- Ketua Federasi Iran menegaskan futsal mereka tetap kekuatan utama Asia menjelang final melawan Indonesia di Piala Asia Futsal 2026.
- Mehdi Taj menilai laga final melawan Indonesia secara psikologis lebih menguntungkan timnya dibandingkan melawan Jepang.
- Iran berambisi meraih gelar juara kedua beruntun dan total trofi Piala Asia Futsal ke-14 di Jakarta.
Suara.com - Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menegaskan bahwa tim nasional futsal Iran tetap menjadi kekuatan utama di Asia meski persaingan semakin ketat utamanya jelang final Piala Asia Futsal 2026 melawan Timnas Futsal Indonesia.
Menurut Taj, perkembangan futsal Asia saat ini berlangsung sangat pesat dan tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.
“Semua tim sudah berkembang. Jepang, Asia Barat, hingga Asia Timur menunjukkan peningkatan signifikan. Faktor tuan rumah Indonesia juga sangat berpengaruh dengan kehadiran sekitar 16 ribu penonton di arena,” ujar Taj seperti dilansir dari Tarafdari.com
Ia juga memastikan bahwa federasi telah meminta panitia penyelenggara menyediakan alokasi tribun khusus bagi suporter Iran sesuai standar internasional.
Taj mengakui atmosfer luar biasa dari pendukung Indonesia turut berperan besar dalam keberhasilan tuan rumah melaju ke final usai menyingkirkan Jepang.
Meski demikian, ia menilai laga melawan Indonesia justru lebih menguntungkan Iran secara psikologis.
“Pemain kami selalu memiliki sensitivitas tinggi saat melawan Jepang. Menghadapi Indonesia di final, secara mental bisa lebih baik bagi tim,” katanya.
Meski hasil akhir final belum ditentukan, Taj menegaskan status Iran sebagai penguasa Asia di futsal dan sepak bola pantai tidak terbantahkan.
“Kami adalah Raja Asia di dua cabang ini. Apa pun hasilnya, tidak akan mengurangi kualitas futsal dan sepak bola pantai Iran. Di level dunia, kami termasuk empat atau lima negara terbaik,” tegasnya.
Baca Juga: Publik Iran: Ada Beban Jadi Juara Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia Bahaya!
Sementara itu, salah satu laporan media lokal Iran menyebut bahwa tim nasional futsal mereka punya beban tersendiri menghadapi tuan rumah.
Laporan media Iran itu menuliskan bahwa ada dua misi besar yang harus mereka emban di Jakarta.
Pertama, meraih gelar juara kedua secara beruntun. Selanjutnya, mengoleksi 14 trofi Piala Asia Futsal.
"Namun, misi tersebut tidak akan mudah. Indonesia tampil sebagai tuan rumah dengan dukungan penuh publik sendiri dan tengah berada dalam performa terbaik setelah mencatatkan final pertama," ulas media Iran, Jamaran.news
Keberhasilan Iran melaju ke final 2026 menandai final ke-16 mereka sepanjang sejarah Piala Asia Futsal.
Dari periode 1999 hingga 2024, Iran telah 14 kali tampil di final, dengan raihan 12 gelar juara serta dua kali runner-up pada edisi 2014 dan 2022.