Preview Mali vs Maroko, Duel Wakil Afrika di Perempat Final Piala Dunia U-17 2023

Syaiful Rachman

Sabtu, 25 November 2023 | 10:45 WIB
Preview Mali vs Maroko, Duel Wakil Afrika di Perempat Final Piala Dunia U-17 2023
Para pemain Timnas Maroko U-17. [Doc. LOC WCU17/BRY]

Mereka merajalela di semua sektor lapangan. Berdasarkan catatan FIFA, Mali menjadi tim yang menciptakan peluang gol tepat sasaran yang terbanyak.

Mereka berbahaya baik di luar maupun di dalam kotak penalti lawan. Mereka juga memasuki sepertiga akhir lapangan, dari tiga saluran sekaligus; kiri, kanan, dan tengah.

Formula Baru Ala Soumaila Coulibaly

Pelatih Mali Soumaila Coulibaly mungkin tak akan lagi memasang tiga gelandang dalam pola 4-3-3. Dia akan mencoba formula baru yang sejauh ini efektif membuat Mali sulit ditembus lawan tapi juga efektif merusak permainan lawan.

Mali tiga kali menang dalam skor besar, masing-masing 3-0 dari Uzbekistan, 5-1 dari Kanada yang keduanya terjadi selama fase grup, dan 5-0 dari Meksiko dalam 16 besar, karena merangkul formula ini.

Formula itu adalah menempatkan lima gelandang dalam formasi 4-2-3-1. Di sini, Coulibaly akan kembali menempatkan gelandang tengah Hamidou Makalao dan Sekou Kone di jantung permainan Elang Muda. Sejauh ini duet gelandang tengah ini efektif mengatur tempo permainan.

Untuk lini pertahanan, Issa Traore dan Baye Coulibaly, akan kembali menjadi dua palang pintu yang melindungi kiper Bourama Kone yang baru kebobolan dua gol. Mereka akan diapit Moussa Traore dan Souleymane Sanogo di sayap kiri dan kanan pertahanan Mali.

Jika duet Issa Traore-Baye Coulibaly tangguh menjaga lini belakang, maka para gelandang dan striker Mali sangat tajam menggedor lawan. Mereka sudah 13 kali menjebol gawang lawan. Untuk itu, mereka kemungkinan besar kembali menjadi starter.

Namun, Coulibaly masih tanpa striker Mamadou Doumbia yang terkena larangan tiga pertandingan akibat kartu merah saat Mali kalah 0-1 dari Spanyol pada fase grup.

baca juga

Sebagai gantinya, Ibrahim Kanate kembali menjadi ujung tombak serangan Mali, yang akan diapit Mahammoud Barry di sayap kiri dan Ibrahim Diarra di kanan, sedangkan Ange Martial Tia berada tepat di belakangnya.

Keempat pemain itu sudah mencetak minimal dua gol. Mahamoud Barry mencetak tiga gol, sama dengan Mamadou Doumbia. Diarra dan Kanate sudah dua gol, sementara Martial Tia mencetak satu gol, sama dengan gelandang Hamidou Makalou dan Ousmane Thiero.

Maroko Waspadai Teror Barisan Depan Mali

Menghadapi lawan yang memiliki pemain-pemain haus gol seperti itu, Maroko sepertinya bakal mengadopsi pendekatan yang lebih menitikberatkan kepada bagaimana mengamankan gawang dari teror lini depan Mali.

Pelatih Maroko Said Chiba akan melindungi secara ekstra pertahanan Singa Atlas Muda, seperti saat mengimbangi Iran 1-1 dalam laga 16 Besar yang mereka menangkan lewat adu penalti.

Chiba kemungkinan memasang lima gelandang dengan orientasi lebih defensif ketimbang yang diterapkan Soumaila Coulibaly untuk Mali. Maroko juga akan cenderung mengandalkan serangan balik

Dalam sistem ini, Ayoub Chaikhoun dan Mohamed Amine Katiba akan lebih berfungsi sebagai gelandang bertahan yang melapis duet bek tengah, Saifdine Chlaghmo dan Abdelhamid Ait Boudlal, sebelum Mali bisa mengusik penjaga gawang Taha Benrhozil.

Duet bek sayap Fouad Zahaouni dan Hamza Koutoune bakal menjadi dua pemain Maroko yang paling repot.

Selain harus menahan gempuran sayap serangan Mali, mereka harus kreatif membuka kanal serangan dari sayap sehingga Mohamed Hamony yang eksplosif di sayap kiri dan Naoufel El Hannach di sayap kanan, bisa optimal membawa Maroko memanfaatkan peluang yang mungkin sedikit tapi sudah cukup mengantarkan timnya unggul.

Satu gol sudah cukup bagi Maroko. Dan ini akan menjadi tugas utama Anas Alaoui atau Zakaria Ouzane yang kemungkinan menjadi ujung tombak serangan Maroko.

Sebenarnya agak sulit memprediksi hasil akhir laga ini. Mali mungkin tim paling eksplosif selain Argentina, tapi Maroko adalah tim yang tak mudah dijarah lawan. Satu hal yang mesti dihindari Mali adalah tak boleh membiarkan Maroko membawa laga ini ke adu penalti.

Jika itu terjadi, mimpi buruk bakal menimpa Mali. Bukan saja karena Maroko baru saja menyingkirkan Iran lewat adu penalti, tapi juga karena Mali sendiri disingkirkan oleh tim yang sama lewat adu penalti, dalam semifinal Piala Afrika U-17 2023.

Pemenang laga ini akan menghadapi Uzbekistan atau Prancis, dalam semifinal di Stadion Manahan, Solo, 28 November mendatang, demikian ANTARA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut The Next Messi, Begini Reaksi Claudio Echeverri

Disebut The Next Messi, Begini Reaksi Claudio Echeverri

Bola | Sabtu, 25 November 2023 | 10:15 WIB

Preview Prancis vs Uzbekistan, Perempat Final Piala Dunia U-17 2023 Hari Ini

Preview Prancis vs Uzbekistan, Perempat Final Piala Dunia U-17 2023 Hari Ini

Bola | Sabtu, 25 November 2023 | 09:56 WIB

Timnas Indonesia U-17 Kena Bullying, Kondisinya Tidak Baik-baik Saja, Psikolog: Ini Cukup Serius

Timnas Indonesia U-17 Kena Bullying, Kondisinya Tidak Baik-baik Saja, Psikolog: Ini Cukup Serius

Bola | Sabtu, 25 November 2023 | 07:05 WIB

Terkini

Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!

Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 07:26 WIB

Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada

Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 07:06 WIB

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026

Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:42 WIB

3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio

3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:31 WIB

Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan

Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:20 WIB

Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir

Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:10 WIB

Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam

Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 02:35 WIB

Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil

Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 02:12 WIB

Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota

Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 01:40 WIB

×