- Kebakaran melanda hall selatan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu malam, 7 November 2026.
- Damkar DKI Jakarta bersama petugas KAI berhasil memadamkan api menggunakan fasilitas hydrant secara cepat.
- Insiden tersebut menimbulkan kepulan asap tetapi dipastikan tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api.
Suara.com - Kebakaran melanda area hall selatan lantai dasar Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2026) malam. Meski sempat menimbulkan asap di sekitar peron, insiden tersebut dipastikan tidak mengganggu perjalanan kereta api.
Berdasarkan informasi Command Center Damkar DKI Jakarta, laporan kebakaran diterima pada pukul 20.23 WIB. Petugas berhasil memadamkan api dan menyelesaikan penanganan pada pukul 21.15 WIB.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima informasi kebakaran. KAI juga berkoordinasi dengan unit terkait dan petugas pemadam kebakaran untuk memastikan situasi tetap terkendali.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Keselamatan pelanggan, pekerja, dan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama. Petugas langsung bergerak melakukan penanganan agar kejadian dapat segera diatasi," ujar Franoto dalam keterangan resmi.
Dalam proses pemadaman, petugas memanfaatkan fasilitas hydrant yang tersedia di area peron jalur 1 dan jalur 4 Stasiun Gambir.
Asap dari titik kebakaran sempat mengarah ke jalur 1. Namun, kondisi tersebut tidak berdampak terhadap operasional maupun jadwal perjalanan kereta api.
"Kami memastikan tidak ada perjalanan kereta api yang terganggu akibat kejadian ini," jelasnya.
Pasca-kejadian, KAI Daop 1 Jakarta akan melakukan evaluasi bersama pihak terkait untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus meninjau aspek keselamatan dan kesiapsiagaan penanganan kondisi darurat di lingkungan stasiun.
Evaluasi tersebut mencakup pengawasan fasilitas, penerapan standar keselamatan, serta mitigasi risiko di seluruh area pelayanan pelanggan, termasuk kawasan komersial stasiun.
"KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan kualitas pelayanan. Setiap kejadian menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat langkah pencegahan dan memastikan lingkungan stasiun tetap aman serta nyaman bagi masyarakat," kata Franoto.