Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Bung Kus: Pemain Ngotot Meski Kalah Kualitas

Pebriansyah Ariefana

Senin, 16 Desember 2024 | 12:50 WIB
Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Bung Kus: Pemain Ngotot Meski Kalah Kualitas
Timnas Vietnam saat hadapi Laos. (soha.vn)

Suara.com - Timnas Indonesia menunjukkan semangat juang yang patut diapresiasi meskipun harus mengakui keunggulan Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2024. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Viet Tri, Minggu (15/12), Indonesia kalah tipis 0-1 dari tuan rumah, namun moral bertanding para pemain menjadi sorotan positif.

Pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni atau Bung Kus menilai, meski hasil akhir tidak berpihak kepada skuad Garuda, performa anak asuh Shin Tae-yong membuktikan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan sengit.

Disiplin tinggi, keberanian, dan kerja keras menjadi modal berharga yang dapat dimanfaatkan dalam laga terakhir fase grup melawan Filipina.

"Sisi positif yang kita dapat dari laga ini adalah moral bertanding (pemain Timnas Indonesia) yang positif. Pemain tampil ngotot, disiplin, dan berani meskipun kalah kualitas," kata Mohamad Kusnaeni dikutip dari Antara.

Kekalahan dari Vietnam dianggap wajar mengingat perbedaan pengalaman dan kualitas pemain yang cukup mencolok.

Namun, upaya Timnas Indonesia yang berhasil merepotkan lawan menjadi bukti bahwa mereka memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

Pertandingan melawan Filipina akan menjadi penentu nasib Indonesia di ajang ini.

Dengan moral bertanding yang kuat, para pemain diharapkan tampil lebih percaya diri dan memanfaatkan waktu istirahat yang lebih panjang untuk memulihkan kondisi.

Perjalanan pertandingan

baca juga

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan perdananya di ajang Piala AFF 2024 setelah takluk dari Vietnam dengan skor tipis 0-1. Gol tunggal yang tercipta pada menit ke-77 di Stadion Viet Tri menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah. Hasil ini sekaligus membawa Vietnam ke puncak klasemen grup dengan raihan enam poin.

Pada pertandingan ini, pelatih Shin Tae-yong memberikan kesempatan debut kepada tiga pemain muda, yaitu Ahmad Maulana Syarif, Mikael Alfredo Tata, dan Rivaldo Pakpahan.

Kehadiran Cahya Supriadi di bawah mistar gawang, serta trio bek Muhammad Ferarri, Kadek Arel, dan Dony Tri Pamungkas, menunjukkan fokus tim pada pengembangan pemain muda.

Bahkan, skuad awal Indonesia memiliki rata-rata usia 21,2 tahun, jauh lebih muda dibandingkan pemain Vietnam yang rata-rata berusia 28 tahun.

Strategi Permainan: Bertahan dan Serangan Balik

Meski dominasi permainan lebih banyak dipegang Vietnam, lini tengah Indonesia yang diperkuat Ahmad Maulana, Rivaldo, dan Arkhan Fikri cukup efektif dalam meredam serangan.

Formasi 3-5-2 yang diterapkan Shin berhasil membuat Vietnam kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang babak pertama.

Namun, Vietnam tetap menjadi ancaman. Pada menit ke-33, mereka nyaris mencetak gol melalui tendangan Hoang Duc Nguyen, tetapi tembakannya yang lemah mudah diamankan oleh Cahya. Di sisi lain, Indonesia mengandalkan serangan balik yang sayangnya belum efektif.

Hokky Caraka sebagai ujung tombak belum mampu memberikan ancaman berarti ke gawang Vietnam yang dijaga Filip Nguyen.

Hingga akhir babak pertama, skor kacamata masih bertahan.

Babak Kedua: Pergantian Pemain dan Gol Penentu

Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong melakukan perubahan dengan memasukkan Pratama Arhan dan Victor Dethan untuk menggantikan Mikael Tata dan Hokky Caraka.

Pergantian ini membawa sedikit perubahan dinamika serangan. Pada menit ke-65, Dethan berhasil menciptakan peluang pertama Indonesia melalui kerja samanya dengan Rafael Struick. Namun, tendangannya masih bisa diamankan oleh kiper Vietnam.

Sayangnya, di tengah usaha Indonesia untuk menciptakan peluang, Vietnam justru memanfaatkan celah pertahanan Indonesia pada menit ke-77.

Kapten mereka, Quang Hai Nguyen, mencetak gol lewat tembakan keras yang tak mampu dihalau Cahya Supriadi. Gol ini menjadi penentu kemenangan Vietnam.

Meski terus mencoba mengejar ketertinggalan, Indonesia gagal menciptakan gol hingga peluit panjang berbunyi.

Vietnam pun meraih kemenangan keduanya di turnamen ini, sekaligus menghentikan tren buruk mereka setelah sebelumnya mengalami tiga kekalahan beruntun dari Indonesia sepanjang tahun 2024.

Hasil ini membuat Indonesia turun ke peringkat kedua klasemen dengan empat poin dari tiga laga. Sementara itu, Vietnam kokoh di puncak dengan enam poin.

Meski kalah, performa pemain muda Indonesia menunjukkan potensi besar untuk menghadapi tantangan ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae-yong: Saya Yakin Lolos Semifinal Piala AFF 2024

Shin Tae-yong: Saya Yakin Lolos Semifinal Piala AFF 2024

Bola | Senin, 16 Desember 2024 | 12:25 WIB

Jay Idzes Jadi Duta Indonesia di Serie A, Si Paling Hobi Cetak Sejarah Baru

Jay Idzes Jadi Duta Indonesia di Serie A, Si Paling Hobi Cetak Sejarah Baru

Your Say | Senin, 16 Desember 2024 | 11:40 WIB

Bukan Skill, Ini yang Bikin Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam Menurut STY

Bukan Skill, Ini yang Bikin Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam Menurut STY

Bola | Senin, 16 Desember 2024 | 11:38 WIB

Terkini

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Kalbar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri

Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

×