Siapa Wahyudi Hamisi? 'Si Kaki Maut' Pemain PSS Sleman Punya 2 Korban di Persebaya, Ada yang Kariernya Hancur

Selasa, 05 Maret 2024 | 09:14 WIB
Siapa Wahyudi Hamisi? 'Si Kaki Maut' Pemain PSS Sleman Punya 2 Korban di Persebaya, Ada yang Kariernya Hancur
Wahyudi Hamisi (kiri) saat berkarier di Borneo FC. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/wsj.

Suara.com - Wahyudi Hamisi, pemain tengah PSS Sleman, menjadi sasaran kemarahan pengguna media sosial setelah aksinya yang keras terhadap Bruno Moreira dari Persebaya. Simak lebih lanjut tentang Wahyudi Hamisi.

Persebaya berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 melawan PSS Sleman dalam sebuah pertandingan Liga 1 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada sore hari Minggu tanggal 3 Maret, tidak hanya mencatatkan gol cepat yang luar biasa dalam waktu 12 detik oleh Muhammad Iqbal dari Bajul Ijo, namun juga tercoreng oleh perilaku kasar Wahyudi Hamisi.

Ketegangan muncul di menit ke-15 pertandingan ketika Wahyudi Hamisi dari PSS menyebabkan Bruno Moreira, playmaker Persebaya yang saat itu terjatuh, menjadi sasaran tendangan keras saat Hamisi mencoba menguasai bola dari kaki Ripal Wahyudi, pemain Persebaya.

BACA JUGA: Justin Hubner Dirumorkan bakal Pindah Klub, Tetap di Liga Inggris?

Perbuatan kasar tersebut memicu kemarahan di antara pemain Persebaya, termasuk Bruno Moreira yang berhasil bangkit setelah sempat terjatuh. Wahyudi Hamisi hanya mendapatkan hukuman berupa kartu kuning untuk aksinya tersebut.

Perilaku Hamisi ini menarik perhatian dan kritik tajam dari pengguna media sosial. Akun Instagram Wahyudi Hamisi dibanjiri dengan komentar negatif.

Ternyata, insiden dengan Bruno Moreira bukan pertama kalinya Hamisi berperilaku kasar di Liga 1.

BACA JUGA: Kisah Horor Tekel Maut Wahyudi Hamisi Hingga Robertino Pugliara Cedera Parah dan Gantung Sepatu saat Karier Moncer

Sebelumnya, dia juga terlibat dalam insiden yang menyebabkan Robertino Pugliara dari Persebaya mengalami cedera parah pada 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Baca Juga: Respons PSSI Soal Tekel Keras Wahyudi Hamisi Saat Laga Persebaya vs PSS Sleman

Dalam kejadian itu, Hamisi yang saat itu bermain untuk Borneo FC, melakukan tekel keras terhadap Pugliara yang sedang membawa bola di wilayah pertahanan Borneo pada menit ke-15.

Akibat dari tekel tersebut, Pugliara mengalami patah tulang fibula dan harus absen dari lapangan hijau hingga akhirnya memutuskan untuk pensiun pada tahun 2019.

Meski demikian, Wahyudi Hamisi telah menyampaikan permintaan maafnya kepada Bruno Moreira melalui sebuah video yang diunggah di Instagram resmi PSS Sleman pada pagi hari Selasa, tanggal 5 Maret.

Dalam perjalanan karirnya, pemain yang lahir di Kotamobagu, Sulawesi Utara ini telah membela dua klub, yaitu Borneo FC dari tahun 2014 hingga 2023, dan saat ini berseragam PSS Sleman.

Berusia 26 tahun, Wahyudi Hamisi dikenal sebagai gelandang bertahan yang memiliki gaya bermain yang sederhana namun penuh energi dan semangat juang yang tinggi, meskipun kadang-kadang ia terlihat kurang dapat mengendalikan emosinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI