Anggota DPR Sebut Tarkam Jauh Lebih Penting Dibanding Naturalisasi

Irwan Febri

Selasa, 05 Desember 2023 | 13:40 WIB
Anggota DPR Sebut Tarkam Jauh Lebih Penting Dibanding Naturalisasi
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasional Demokrasi (Nasdem), Moh Haerul Amri. (DPR RI)

Suara.com - Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Pemerintah yang diwakili oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) diwarnai sebuah komentar yang menyebutkan bahwa turnamen tarkam alias antarkampung lebih baik dibanding program naturalisasi.

Hal itu disampaikan oleh anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasional Demokrasi (Nasdem), Moh Haerul Amri dalam Rapat Kerja membahas proses naturalisasi Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On. Dia mempertanyakan soal efektivitas kebijakan naturalisasi pemain keturunan untuk Timnas Indonesia.

“Menurut saya, dari Fraksi Partai Nasdem, alangkah baiknya target naturalisasi itu sampai kapan? Apakah saat ini kita stop naturalisasi, atau satu dua tahun ke depan,” kata Haerul Amri dalam Rapat Kerja, Senin (4/12/2023).

“Lebih baik anggaran yang kita gunakan untuk naturalisasi itu kita kedepankan dan prioritaskan untuk mencari bibit-bibit olahraga dan atlet di tanah air,” imbuhnya.

Haerul Amri menyebut, Pemerintah seharusnya lebih fokus untuk memperbaiki model pembinaan pemain usia dini di Indonesia. Sebab, hal inilah yang dinilai masih kurang diperhatikan dengan baik.

Menurutnya, turnamen tarkam justru lebih baik untuk mencari bibit-bibit atlet ketimbang harus terus-menerus melakukan naturalisasi pemain keturunan. Menurutnya, mencari pemain Indonesia di tarkam membutuhkan modal yang lebih murah ketimbang naturalisasi pemain.

“Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, ketimbang untuk naturalisasi, lebih baik digunakan mencari bibit-bibit unggul dengan memperbanyak lomba-lomba lintas daerah atau liga-liga yang lainnya,” ujarnya.

“Oleh karena itu, target Pak Menteri dengan berbagai macam varian dan skema pembibitan pemain itu, antara lain adalah tarkam itu, saya kira itu jauh lebih penting ketimbang naturalisasi,” tambahnya.

Menurut Haerul, seluruh stakeholder sepak bola Indonesia harus bisa menyadari soal pentingnya pembinaan usia dini. Jika prestasi yang diraih masih stagnan, hal itu menjadi buktinya.

baca juga

“Hal itu bisa dirasakan langsung oleh anak bangsa ini ketimbang hanya mereka yang mengaku-ngaku karena dia keturunan Indonesia, sementara bayarannya tidak toleran. Ini masukan dari saya,” ujar Haerul.

“Jadi kita harus punya batas waktu sampai kapan naturalisasi ini. Kalau saya sepakat hari ini jadi yang terakhir saja untuk naturalisasi ini. Apa pun persoalan prestasi atlet kita ya ini jadi refleksi kita bahwa kita kurang pembinaan,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Haerul menegaskan bahwa Partai Nasdem tetap menyetujui pengajuan naturalisasi untuk Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On. Dia berharap, naturalisasi ini bisa membawa prestasi untuk sepak bola Indonesia.

“Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, ketimbang naturalisasi lebih baik kita mencari bibit-bibit unggul, kita perbanyak lomba-lomba lintas daerah atau liga-liga yang lainnya,” lanjutnya.

(Muh Faiz)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apes! Sudah Dinaturalisasi, Deretan Pemain Ini Justru Tak Pernah Bermain di Timnas Indonesia

Apes! Sudah Dinaturalisasi, Deretan Pemain Ini Justru Tak Pernah Bermain di Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 05 Desember 2023 | 11:41 WIB

Tinjau Sentra Payung Lukis di Klaten, Puan Dorong Tingkatkan Promosi Demi Tarik Minat Anak Muda

Tinjau Sentra Payung Lukis di Klaten, Puan Dorong Tingkatkan Promosi Demi Tarik Minat Anak Muda

DPR | Selasa, 05 Desember 2023 | 11:24 WIB

Sufmi Dasco: Tidak Ada Pengesahan Revisi UU MK dalam Rapat Paripurna Terdekat

Sufmi Dasco: Tidak Ada Pengesahan Revisi UU MK dalam Rapat Paripurna Terdekat

DPR | Selasa, 05 Desember 2023 | 11:20 WIB

Mau Digeruduk Para Kades, Ribuan Aparat Jaga Ketat Demonstrasi APDESI di DPR Hari Ini

Mau Digeruduk Para Kades, Ribuan Aparat Jaga Ketat Demonstrasi APDESI di DPR Hari Ini

News | Selasa, 05 Desember 2023 | 10:40 WIB

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Ini Respons Jay Idzes dan Nathan Tjeo-A-On

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Ini Respons Jay Idzes dan Nathan Tjeo-A-On

Bola | Selasa, 05 Desember 2023 | 10:38 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×