Pratama Arhan Resmi Menganggur, Netizen: Yuk Klik Tombol Unfollow Suwon FC

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 02 Januari 2025 | 09:52 WIB
Pratama Arhan Resmi Menganggur, Netizen: Yuk Klik Tombol Unfollow Suwon FC
Pratama Arhan masih berstatus sebagai pengangguran usai dilepas Suwon FC (IG Suwon FC)

Suara.com - Pratama Arhan kini resmi berpisah dengan klub Korea Selatan, Suwon FC. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi klub pada Rabu (1/1), menandai berakhirnya perjalanan pemain Timnas Indonesia itu di kompetisi K-League 1.

Pratama Arhan bergabung dengan Suwon FC pada Januari 2024 dengan kontrak satu tahun setelah sebelumnya bermain untuk Tokyo Verdy di Jepang. Meski menjalani satu musim bersama tim, ia hanya tampil dua kali sebagai pemain pengganti di liga.

Dalam unggahan perpisahannya, Suwon FC menyampaikan apresiasi kepada Pratama Arhan atas kontribusinya selama bergabung dengan klub.

Klub juga mengucapkan terima kasih kepada beberapa pemain lainnya yang turut hengkang pada akhir musim.

Performa Pratama Arhan di Suwon FC

Selama berseragam Suwon FC, kesempatan bermain yang diberikan kepada Arhan terbilang minim.

Penampilannya tercatat hanya dalam dua pertandingan: laga imbang 1-1 melawan Pohang Steelers dan kekalahan 0-1 dari Jeju United.

Dalam pertandingan melawan Pohang Steelers, Arhan masuk di menit ke-90 menggantikan Lee Jae Won.

Muhammad Ferrari (kiri) dan Pratama Arhan (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Laos saat pertandingan Grup B ASEAN Cup 2024 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2024). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/agr/rwa. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)
Muhammad Ferrari (kiri) dan Pratama Arhan (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Laos saat pertandingan Grup B ASEAN Cup 2024 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2024). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/agr/rwa. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)

Sementara itu, saat melawan Jeju United, ia masuk pada menit ke-73 sebagai pengganti Jeong Dong Ho, namun langsung mendapat kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap pemain lawan.

baca juga

Minimnya waktu bermain ini memicu perdebatan di kalangan penggemar. Banyak yang menyayangkan kurangnya kesempatan bagi Arhan untuk menunjukkan kemampuannya di lapangan.

Reaksi Netizen: Kritik Hingga Harapan Baru

Kabar kepergian Arhan memicu berbagai reaksi dari netizen, terutama dari penggemar Indonesia.

Beberapa di antaranya mengkritik keputusan Suwon FC yang dianggap lebih berorientasi pada kepentingan komersial ketimbang pengembangan pemain.

Netizen juga menyindir dampak kehilangan Pratama Arhan terhadap popularitas klub, terutama di kalangan penggemar Timnas Indonesia.

"Tombol unfollow," tulis @mem***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pratama Arhan Kena Badai PHK Suwon FC, Klub Keluarkan Pernyataan Resmi

Pratama Arhan Kena Badai PHK Suwon FC, Klub Keluarkan Pernyataan Resmi

Bola | Kamis, 02 Januari 2025 | 08:25 WIB

Segini Nilai Transfer Fantastis Ole Romeny ke Oxford United, OTW Tes Medis

Segini Nilai Transfer Fantastis Ole Romeny ke Oxford United, OTW Tes Medis

Bola | Kamis, 02 Januari 2025 | 07:49 WIB

Siapa Dimas van der Heide? Bek Monster SC Heerenveen Keturunan Sunda, Beda 2 Cm dari Elkan Baggott

Siapa Dimas van der Heide? Bek Monster SC Heerenveen Keturunan Sunda, Beda 2 Cm dari Elkan Baggott

Bola | Kamis, 02 Januari 2025 | 08:07 WIB

Terkini

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

×