Bela Palestina, Pemain OGC Nice Youcef Atal Divonis 8 Bulan Penjara oleh Pengadilan Prancis

Arief Apriadi

Kamis, 04 Januari 2024 | 14:39 WIB
Bela Palestina, Pemain OGC Nice Youcef Atal Divonis 8 Bulan Penjara oleh Pengadilan Prancis
Bek OGC Nice asal Aljazair #20 Youcef Atal (Kiri) berebut bola dengan gelandang Prancis milik Lorient #37 Theo Le Bris selama pertandingan sepak bola Ligue 1 Prancis antara FC Lorient vs OGC Nice di Stade du Moustoir di Lorient, Prancis barat pada 20 Agustus 2023. LOIC VENANCE / AFP.

Suara.com - Sebuah pengadilan Prancis telah memberikan hukuman penjara bersyarat delapan bulan kepada pemain OGC Nice asal Aljazair Youcef Atal, karena postingan yang dibagikannya di media sosial mengenai konflik Israel-Palestina.

Dilansir dari Al Jazeera, Kamis (4/1/2024), pengadilan pidana Nice menyatakan pada Rabu bahwa video yang dibagikan kembali oleh Atal di media sosial pada Oktober dianggap menyulut kebencian atas dasar agama.

Pengadilan juga memerintahkan pemain sepak bola yang bermain untuk tim Ligue 1 Nice ini untuk membayar denda sebesar 45.000 euro.

Isi komentar dalam video dari khotbah Mahmoud al-Hasanat, yang dibagikan Atal kepada 3,2 juta pengikutnya di Instagram lima hari setelah dimulainya perang Israel-Gaza pada 7 Oktober lah yang dianggap jadi masalah.

Setelah berbicara tentang anak-anak yang dibunuh oleh Israel dalam serangan balasan mereka terhadap Gaza, al-Hasanat dilaporkan membuat komentar anti-Yahudi dan memohon kepada Tuhan agar "membimbing tangan" warga Palestina di Gaza untuk memberikan balasan.

Arsip - Bek OGC Nice asal Aljazair, Youcef Atal tiba di gedung pengadilan Nice, Prancis selatan, untuk persidangannya atas tuduhan hasutan kebencian, pada 18 Desember 2023.Valery HACHE / AFP
Arsip - Bek OGC Nice asal Aljazair, Youcef Atal tiba di gedung pengadilan Nice, Prancis selatan, untuk persidangannya atas tuduhan hasutan kebencian, pada 18 Desember 2023.Valery HACHE / AFP

Sayangnya, isi konten itu tidak dapat dikonfirmasi karena segera dihapus oleh Atal dan dia minta maaf atasnya.

Selama tiga bulan perang Israel di Gaza, lebih dari 22.000 warga Palestina tewas, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Ketika Atal membagikan video tersebut, dia tengah bersama tim nasional Aljazair.

Dia menariknya kembali keesokan harinya ketika Nice memperingatkannya bahwa video tersebut kemungkinan akan menimbulkan kontroversi.

baca juga

Pemain berusia 27 tahun itu juga meminta maaf, mengatakan bahwa dia "tidak akan pernah mendukung pesan kebencian" dan bahwa dia mengutuk kekerasan "di mana pun di dunia".

Selama sidang pengadilannya pada Desember, Atal meminta maaf lagi, mengatakan bahwa dia ingin menyampaikan "pesan perdamaian" dan tidak menonton seluruh video selama 35 detik sebelum membagikannya.

Namun, hal itu tidak meyakinkan jaksa atau pihak penggugat.

"Membagikan video berarti menjadi bagian dari pesan itu dan memberikan visibilitas padanya," kata jaksa Meggi Choutia kepada pengadilan.

Atal juga akan membayar biaya untuk rincian vonisnya dipublikasikan di surat kabar regional Nice-Matin dan surat kabar nasional Le Monde.

Nice menangguhkan Atal dari skuad "sampai pemberitahuan lebih lanjut" sementara dia mendapat larangan bermain tujuh pertandingan dari Liga Sepak Bola Profesional (LFP).

Dia juga sebelumnya ditahan oleh otoritas Prancis pada bulan November karena unggahan tersebut dan dibebaskan dengan jaminan sebesar 80.000 euro serta ditempatkan di bawah pengawasan yudisial hingga sidang.

