Berbahaya untuk Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia, Pelatih Ekuador Kantongi Taktik Bima Sakti

Reky Kalumata, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 01 November 2023 | 16:19 WIB
Berbahaya untuk Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia, Pelatih Ekuador Kantongi Taktik Bima Sakti
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti ketika memimpin timnya menghadapi Korea Selatan U-17 dalam laga uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (31/8/2023). [Dok. PSSI]

Suara.com - Pelatih Ekuador Diego Martinez mengaku sudah mengantongi kekuatan dan kelemahan tiga lawan mereka termasuk Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023. Meski diunggulkan bisa mengalahkan tim Merah Putih, ia mengaku akan sulit mendapat tiga poin melawan tim Merah Putih.

Ekuador akan bentrok dengan Timnas Indonesia U-17 dalam laga perdana Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada 10 November 2023. Diego Martinez merasa timnya sama sekali tidak diunggulkan bermain melawan tuan rumah.

Pelatih Ekuador Diego Martinez U-17 (Dok. FEF Press).
Pelatih Ekuador Diego Martinez U-17 (Dok. FEF Press).

Selain itu, Diego Martinez juga sudah mempelajari bagaimana Bima Sakti meramu tim. Dikatakan olehnya, Timnas Indonesia U-17 punya taktik dan kecepatan yang bagus sehingga harus diantisipasi.

"Kami telah mempelajari ketiga rival dengan cukup baik. Indonesia, sebagai tim lokal dan di laga pembuka, akan menjadi rival yang kuat," kata Martinez dilansir dari Ole, Rabu (1/11/2023).

"Ini adalah tim yang terstruktur dengan baik yang mana bersaing dengan sangat baik, dengan pemain-pemain yang berteknik dan sangat cepat. Ini adalah tim yang sangat bagus," jelasnya.

Selain Timnas Indonesia U-17, Diego Martinez juga bicara mengenai Maroko dan Panama. Kedua tim tersebut diakuinya tidak akan mudah karena punya kekuatan ciri khas masing-masing.

"Maroko (adalah) runner-up di (Piala) Afrika (U-17) akan menuntut banyak dari kami dan akan membuat kami berkembang. Mereka menjadi sangat kuat dari struktur mereka," terang Martinez.

"Panama adalah rival yang sudah kami hadapi, kami tahu itu mampu melakukannya, bersaing dengan sangat baik dengan pemain-pemain yang sangat kuat dalam hal fisik dan cepat dan mereka punya tim yang sangat menarik," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Mesin Gol Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17, Siapa Bakal Jadi Starter di Lini Depan?

Prediksi Mesin Gol Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17, Siapa Bakal Jadi Starter di Lini Depan?

Bola | Rabu, 01 November 2023 | 15:55 WIB

Skuad Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia Didominasi Pemain yang Dibantai Malaysia, Bima Sakti Tak Percaya Wajah Baru?

Skuad Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia Didominasi Pemain yang Dibantai Malaysia, Bima Sakti Tak Percaya Wajah Baru?

Bola | Rabu, 01 November 2023 | 14:51 WIB

Piala Dunia U-17 2023: Skuad Final Timnas Indonesia dan Jadwal Lengkap Grup A

Piala Dunia U-17 2023: Skuad Final Timnas Indonesia dan Jadwal Lengkap Grup A

Bola | Rabu, 01 November 2023 | 14:40 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×