Kembali di-PHP Belanda, Pemain Keturunan Rp695 Miliar Pertimbangkan Bela Timnas Indonesia?

Arief Apriadi

Minggu, 10 November 2024 | 12:30 WIB
Kembali di-PHP Belanda, Pemain Keturunan Rp695 Miliar Pertimbangkan Bela Timnas Indonesia?
Pemain keturunan Indonesia, Ian Maatsen saat membela Aston Villa. [Dok. Instagram Ian Maatsen]

Suara.com - Bek keturunan Indonesia, Ian Maatsen kembali terkena harapan palsu alias PHP dari Timnas Belanda jelang FIFA Matchday November 2024.

Alih-alih dipanggil Ronald Koeman ke tim senior, Ian Matsen yang kini membela Aston Villa, justru didaftarkan masuk skuad U-21.

Ya, ini menjadi kesekian kalinya pemain berdarah Jawa Suriname itu tak dilirik pelatih Ronald Koeman.

Terakhir kali Ian Maatsen dipanggil ke Timnas Belanda adalah pada EURO 2024 untuk menggantikan Frenkie de Jong yang cedera.

Namun, dalam prosesnya, Ian Maatsen sama sekali tidak diturunkan oleh Belanda di event sepak bola terakbar Eropa itu.

Menyitat Bein Sports, Ian Maatsen sempat menyampaikan kekecewaannya perihal kegagalannya masuk skuad utama Belanda.

Hal itu dia utarakan setelah tak masuk skuad tim senior Belanda yang akan menghadapi Jerman dan Hungari di UEFA Nations League pada September lalu.

"Tentu saja ini mengecewakan. Saya berharap dipanggil ke tim [senior]," kata Ian Maatsen.

"Saya bisa saja mengundurkan diri [dari tim U-21], tetapi saya tidak seperti itu. Terkadang Anda harus menerima keadaan dan tidak terlalu khawatir."

"Saya harus menunjukkan di sini bahwa saya yang terbaik dan dapat bermain untuk tim nasional Belanda."

Masih Bisa Bela Timnas Indonesia

Pemain keturunan Indonesia, Ian Maatsen berselebrasi bersama rekan-rekannya saat Aston Villa menang 1-0 atas Bayern Munich dalam lanjutan Liga Champions 2024/2025 di Villa Park, London, Kamis (3/10/2024) dini hari WIB. [Dok. IG/Ian Maatsen]
Pemain keturunan Indonesia, Ian Maatsen berselebrasi bersama rekan-rekannya saat Aston Villa menang 1-0 atas Bayern Munich dalam lanjutan Liga Champions 2024/2025 di Villa Park, London, Kamis (3/10/2024) dini hari WIB. [Dok. IG/Ian Maatsen]

Pemain dengan nama lengkap Ian Ethan Maatsen ini lahir di Vlaardingen, Belanda, pada 10 Maret 2002.

Kendati lahir dan besar di Belanda, ia punya darah campuran. Mengalir di tubuh Maatsen darah Indonesia-Suriname. Darah Indonesia didapatkannya dari sang ibu yang berasal dari Jawa.

Bek Aston Villa berusia 22 tahun itu sudah mencatatkan 19 penampilan buat Belanda U-21, namun belum juga mencatatkan penampilan buat timnas senior Belanda.

Di atas kertas, Ian Maatsen masih bisa membela Timnas Indonesia. Namun, prosesnya diyakini akan rumit.

Pasalnya, kasus Ian Maatsen mirip dengan apa yang terjadi pada kiper FC Dallas, Maarten Paes. Prosesnya bahkan bisa sampai ke pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Alasannya karena Maatsen masih bermain untuk Timnas Belanda U-21 meski usianya sudah 22 tahun. Hal serupa dialami juga oleh Paes di masa lampau.

Hal ini bertentangan dengan aturan FIFA yang tidak memperbolehkan seorang pemain memperkuat negara lain di usia lebih dari 21 tahun saat ingin pindah asosiasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! Eliano Reijnders Makin Meredup di PEC Zwolle, Beda Nasib dengan Sang Kakak

Miris! Eliano Reijnders Makin Meredup di PEC Zwolle, Beda Nasib dengan Sang Kakak

Bola | Minggu, 10 November 2024 | 07:30 WIB

Unggul Lebih Dulu, Venezia Gagal Raih Poin atas Parma

Unggul Lebih Dulu, Venezia Gagal Raih Poin atas Parma

Bola | Minggu, 10 November 2024 | 07:21 WIB

Calvin Verdonk Tinggalkan NEC Nijmegen dengan Kepala Tegak

Calvin Verdonk Tinggalkan NEC Nijmegen dengan Kepala Tegak

Bola | Minggu, 10 November 2024 | 07:15 WIB

Terkini

Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam

Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:47 WIB

Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un

Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:01 WIB

Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini

Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:47 WIB

FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara

FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:36 WIB

Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026

Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:11 WIB

Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh

Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:00 WIB

Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang

Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:49 WIB

Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan

Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:41 WIB

Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko

Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:50 WIB

Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia

Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:07 WIB