Meski demikian, dia telah tampil tiga laga bersama timnas Aljazair dan masuk skuad untuk Piala Afrika 2023. Dia juga mendapat banyak dukungan dari orang-orang di negaranya.

Atal menjadi salah satu dari beberapa pemain yang mendapat kritik atau sanksi karena menunjukkan dukungan terhadap Palestina di media sosial.

Sebelumnya, striker timnas Prancis Karim Benzema mengkritik pengeboman tidak adil yang tidak menyayangkan perempuan atau anak-anak” dalam postingan media sosial tentang serangan Israel di Gaza.

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin menuduhnya – tanpa bukti – memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin.

Seorang senator Perancis juga meminta penghargaan Ballon d'Or Benzema dicabut. Benzema juga diminta untuk melepaskan kewarganegaraan Prancis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Liga 1: Mohammed Rashid Latihan Yoga di Bali Jelang Bela Palestina di Piala Asia

BRI Liga 1: Mohammed Rashid Latihan Yoga di Bali Jelang Bela Palestina di Piala Asia

Bola | Rabu, 03 Januari 2024 | 18:50 WIB

Bukan Cuma dari Timnas Indonesia, Ini Daftar Pemain BRI Liga 1 yang Bakal Mentas di Piala Asia 2023

Bukan Cuma dari Timnas Indonesia, Ini Daftar Pemain BRI Liga 1 yang Bakal Mentas di Piala Asia 2023

Bola | Rabu, 03 Januari 2024 | 18:43 WIB

Jeda BRI Liga 1: Gelandang Bali United Mohammed Rashid Dipanggil Timnas Palestina

Jeda BRI Liga 1: Gelandang Bali United Mohammed Rashid Dipanggil Timnas Palestina

Bola | Rabu, 03 Januari 2024 | 13:17 WIB

Terkini

Polisi Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Binjai, Bidan PNS dan Anaknya Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Binjai, Bidan PNS dan Anaknya Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Ini Tema Hari Pramuka 2026 ke-65, Cek Link Download Logo di Sini

Ini Tema Hari Pramuka 2026 ke-65, Cek Link Download Logo di Sini

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Temukan Titik Karhutla di Sumsel, Ekspedisi Hutan Merdeka Sudah Tempuh 900 Km

Temukan Titik Karhutla di Sumsel, Ekspedisi Hutan Merdeka Sudah Tempuh 900 Km

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Pasar Modal RI Sukses Himpun Dana Rp 125 T di Semester I 2026, Jumlah Investor 28 Juta

Pasar Modal RI Sukses Himpun Dana Rp 125 T di Semester I 2026, Jumlah Investor 28 Juta

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Asus ProArt OLED PA279CDV dan PA329CDV Hadir dengan Panel QD-OLED 4K dan Akurasi Warna Mutlak

Asus ProArt OLED PA279CDV dan PA329CDV Hadir dengan Panel QD-OLED 4K dan Akurasi Warna Mutlak

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:24 WIB

Menelusuri Lorong Gelap Tramadol di Bogor: Dari Hubungan Teman ke Teman Hingga Akun Medsos Private

Menelusuri Lorong Gelap Tramadol di Bogor: Dari Hubungan Teman ke Teman Hingga Akun Medsos Private

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Parti Libur 2026 Pecahkan Rekor 18 Ribu Penonton dan Kolaborasi Mistis

Parti Libur 2026 Pecahkan Rekor 18 Ribu Penonton dan Kolaborasi Mistis

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:19 WIB

Sam and Dave Dig a Hole, Buku Lucu yang Membuat Anak Ikut Menjadi Detektif

Sam and Dave Dig a Hole, Buku Lucu yang Membuat Anak Ikut Menjadi Detektif

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:15 WIB

10 Sifat Buruk Zodiak Taurus yang Jarang Diketahui Orang

10 Sifat Buruk Zodiak Taurus yang Jarang Diketahui Orang

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Kasus Mutilasi Saepul, Pakar UGM Ingatkan Aplikasi Kencan Tak Bisa Disalahkan Begitu Saja

Kasus Mutilasi Saepul, Pakar UGM Ingatkan Aplikasi Kencan Tak Bisa Disalahkan Begitu Saja

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:14 WIB

×