Semen Padang vs PSIM Yogyakarta, Delfiadri Cari Kelemahan Lawan Lewat Rekaman Video

Syaiful Rachman

Sabtu, 06 Januari 2024 | 05:50 WIB
Semen Padang vs PSIM Yogyakarta, Delfiadri Cari Kelemahan Lawan Lewat Rekaman Video
Pelatih Semen Padang FC Delfiadri (tengah) saat konferensi pers usai pertandingan melawan Sriwijaya FC di Padang. [Dok.Antara]

Suara.com - Semen Padang tengah bersiap untuk menghadapi PSIM Yogyakarta di babak 12 besar Liga 2. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah mempelajari strategi permainan lawan lewat rekaman video.

Pertandingan Semen Padang vs PSIM Yogyakarta akan digelar di GOR Haji Agus Salim, Padang, Sabtu (6/1/2024) malam.

Semen Padang FC melakukan latihan menjelang pemusatan latihan di Jakarta, Rabu, (16/8/2023). [Dok.Humas Semen Padang FC]
Semen Padang FC melakukan latihan menjelang pemusatan latihan di Jakarta, Rabu, (16/8/2023). [Dok.Humas Semen Padang FC]

"Kami telah menganalisis video-video permainan PSIM Yogyakarta saat menghadapi lawan-lawan mereka sebelumnya," kata Pelatih Semen Padang Delfiadri seperti dimuat ANTARA, Jumat (5/1/2024).

Dari pengamatan rekaman video permainan tim berjuluk Laskar Mataram tersebut, pihaknya telah menganalisis sejumlah sektor yang menjadi kekuatan lawan maupun celah atau kelemahan dari PSIM Yogyakarta.

Delfiadri yang juga pemain Semen Padang era 1980-an tersebut telah memberikan arahan secara jelas kepada anak asuhnya untuk mengeksploitasi sisi kelemahan PSIM Yogyakarta. Sementara, aspek kelebihan lawan juga akan diantisipasi secara maksimal.

Namun, secara rinci ia tidak memberikan bocoran aspek kelemahan maupun kelebihan dari PSIM Yogyakarta. Berstatus sebagai tuan rumah, Delfiadri menyakini anak asuhnya mampu tampil lebih berani dan menekan pertahanan lawan guna mengamankan tiga poin di GOR Haji Agus Salim Padang.

"Dukungan dari pendukung dan masyarakat Ranah Minang sangat kami harapkan pada laga esok," harap dia.

Sementara itu, Pelatih PSIM Yogyakarta Kas Hartadi mengatakan pertandingan melawan Semen Padang FC menjadi laga penting dan krusial mengingat saat ini Liga 2 telah memasuki babak 12 besar.

Untuk menghadapi gempuran tuan rumah, Laskar Mataram membawa 26 pemain dengan menargetkan tiga poin. Sementara dua pemain lainnya tidak bisa merumput akibat terkena akumulasi kartu pada laga sebelumnya.

baca juga

Pada kesempatan itu, Hartardi mengakui laga melawan Semen Padang bukan pertandingan mudah, mengingat lawan yang akan dihadapi berstatus sebagai pemuncak klasemen grup satu. Tidak hanya itu, ia juga mewaspadai ketajaman Ikechukwu Kenneth Ngwoke yang merupakan penyerang Semen Padang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak 12 Besar Liga 2: PSMS Medan Jamu Persiraja di Stadion Kosong

Babak 12 Besar Liga 2: PSMS Medan Jamu Persiraja di Stadion Kosong

Bola | Kamis, 04 Januari 2024 | 22:14 WIB

Perilaku Barbar, 5 Pemain Liga 2 yang Dijatuhi Sanksi Larangan Bermain oleh Komdis PSSI

Perilaku Barbar, 5 Pemain Liga 2 yang Dijatuhi Sanksi Larangan Bermain oleh Komdis PSSI

Bola | Jum'at, 29 Desember 2023 | 19:25 WIB

Tiga Tersangka Match Fixing Liga 2 2018 Ditahan, Termasuk Vigit Waluyo

Tiga Tersangka Match Fixing Liga 2 2018 Ditahan, Termasuk Vigit Waluyo

Bola | Rabu, 20 Desember 2023 | 19:53 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×