Turki pada malam hari, mereka langsung disambut oleh beberapa fans di bandara.

baca juga

Namun, yang memberikan sambutan adalah suporter Galatasaray yang sudah siap dengan nyanyian, teriakan, dan mengumpat ke arah semua pemain, sambil membentangkan spanduk bertuliskan "Selamat datang di neraka."

Perlakuan buruk tidak berhenti di bandara. Para pendukung Galatasaray mengikuti rombongan United hingga ke hotel tempat tim menginap dan terus mengganggu mereka sampai larut malam.

Teriakan, nyanyian, dan ancaman terus menerus dilontarkan untuk membuat Sir Alex Ferguson dan para pemain tidak bisa tidur nyenyak.

Dalam sebuah wawancara, Roy Keane menggambarkan atmosfer di Ali Sami Yen Stadium sebagai sesuatu yang luar biasa.

Para fans Galatasaray melakukan segala cara untuk mengganggu tim tamu. Mereka merasa seperti ada seluruh stadion yang terbakar dengan emosi.

Peluit pertandingan tanda dimulainya pertandingan hanya menambah ketegangan.

Pertandingan itu sendiri sangat sengit dengan banyak pelanggaran, pemborosan waktu, dan desakan kepada wasit.

Para pemain United merasa bahwa mereka dihadapkan pada suasana yang tidak ramah, dan Eric Cantona akhirnya diusir keluar lapangan setelah berduel dengan pemain Galatasaray.

Bahkan di luar lapangan, Cantona tak bisa menghindari konflik, dan insiden tersebut hanya menambah beratnya beban bagi Manchester United.

Sir Alex Ferguson harus mencoba menjaga ketenangan timnya di tengah suasana yang memanas.

Pemain MU saat itu, seperti Eric Cantona, Roy Keane, dan Bryan Robson, adalah individu yang memiliki temperamen tinggi, tetapi di hadapan ketegangan di Ali Sami Yen Stadium, bahkan mereka merasa takut untuk melawan para pendukung Galatasaray.

Kisah ini adalah salah satu yang tak terlupakan dalam sejarah Manchester United.

Perjalanan ke Istanbul pada tahun 1993 tidak hanya menjadi tantangan dalam pertandingan, tetapi juga ujian mental dan emosional bagi tim dan para pemain.

Teror yang mereka alami dari pendukung Galatasaray membuat mereka merasakan betapa panasnya neraka di lapangan itu.

Mungkin pertandingan sepak bola seharusnya hanya tentang permainan di atas lapangan, tetapi pada tiga November 1993, Manchester United belajar dengan keras bahwa kadang-kadang perjalanan sepak bola juga bisa membawa mereka ke dalam neraka yang sesungguhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Manchaster United vs Galatasaray, Erik ten Hag Banyak Maunya Nih!

Jelang Manchaster United vs Galatasaray, Erik ten Hag Banyak Maunya Nih!

Bola | Selasa, 03 Oktober 2023 | 12:27 WIB

5 Fakta Menarik Jelang Manchester United vs Galatasaray: Krisis Setan Merah Berlanjut?

5 Fakta Menarik Jelang Manchester United vs Galatasaray: Krisis Setan Merah Berlanjut?

Bola | Selasa, 03 Oktober 2023 | 12:23 WIB

Galatasaray Tak akan Kikuk Main di Old Trafford Lawan MU, Sudah Biasa Atmosfer di Turki yang Jauh Lebih Gila

Galatasaray Tak akan Kikuk Main di Old Trafford Lawan MU, Sudah Biasa Atmosfer di Turki yang Jauh Lebih Gila

Bola | Selasa, 03 Oktober 2023 | 11:50 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:39 WIB

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental

Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza

Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Beli Sepeda Motor Yamaha Baru, Dapat Cashback dan Cicilan 0 Persen dari BRI!

Beli Sepeda Motor Yamaha Baru, Dapat Cashback dan Cicilan 0 Persen dari BRI!

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:23 WIB

10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi

10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:19 WIB

×