Gaji Seminggu Ian Maatsen Bisa Bayar 2 Bulan Gaji Shin Tae-yong

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 19 September 2024 | 18:08 WIB
Gaji Seminggu Ian Maatsen Bisa Bayar 2 Bulan Gaji Shin Tae-yong
Shin Tae-yong dan Ian Maatsen (kolase Suara.com)

Suara.com - Mengupas gaji pemain keturunan, Ian Maatsen, per pekannya di Aston Villa yang ternyata bisa membayar gaji pelatih Timnas Indonesi, Shin Tae-yong, selama dua bulan.

Nama Ian Maatsen mendadak jadi perbincangan karena dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi berikutnya di Timnas Indonesia.

Kabar ini berkembang setelah akun resmi KNVB berbahasa Indonesia, @oranje_indonesia, mengunggah foto Ian Maatsen bersama Mees Hilgers.

Mengingat Mees Hilgers saat ini tengah berada dalam proses naturalisasi, maka banyak netizen meyakini unggahan itu menjadi kode bahwa Ian Maatsen juga akan dinaturalisasi.

Kode ini pun dikaitkan dengan fakta bahwa pemain berusia 22 tahun itu sama sekali belum pernah memperkuat Timnas Belanda senior.

Kendati sudah dipanggil ke Timnas Belanda senior di berbagai ajang, pemain keturunan Jawa itu belum pernah dimainkan sama sekali.

Belakangan Ian Maatsen juga mengeluh tentang kondisi ini. Terbaru, dikutip BeingSport, ia kecewa karena tak dipanggil ke tim senior Belanda dan justru bermain di kelompok umur.

Ian Maatsen, pemain keturunan yang sedang disorot usai diposting Oranje Indonesia. (Instagram/@maatsen_)
Ian Maatsen, pemain keturunan yang sedang disorot usai diposting Oranje Indonesia. (Instagram/@maatsen_)

Dengan kondisi ini, Ian Maatsen pun diprediksi bisa dibujuk untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia, seperti halnya Mees Hilgers.

Terlepas dari kondisinya itu, menarik membahas sisi lain soal Ian Maatsen, terutama soal gajinya. Kira-kira berapa gajinya di klub Premier League, Aston Villa?

baca juga

Bisa Bayar Gaji Shin Tae-yong 2 Bulan?

Dilansir laman Capology, Ian Maatsen mendapatkan bayaran 100 ribu poundsterling atau sekitar Rp2 miliar per pekannya di Aston Villa.

Jika dihitung per tahun, maka eks penggawa Chelsea ini mengantongi bayaran sekitar 5,2 juta poundsterling atau setara Rp104,7 miliar per tahunnya.

Gaji Ian Maatsen itu merupakan gaji standar bagi pesepak bola di Inggris. Sebagai bukti, gaji Ian Maatsen itu membuatnya berada di peringkat ke-11 pemain dengan bayaran termahal di Aston Villa.

Meski ukuran gajinya standar bagi pesepak bola Inggris pada umumnya, gaji Ian Maatsen per pekan itu ternyata melebihi gaji Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Sebagai perbandingan, laporan terakhir mengatakan bahwa gaji Shin Tae-yong di Indonesia per tahunnya adalah 1 juta dolar AS atau Rp15,1 miliar sesuai kurs saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Kerugian Timnas Indonesia jika Menaturalisasi Striker Ganas Persib Bandung

3 Kerugian Timnas Indonesia jika Menaturalisasi Striker Ganas Persib Bandung

Bola | Kamis, 19 September 2024 | 17:49 WIB

Profil Irfan Fandy, Striker Keturunan Pacitan Yang Tak Mungkin Bela Timnas Indonesia

Profil Irfan Fandy, Striker Keturunan Pacitan Yang Tak Mungkin Bela Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 19 September 2024 | 17:42 WIB

Pernah Dibantai Timnas Indonesia 12-0, Negara ASEAN Jadi Skuad dengan Lonjakan Ranking FIFA Tertinggi

Pernah Dibantai Timnas Indonesia 12-0, Negara ASEAN Jadi Skuad dengan Lonjakan Ranking FIFA Tertinggi

Bola | Kamis, 19 September 2024 | 17:05 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×