Namun, Ernando bukanlah kiper terbaik di Liga 1, dengan 20 gol yang masuk ke gawangnya dalam 12 pertandingan dan hanya dua clean sheet. Fakta ini perlu diingat agar Persis tidak mudah mencetak gol.
Sementara itu, Persis mengandalkan Muhammad Riyandi, kiper muda Timnas Indonesia, yang absen 11 pertandingan awal karena cedera. Namun, setelah sembuh, Riyandi langsung menjadi pilihan utama di bawah mistar.
Riyandi baru mencatatkan satu clean sheet dan kebobolan 13 gol dalam sembilan penampilan.
Lini belakang Persebaya masih menjadi perhatian karena belum menunjukkan soliditas, ditambah lagi dengan absennya Dusan Stevanovic selama empat pekan karena cedera engkel.
Duo bek sayap Catur Pamungkas dan Reva Adi Utama juga absen karena larangan bermain akibat kartu merah. Barisan pertahanan Bajul Ijo akan diisi oleh Kasim Botan, Yan Victor, Kadek Raditya, dan Mikael.
Persis biasanya mengandalkan empat bek untuk memperkuat lini pertahanan, yaitu Gavin Kwan, Jaimerson Xavier, Diego Bardanca, dan Eky Taufik.
Lini tengah Persebaya juga belum padu dalam melancarkan serangan, dengan kehadiran Andre Oktaviansyah, Song Ui-young, dan Robson Duarte. Mereka membutuhkan lebih banyak waktu bersama untuk meningkatkan aliran bola.
Lini tengah Persis akan diisi oleh trio gelandang andalan, termasuk Alexis Messidoro, Sutanto Tan, dan Moussa Sidibe. Meskipun sudah sering tampil bersama, mereka perlu memperkuat kendali bola di lini tengah.
Trisula lini depan Persebaya kemungkinan akan diisi oleh Bruno Moreira, Paulo Victor, dan Oktafianus Fernando. Dua pemain terakhir merupakan rekrutan baru yang memerlukan waktu adaptasi.
Baca Juga: BRI Liga 1: Partai Tunda Krusial, Persebaya Bernafsu Ambil Poin Penuh Lawan Persis di GBT
Paling mencuri perhatian di antara mereka adalah Bruno Moreira, winger kiri yang telah mencetak sembilan gol dan memberikan dua assist dalam 19 penampilan musim ini.