Euro 2024: Slovenia vs Serbia, Dua Balkan Janjikan Duel Sengit nan Heroik

Reky Kalumata

Kamis, 20 Juni 2024 | 13:19 WIB
Euro 2024: Slovenia vs Serbia, Dua Balkan Janjikan Duel Sengit nan Heroik
Para pemain Slovenia menjalani sesi latihan MD-1 di base camp tim di Wuppertal, pada 19 Juni 2024, menjelang pertandingan sepak bola Grup C UEFA Euro 2024 melawan Serbia. KENZO TRIBOUILLARD / AFP

Suara.com - Dua dari empat negara Balkan yang tampil di Euro 2024, yakni Slovenia dan Serbia akan saling berhadapan di Allianz Arena, Muenchen, dalam pertandingan kedua Grup C, Kamis (20/6/2024) malam WIB.

Pertandingan ini menjanjikan atraksi menarik yang tak cuma adu fisik, teknik dan semangat bertempur, tapi juga berkaitan dengan nasionalisme, kendati Slovenia tak melalui fase perang dengan Serbia saat melepaskan diri dari Yugoslavia, tak seperti Bosnia dan Kroasia.

Prospek kesengitan pertemuan Slovenia dan Serbia di kandang Bayern Muenchen yang menjadi klub sepak bola paling sukses di Jerman itu makin kuat karena berkaitan hidup mati mereka dalam Euro 2024.

Penyerang Serbia #07 Dusan Vlahovic menghadiri sesi latihan MD-1 di Munich Football Arena di Munich pada 19 Juni 2024, menjelang pertandingan sepak bola Grup C UEFA Euro 2024 melawan Slovenia.Miguel MEDINA / AFP
Penyerang Serbia #07 Dusan Vlahovic menghadiri sesi latihan MD-1 di Munich Football Arena di Munich pada 19 Juni 2024, menjelang pertandingan sepak bola Grup C UEFA Euro 2024 melawan Slovenia.Miguel MEDINA / AFP

Serbia akan menjadi pihak yang paling ngotot setelah kalah 0-1 dari Inggris dalam pertandingan pertama, sedangkan Slovenia seri 1-1 melawan Denmark.

Bagi Serbia, kekalahan akan membuat mereka angkat kaki dari turnamen ini tanpa merasakan atmosfer fase gugur, sedangkan bagi Slovenia kekalahan akan mempersulit langkah ke fase gugur karena pada laga terakhir mereka harus menghadapi Inggris yang adalah salah satu favorit juara Euro 2024.

Adu Fighting Spirit

Dalam pertandingan pertama mereka di Euro 2024, kedua tim sama-sama tertinggal gol pada babak pertama. Jika Slovenia tertinggal gara-gara gol Christian Eriksen, maka Serbia tertinggal akibat gol Jude Bellingham.

Namun kedua tim tak pernah menyerah untuk menciptakan peluang agar bisa menyamakan kedudukan. Akibatnya, baik Denmark maupun Inggris yang menjadi lawan-lawan mereka, berada di bawah tekanan mereka.

Tapi tekanan kedua tim menciptakan hasil yang berbeda. Slovenia akhirnya bisa menyamakan kedudukan berkat gol Erik Janza, sedangkan usaha Serbia tak mampu menemukan kelemahan lini belakang Inggris.

Yang pasti, laga melawan Denmark dan Inggris itu menjadi bukti bahwa baik Serbia maupun Slovenia akan semakin spartan bertarung begitu tertinggal dari lawan.

Untuk itu, akan menarik jika kedua tim yang memiliki semangat bertarung tinggi, satu sama lain tertinggal lebih dulu dalam laga di Allinz Arena itu.

Uniknya, dalam enam dari delapan pertemuan Serbia dan Slovenia terdahulu dalam berbagai kompetisi, kedua tim mengakhiri pertandingan dengan imbang. Sisanya, dalam dua pertandingan, kedua tim saling mengalahkan, termasuk dua tahun lalu ketika Serbia menang 4-1.

Catatan itu dapat menguatkan pandangan bahwa laga kedua mereka di Grup C ini akan berakhir seri. Meski begitu, komputer-super Opta memfavoritkan Serbia yang diprediksi lolos ke 16 besar dengan kemungkinan 55 persen.

