Nasib Maarten Paes Bisa Lebih Buruk dari Borna Sosa, Pemain yang Dilarang Bela Jerman Meski Sudah Dinaturalisasi!

Arief Apriadi

Jum'at, 09 Februari 2024 | 15:19 WIB
Nasib Maarten Paes Bisa Lebih Buruk dari Borna Sosa, Pemain yang Dilarang Bela Jerman Meski Sudah Dinaturalisasi!
Penjaga gawang berdarah Indonesia, Maarten Paes (mlssoccer.com)

Suara.com - Nasib Maarten Paes, kiper FC Dallas berdarah Indonesia bisa lebih buruk dari Borna Sosa yang harus gagal membela Timnas Jerman meski sudah resmi dinaturalisasi.

Nama Maarten Paes kembali jadi perbincangan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Namun, isu yang dibahas merupakan kabar buruk alih-alih baik.

Ketika proses naturalisasinya sebagai warga negara Indonesia (WNI) tengah dikebut PSSI, satu masalah krusial baru diketahui publik.

Baca juga: Nyari Gara-gara, Pemain Vietnam Sebut Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Menakutkan

Masalah itu bahkan bikin Maarten Paes terancam gagal membela Timnas Indonesia meskipun nantinya berhasil mendapat status WNI.

Paes dianggap tidak memenuhi syarat FIFA untuk mengubah asosiasi dari Belanda (KNVB) ke Indonesia (PSSI) karena satu masalah yang sebelumnya mungkin luput dari pantauan.

Kiper yang pernah jadi bagian FC Utrecht itu sempat membela Belanda U-21 di Kualifikasi EURO U-21 2021 saat usianya sudah menginjak 22 tahun.

Bek Timnas Kroasia, Borna Sosa. [AFP]
Bek Timnas Kroasia, Borna Sosa. [AFP]

Pertandingan tersebut terjadi dalam Kualifikasi EURO U-21 2021 pada 15 November 2020, di mana Paes, yang saat itu berusia 22 tahun, membela Belanda U-21 melawan Belarusia U-21.

Saat itu, Maarten Paes yang lahir pada 14 Mei 1998 tersebut sudah berusia 22 tahun. Situasi itu bikin Paes tak lagi memenuhi syarat artikel 9 ayat 2 peraturan FIFA soal pergantian asosiasi.

baca juga

Menurut peraturan FIFA dalam Artikel 9 Ayat 2 tentang pergantian asosiasi, seorang pemain dapat beralih ke tim nasional lain jika saat terakhir kali membela negara pertamanya (baik di level junior maupun senior) usianya di bawah 21 tahun. Paes, yang saat itu sudah berusia 22 tahun, mungkin tidak memenuhi syarat ini.

Baca juga: Liverpool Lirik Moussa Al-Taamari, Bintang Yordania di Piala Asia 2023

Selain itu, sang pemain juga tidak memiliki caps lebih dari tiga kali di tim nasional senior pertamanya dan wajib tidak tampil membela tim nasional pertamanya di kompetisi level "A" dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Nasib Bisa Lebih Buruk dari Borna Sosa

Maarten Paes, Calon Kiper Naturalisasi Timnas Indonesia. (instagram.com/maartenpaes)
Maarten Paes, Calon Kiper Naturalisasi Timnas Indonesia. (instagram.com/maartenpaes)

Nasib Paes menunjukkan kesamaan dengan Borna Sosa, seorang pemain bertahan yang gagal membela Timnas Jerman meskipun proses naturalisasinya telah selesai.

Borna Sosa yang mendapat kewarganegaraan Jerman pada medio 2021, mendapat kabar bak petir di siang bolong dari Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).

Petinggi DFB, Oliver Bierhoff saat itu mengonfirmasi Borna Sosa tak akan bisa memperkuat Der Panzer kendati sudah resmi berstatus warga negara Jerman.

Jerman terpaksa tak bisa memanggil Borna Sosa karena sang pemain tak memenuhi syarat FIFA dalam artikel 9 ayat 2 perihal perubahan asosiasi.

Seperti Maarten Paes, Borna Sosa sudah berusia 22 tahun ketika memperkuat Timnas Kroasia U-21 di Kualifikasi Piala Eropa U-21 2021 pada 12 November 2020.

Situasi itu persis seperti yang dialami Paes di mana Sosa tak lagi memenuhi syarat FIFA terkait artikel 9 ayat 2 soal pergantian asosiasi.

Meskipun demikian, Sosa masih dapat membela Timnas Kroasia di level senior karena Kroasia mengakui dwi kewarganegaraan.

Menyitat Transfermarkt, Sosa sudah tampil 18 kali untuk tim senior Kroasia pasca insiden menyakitkan itu. Dia juga jadi pilar utama tim di Piala Dunia 2022 Qatar lalu.

Merujuk aturan Indonesia yang hanya menganut satu kewarganegaraan, nasib Paes bisa jauh lebih buruk dari Borna Sosa andai dipastikan gagal membela Timnas Indonesia saat statusnya sudah WNI.

Pasalnya, Paes sudah tak lagi bisa memperkuat Timnas Belanda lantaran paspornya akan tertulis kewarganegaraan Indonesia saja.

Sebelum menerima tawaran naturalisasi dari PSSI, Maarten Paes tercatat pernah 10 kali membela Timnas Belanda di level kelompok umur dengan rincia dua kali di U-19, dua kali di U-20 dan enam kali di U-21.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Bintang Top yang Dihadapi Pratama Arhan di Liga Korea Selatan, Terbaru Eks Bintang Manchester United

3 Bintang Top yang Dihadapi Pratama Arhan di Liga Korea Selatan, Terbaru Eks Bintang Manchester United

Bola | Jum'at, 09 Februari 2024 | 15:16 WIB

Beda dengan Bung Towel, Inilah 3 Mantan Kapten Timnas Indonesia yang Dukung Shin Tae-yong

Beda dengan Bung Towel, Inilah 3 Mantan Kapten Timnas Indonesia yang Dukung Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 09 Februari 2024 | 15:09 WIB

Bukan Dijegal FIFA, Kasus Maarten Paes Pernah Timpa Borna Sosa di Timnas Jerman

Bukan Dijegal FIFA, Kasus Maarten Paes Pernah Timpa Borna Sosa di Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 09 Februari 2024 | 14:55 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×