Analisis: Jegal Kaoru Mitoma-Takefusa Kubo, Matikan Agresivitas Jepang

Galih Prasetyo

Kamis, 14 November 2024 | 13:31 WIB
Analisis: Jegal Kaoru Mitoma-Takefusa Kubo, Matikan Agresivitas Jepang
Patahkan Mitoma dan Kubo Buat Agresifitas Jepang Mati [vinhphuctv.vn]

Suara.com - Ada dua pemain yang wajib diawasi oleh pemain Timnas Indonesia saat melawan Jepang dalam lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 di SUGBK pada Jumat (15/11/2024).

Dua pemain itu ialah Kaoru Mitoma dan Takefusa Kubo. Keduanya bakal jadi motor Jepang untuk membongkar pertahanan Timnas Indonesia.

Keduanya memiliki keunggulan di kecepatan dan teknik dribbling bola. Kubo yang beroperasi di winger kanan memiliki kemampuan bagus untuk mengelabui lawan yang menjaganya.

Analisis dari Scott Martin dari Total Football Analysis mengungkap bagaimana pemain Real Sociedad itu kerap melihat ruang di sisi kiri atau kanan pemain lawan yang menjaganya. Kubo juga selalu memperhatikan gerak tubuh bagian pinggul lawan yang berada di depannya.

"Untuk melakukan gerakan menggocek lawan, ia akan mengandalkan kaki kiri sebagai pilihan utama. Kubo akan memulai duel dengan gerakan bola di atas garis," tulis Scott Martin.

Patahkan Mitoma dan Kubo Buat Agresifitas Jepang Mati [Total Football Analysis]
Patahkan Mitoma dan Kubo Buat Agresifitas Jepang Mati [Total Football Analysis]

Gerakan itu rupanya tipuan yang dilakukan Kubo. Pemain lawan akan mengira ia telah mengapit pemain Jepang itu di sisi pinggir.

"Saat pinggul bek lawan berputar ke arah garis akhir, ia bersiap untuk melewatinya. Saat itulah Kubo bisa mengalahkan bek lawan. Saat pinggul bek lawan berputar untuk menutup ruang, Kubo dapat mengumpan bola ke tengah dan kemudian menggiring bola ke dalam," jelas Scott Martin.

Aksi ini biasa dilakukan Kubo saat bermain di Real Socieada di LaLiga. Gerak tipu Kubo membuat pemain lawan tidak memiliki visual yang bagus untuk menahannya.

Jadi pekerjaan besar untuk barisan pertahanan Timnas Indonesia untuk mencegah Kubo. Pasalnya menghadapi pemain cepat seperti Kubo, bek lawan biasanya akan selalu kalah.

baca juga

Hal ini lantaran posisi bek yang menyebabkan gerak kaki yang buruk. Si pemain tidak akan siap untuk bergerak cepat ke arah tertentu. Sebagian besar dari masalah bek bahwa ia tidak bisa menerka ke arah mana Kubo akan melewatinya.

Kuncinya, bek Timnas Indonesia harus mendikte arah gerak Kubo selanjutnya. Kevin Diks dkk harus bisa mempengaruhi kapan Kubo harus berlari dan menutup semua ruang gerak.

"Daripada mengarahkan perhatian ke bola, pemain bertahan harus fokus pada gerakan lawan,"

Di sisi lain, aksi Kaoru Mitoma juga sama bahayanya dengan Kubo. Winger Brighton & Hove Albion ini jadi pemain kunci baik di level klub dan tim nasional.

Salah satu keunggulan dari Mitoma ialah pemain satu ini memiliki kemampuan luar biasa untuk melakukan gerakan diagonal menuju gawang lawan. Dia memiliki kecerdasan dan mampu melihat ruang saat rekan satu timnya berada di posisi bebas.

Patahkan Mitoma dan Kubo Buat Agresifitas Jepang Mati [ekkonocoaching]
Patahkan Mitoma dan Kubo Buat Agresifitas Jepang Mati [ekkonocoaching]

"Mitoma mampu mengindentifikasikan ruang yang dibutuhkan untuk menyerang. Jika perlu dia menciptakan ruang itu. Dia menggunakan tipuan untuk menciptakan ruang sebelum menyerang," ulas ekkonocoaching

Keunggulan lain dari Mitoma ialah ia mampu beradaptasi dengan mudah saat mendapat pressing bek lawan, serta cerdas untuk menghindari perangkap offside.

"Mitoma sangat ahli dalam menciptakan ruang untuk mengumpan bola. Di beberapa pertandingan, ia mampu mendeteksi bahwa bek lawan akan menghadapi dengan ketat. Untuk menghindari kehilangan bola atau dijegal pemain lawan di situasi one by one, Mitoma memilih untuk mengumpan ke rekan setimnya untuk membuat situasi berbahaya,"

Saat dribbling bola, Mitoma akan melihat ruang kosong bek lawan. Aksi ini biasanya berakhir dengan peluang baik untuk menciptakan assist.

Mematikan Kubo dan Mitoma menjadi cara ampuh untuk Timnas Indonesia bisa meredam agresifitas Jepang di SUGBK besok. Semoga hasil laga Timnas Indonesia vs Jepang esok hari akan berpihak ke publik tuan rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia: Untung Besar meski Cuma Imbang Lawan Jepang!

Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia: Untung Besar meski Cuma Imbang Lawan Jepang!

Bola | Kamis, 14 November 2024 | 13:27 WIB

Ada Persaingan di Sektor Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes Ungkap Hal Tak Teduga

Ada Persaingan di Sektor Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes Ungkap Hal Tak Teduga

Your Say | Kamis, 14 November 2024 | 13:23 WIB

Senasib Mees Hilgers, Detik-detik Cedera Parah Elkan Baggott

Senasib Mees Hilgers, Detik-detik Cedera Parah Elkan Baggott

Bola | Kamis, 14 November 2024 | 13:05 WIB

Tatap Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Mustahil Amankan Poin dari Jepang?

Tatap Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Mustahil Amankan Poin dari Jepang?

Your Say | Kamis, 14 November 2024 | 13:05 WIB

Shin Tae-yong Jadi Korban Kejahilan 5 Pemain Timnas Indonesia: Basah Kuyup, Responsnya di Luar Dugaan

Shin Tae-yong Jadi Korban Kejahilan 5 Pemain Timnas Indonesia: Basah Kuyup, Responsnya di Luar Dugaan

Bola | Kamis, 14 November 2024 | 13:03 WIB

Prediksi Media Inggris: Jepang Bantai Timnas Indonesia 3-0

Prediksi Media Inggris: Jepang Bantai Timnas Indonesia 3-0

Bola | Kamis, 14 November 2024 | 12:50 WIB

Terkini

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×