Pola yang sama

Pelatih Matjaz Kek kemungkinan besar tidak mengubah baik formasi bermain Slovenia maupun komposisi sebelas pemain pertamanya dari skuad yang menahan seri Denmark 1-1.

Kek tetap memasang Andraz Sporar dan Benjamin Sesko sebagai ujung tombak kembar Slovenia dalam skema 4-4-2.

Formasi itu meniscayakan hadirnya dua pemain sayap yang aktif ke depan dan melebar yang kadang melewati dua ujung tombak tim.

Peran itu masih akan dimainkan oleh Petar Stojanovic di sayap kanan dan Jan Mlakar di kiri, sedangkan Adam Genzda Cerin dan Timi Max Elsnik beroperasi di poros permainan.

Duet bek tengah Vanja Drkusic dan Jaka Bijol tetap menjadi pelindung utama kiper Jan Oblak, sedangkan Zan Karnicnik dan Erik Janza bermanuver di kedua sisi pertahanan sekaligus mengawali serangan dari sayap.

Lawannya, Serbia, juga mungkin mempertahankan formasi sama dengan skuad yang menyerah 0-1 kepada Inggris. Waktu itu, walau kalah, Serbia bisa mengimbangi Three Lions yang bertabur bintang.

Pelatih Dragan Stojkovic mungkin hanya melakukan satu perubahan di sektor tengah Serbia, yakni mengganti Filip Kostic dengan Filip Mladenovic.

Kostic mengalami cedera lutut saat pertandingan melawan Inggris pada Minggu pekan lalu.

Mladenovic akan berdiri paralel dengan duet gelandang tengah, Nemanja Gudelj dan Sasa Lukic, sedangkan Andrija Zivkovic berada di sisi lapangan yang berseberangan dengan Mladenovic.

Stojkovic akan menugaskan kembali Strahinja Pavlovic, Nikola Milenkovic dan Milos Veljkovic sebagai trio bek tengah yang menjaga sepertiga pertama lapangan Serbia dan sekaligus melindungi kiper Predrag Rajkovic dari sentuhan pemain Slovenia.

Sepertiga terakhir permainan Serbia juga akan kembali diisi tiga pemain yang membentuk trisula serangan. Di sini, Aleksandar Mitrovic menjadi penyerang tengah yang diapit Vanja Milankovic-Savic dan Dusan Vlahovic di kedua sayap serangan. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Statistik Inggris vs Denmark Jelang Bentrok di Euro 2024: Mampukah Three Lions Kembali Bungkam Dinamit Denmark

Statistik Inggris vs Denmark Jelang Bentrok di Euro 2024: Mampukah Three Lions Kembali Bungkam Dinamit Denmark

Bola | Kamis, 20 Juni 2024 | 10:55 WIB

Euro 2024: Italia Tebar Ancaman Bakal Habis-habisan Gempur Spanyol, Luciano Spalletti Gemetar Hadapi Tim Terbaik Dunia

Euro 2024: Italia Tebar Ancaman Bakal Habis-habisan Gempur Spanyol, Luciano Spalletti Gemetar Hadapi Tim Terbaik Dunia

Bola | Kamis, 20 Juni 2024 | 08:02 WIB

Prediksi Spanyol vs Italia, Big Match Euro 2024: Preview, Head to Head, Skor, Link Live Streaming

Prediksi Spanyol vs Italia, Big Match Euro 2024: Preview, Head to Head, Skor, Link Live Streaming

Bola | Kamis, 20 Juni 2024 | 08:30 WIB

Terkini

Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto

Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:49 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:05 WIB

Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk

Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:05 WIB

Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit

Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:05 WIB

Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik

Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:38 WIB

Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan

Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:26 WIB

Persebaya Buka Suara Usai Disebut Bakal Disokong Pemerintah Kota Surabaya Buat Juara

Persebaya Buka Suara Usai Disebut Bakal Disokong Pemerintah Kota Surabaya Buat Juara

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:16 WIB

Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG

Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:05 WIB

Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon

Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:14 WIB

Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026

Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:26 WIB