Mengenal FC Twente, Klub Asal Mees Hilgers yang Punya Hubungan Spesial dengan Indonesia

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 13 November 2024 | 15:52 WIB
Mengenal FC Twente, Klub Asal Mees Hilgers yang Punya Hubungan Spesial dengan Indonesia
Catatan Cedera Mees Hilger Sepanjang Karier: Terlama Absen 51 Hari [Tangkap layar Instagram]

Suara.com - Mees Hilgers akhirnya angkat bicara mengenai batalnya bergabung dengan Timnas Indonesia. Bek FC Twente tersebut dipastikan absen pada laga melawan Jepang dan Arab Saudi dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 karena tengah menjalani pemulihan cedera.

Meski sebelumnya sempat turun dalam pertandingan melawan Ajax Amsterdam, pemain berusia 23 tahun itu harus keluar lapangan lebih awal akibat benturan yang kembali dialaminya. Melalui akun Instagramnya, @meeshilgerss, pada Rabu (13/11/2024), Hilgers menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar.

"Berat rasanya tidak berada di lapangan berasa teman-teman Timnas Indonesia, apalagi saya belum pernah merasakan atmosfir GBK saat Timnas bermain, tetapi saya akan ada di setiap langkah mereka," tulis Hilgers dikutip Rabu (13/11/2024).

Absennya Hilgers ini pun mengundang reaksi netizen Indonesia, yang berharap Hilgers cepat pulih. Komentar dukungan mengalir di laman instagram pribadi dan juga laman klub FC Twente. Tidak sedikit juga yang akhirnya penasaran dengan sejarah FC Twente dan prestasinya selama ini. Yuk kita simak!

1. Sejarah FC Twente

FC Twente merupakan klub yang lahir dari hasil merger antara Sportclub Enschede dan Enschedese Boys pada tahun 1965. Berlokasi di kota Enschede, klub ini segera menunjukkan potensinya dengan promosi ke Eredivisie hanya dalam dua tahun setelah pembentukannya. Kota Enschede sendiri memiliki sejarah panjang dalam industri tekstil Belanda, yang membuat klub ini mendapat julukan "The Tukkers".

Era keemasan pertama klub datang di tahun 1970-an di bawah asuhan pelatih Spitz Kohn. FC Twente berhasil menjadi runner-up Eredivisie pada 1974, dan mencapai semifinal Piala UEFA 1974/75, prestasi Eropa tertinggi mereka hingga saat ini. Pada masa itu, Twente mengalahkan klub-klub besar seperti Juventus dalam perjalanan mereka di kompetisi Eropa.

Trofi pertama klub datang pada 1977 dengan menjuarai KNVB Cup setelah mengalahkan PEC Zwolle di final. Setelah itu, Twente mengalami pasang surut hingga kebangkitan spektakuler mereka di era 2000-an. Di bawah kepemimpinan Steve McClaren, Twente mencapai puncak prestasi dengan menjuarai Eredivisie 2009/10, mengalahkan dominasi klub-klub tradisional seperti Ajax, PSV, dan Feyenoord.

2. Prestasi dan Pencapaian

Dalam perjalanannya, FC Twente telah mengukir berbagai prestasi membanggakan. Selain gelar Eredivisie 2009/10, klub ini juga menjuarai KNVB Cup pada 2001 dan 2011. Mereka juga berhasil menjuarai Johan Cruyff Shield (Piala Super Belanda) pada 2010 dan 2011, membuktikan konsistensi mereka di level tertinggi sepakbola Belanda.

Di kancah Eropa, Twente secara reguler berpartisipasi di Liga Champions dan Liga Europa. Mereka pernah mengalahkan klub-klub besar seperti Internazionale, Tottenham Hotspur, dan Schalke 04. Prestasi di Eropa ini membuat nama FC Twente semakin dikenal di kancah internasional.

3. Koneksi dengan Indonesia

Hubungan FC Twente dengan Indonesia memiliki sejarah yang cukup panjang. Sejak era 1990-an, klub ini telah menjalin hubungan baik dengan PSSI dan melakukan tur ke Indonesia pada tahun 1995. Ruud Vormer, mantan kapten klub yang memiliki istri berdarah Indonesia, sempat menyatakan ketertarikannya untuk bermain di Liga Indonesia.

Stadion kebanggaan mereka, De Grolsch Veste yang berkapasitas 30.205 penonton, sering menjadi tempat berkumpulnya suporter fanatik Ultras Vak-P yang terkenal dengan koreografi dan dukungan passionate mereka. Beberapa suporter Indonesia bahkan pernah diundang untuk menyaksikan langsung pertandingan di stadion ini.

Akademi FC Twente juga memiliki peran penting dalam pengembangan sepakbola Indonesia. Beberapa pemain muda Indonesia pernah mengikuti program pelatihan di akademi klub yang terkenal melahirkan banyak pemain berkualitas. Program pertukaran pelatih dengan klub-klub Indonesia juga rutin dilakukan sebagai bagian dari kerjasama pengembangan sepakbola.

Dengan sejarah panjang dan prestasi yang membanggakan, FC Twente terus menjadi salah satu klub Belanda yang memiliki hubungan istimewa dengan Indonesia. Melalui berbagai program kerjasama dan pengembangan pemain, termasuk hadirnya Mees Hilgers, klub ini turut berkontribusi dalam memajukan sepakbola Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batalnya Mees Hilgers Bela Timnas Indonesia Dirayakan Fans FC Twente, Kenapa?

Batalnya Mees Hilgers Bela Timnas Indonesia Dirayakan Fans FC Twente, Kenapa?

Bola | Rabu, 13 November 2024 | 15:51 WIB

Asnawi Mangkualam Tak Dipanggil, Ini Kapten Timnas Indonesia vs Jepang

Asnawi Mangkualam Tak Dipanggil, Ini Kapten Timnas Indonesia vs Jepang

Bola | Rabu, 13 November 2024 | 15:51 WIB

Tulis Permintaan Maaf Tak Bisa Gabung Timnas Indonesia, Mees Hilgers: Berat Rasanya...

Tulis Permintaan Maaf Tak Bisa Gabung Timnas Indonesia, Mees Hilgers: Berat Rasanya...

Bola | Rabu, 13 November 2024 | 15:32 WIB

Terkini

Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026

Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa

Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:35 WIB

Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026

Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:05 WIB

Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter

Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:39 WIB

Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia

Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:30 WIB

Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?

Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:20 WIB

Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United

Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:14 WIB

Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh

Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:07 WIB

Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair

Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:05 WIB

Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!

Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB