Kiper Diaspora dari Jerman Sudah Tiba di Indonesia, Langsung Gabung Skuad Garuda

Arif Budi

Jum'at, 31 Januari 2025 | 08:57 WIB
Kiper Diaspora dari Jerman Sudah Tiba di Indonesia, Langsung Gabung Skuad Garuda
Kiper diaspora dari Jerman, Jason Yeo sudah tiba di Indonesia. (Instagram/@jason.yeo_)

Suara.com - Kabar baik datang untuk timnas Indonesia U-17 karena satu pemain yang dipanggil Nova Arianto, yaitu Jason Yeo sudah tiba di Tanah Air.

Jason Yeo ialah sosok kiper yang mendapatkan panggilan Nova Arianto untuk mengikuti TC timnas Indonesia U-17 jelang Piala Asia U-17 2025.

Melansir dari laporan Instagram @futboll.indonesiaa, kiper diaspora tersebut sudah berada di Indonesia.

Kiper muda ini melakukan perjalanan panjang dari Jerman menuju Jakarta yang kemudian dilanjutkan ke Yogyakarta, tempat di mana Nova Arianto menggelar TC untuk skuad Garuda.

"Jason Yeo sudah tiba di Jakarta dan akan langsung terbang lagi ke Jogja," tulis @futboll.indonesiaa.

Kiper diaspora dari Jerman, Jason Yeo sudah tiba di Indonesia. (Instagram/@futbol.indonesiaa)
Kiper diaspora dari Jerman, Jason Yeo sudah tiba di Indonesia. (Instagram/@futbol.indonesiaa)

Sebagai informasi, Jason Yeo disebut-sebut merupakan pesepak bola diaspora Indonesia yang saat ini tengah merintis karier di Jerman. Dari informasi yang beredar, kedua orang tuanya merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Sampai saat ini, kedua orang tuanya juga masih memiliki paspor Indonesia. Ibunya berasal dari Pulau Kelong, Provinsi Kepulauan Riau. Sedangkan ayahnya berasal dari Kijang Kota, Provinsi Kepulauan Riau.

Jason Yeo mengawali kariernya bersama SV Friedrichosrt saat berusia empat tahun. Ketika pada awal-awal masa latihan, dia sempat bermain sebagai bek selama dua musim, yakni medio 2013 hingga 2015.

Sedangkan pada tahun 2014, dia mulai beralih jadi penjaga gawang. Jason Yeo kemudian melanjutkan perjalanannya bersama JFV Kielerforde selama lima musim, tepatnya hingga tahun 2020.

baca juga

Setelah itu, dia bergeser ke TSV Kronshagen hingga 2022. Dari sana, dia memutuskan bergabung bersama Holstein Kiel U-17 dan pernah menjadi kapten bersama klub Jerman tersebut.

Kini kiper yang meniti karier di Jerman tersebut pulang ke Indonesia untuk bergabung bersama timnas Indonesia U-17 yang akan mentas di Piala Asia U-17 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Pelatih Baru yang Segera Bantu Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

3 Pelatih Baru yang Segera Bantu Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 30 Januari 2025 | 17:15 WIB

Catatan Ciamik Nova Arianto Pemain dan Pelatih Keturunan Tionghoa

Catatan Ciamik Nova Arianto Pemain dan Pelatih Keturunan Tionghoa

Bola | Rabu, 29 Januari 2025 | 10:50 WIB

Siapa Jason Yeo, Kiper Diaspora yang Gabung TC Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Asia U-17 2025

Siapa Jason Yeo, Kiper Diaspora yang Gabung TC Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Asia U-17 2025

Bola | Minggu, 26 Januari 2025 | 11:45 WIB

Siapa CJ Turnip, Bek Diaspora yang Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-17

Siapa CJ Turnip, Bek Diaspora yang Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-17

Bola | Minggu, 26 Januari 2025 | 10:50 WIB

Gabung Grup 'Neraka' di Piala Asia U-17 2025, Nova Arianto: Mereka Tim-tim Juara

Gabung Grup 'Neraka' di Piala Asia U-17 2025, Nova Arianto: Mereka Tim-tim Juara

Bola | Kamis, 23 Januari 2025 | 19:12 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×