Calon Dirtek Timnas Indonesia Simon Tahamata Lolos dari Kecelakaan Pesawat

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 05 Februari 2025 | 07:29 WIB
Calon Dirtek Timnas Indonesia Simon Tahamata Lolos dari Kecelakaan Pesawat
Calon Direktur Teknik Timnas Indonesia, Simon Tahamata, ternyata pernah lolos dari kecelakaan pesawat di masa silam, tepatnya saat dirinya masih aktif sebagai pemain. (Kolase Suara.com)

Suara.com - Calon Direktur Teknik Timnas Indonesia, Simon Tahamata, ternyata pernah lolos dari kecelakaan pesawat di masa silam, tepatnya saat dirinya masih aktif sebagai pemain.

Nama Simon Tahamata tengah menjadi perbincangan publik karena digadang-gadang akan mengisi pos Direktur Teknik di Timnas Indonesia.

Rumor ini berkembang luas setelah pria berusia 68 tahun itu kedapat mengikuti akun Instagram Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Karena di Timnas Indonesia saat ini dihuni pelatih-pelatih asal Belanda, rumor bahwa Simon Tahamata akan menjadi Direktur Teknik pun kian menguat.

Terlebih legenda Ajax Amsterdam itu punya pengalaman mumpuni di kancah sepak bola, terutama saat masih aktif bermain di era 70 an hingga 90 an.

Berbicara soal kiprahnya sebagai pemain, Simon Tahamata memiliki kisah-kisah unik. Salah satunya adalah saat dirinya lolos dari kecelakaan pesawat.

Simon Tahamata eks Ajax dirumorkan jadi Dirtek Timnas Indonesia [Instagram Simon Tahamata]
Simon Tahamata eks Ajax dirumorkan jadi Dirtek Timnas Indonesia [Instagram Simon Tahamata]

Kejadian itu terjadi di tahun 1989 silam, saat pesawat bernama Surinam Airways Flight 764 mengangkut penumpang dari Amsterdam, Belanda, ke Paramaribo, Suriname.

Di pesawat tersebut, ada sebuah kesebelasan para pemain keturunan yang bermain di Belanda yang membentuk sebuah grup bernama Colourful 11.

Saat itu, Simon Tahamata dijadwalkan menjadi salah satu pemain yang ambil bagian dalam grup Colourful 11 itu. Hanya saja, ia batal berangkat karena cedera tulang selangka.

baca juga

Alhasil, Simon Tahamata yang batal berangkat pun lolos dari kecelakaan pesawat yang menewaskan para pesepak bola dalam grup Colourful 11 itu.

Eks pemain Ajax Amsterdam, Simon Tahamata digadang-gadang bakal menduduki posisi sebagai Dirtek Timnas Indonesia. [Tangkap layar Youtube]
Eks pemain Ajax Amsterdam, Simon Tahamata digadang-gadang bakal menduduki posisi sebagai Dirtek Timnas Indonesia. [Tangkap layar Youtube]

“Saya seharusnya berada di pesawat SLM yang jatuh di Suriname pada tahun 1989. Dua minggu sebelum kami pergi, saya mematahkan tulang selangka saya,” kenangnya, dikutip dari AD.nl.

“Saat itu saya berada di pemakaman para korban. Orang-orang berkata: ‘Simon, ini bukan waktu Anda, Tuhan punya rencana lain untuk Anda’,” lanjutnya.

Sekadar informasi, grup Colourful 11 itu berisikan pemain-pemain dengan warna kulit yang berbeda dengan para pemain berkebangsaan Belanda lainnya.

Simon Tahamata yang merupakan keturunan Maluku pun punya warna kulit yang berbeda, kendati dirinya memegang paspor Belanda saat itu.

Karena warna kulitnya, Simon Tahamata sempat dikira orang Suriname. Padahal, dirinya sendiri keturunan Maluku, bukan Suriname yang dikenal sebagai tempat pembuangan orang-orang Jawa.

“Saya harus menunjukkan warna kulit saya, pada 1977. Sampai saat itu, banyak orang mengira saya adalah orang Suriname,” imbuhnya.

“Saya membuat diri saya dikenal di media dan di dunia sepak bola sebagai seorang Maluku dan saya berkata bahwa saya bersimpati dengan aksi Maluku,” tambahnya.

Karena punya warna kulit yang cenderung gelap, Simon Tahamata pun menjadi pemain kulit hitam pertama di Ajax Amsterdam dan juga Timnas Belanda.

Karenanya, namanya pun melejit saat itu dan membuat Simon Tahamata bangga karena dirinya bisa memperkenalkan Maluku kepada khalayak ramai.

“Untuk menjadi terkenal, sebagai pesepak bola, pemain kulit hitam pertama di Ajax dan Timnas Belanda. Dan dari sana, sebagai pemain terkenal, publik figur, saya bisa bercerita soal Maluku,” pungkasnya.

Sejak namanya melejit, Simon Tahamata memang menjadi salah satu publik figur di Belanda yang aktif menyuarakan soal gerakan Republik Maluku Selatan (RMS).

Namun pandangan politiknya ini bisa saja menjadi ganjalan jika dirinya menjadi Direktur Teknik Timnas Indonesia, mengingat gerakan RMS dicap sebagai gerakan separatis di Bumi Pertiwi.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jordi Amat: Akhirnya Saya Sadar, Dia Tidak Bercanda

Jordi Amat: Akhirnya Saya Sadar, Dia Tidak Bercanda

Bola | Rabu, 05 Februari 2025 | 05:52 WIB

Simon Tahamata: RMS Akan Menjadi Kenyataan

Simon Tahamata: RMS Akan Menjadi Kenyataan

Bola | Selasa, 04 Februari 2025 | 13:22 WIB

Simon Tahamata: Ayah Tentara KNIL, Ibu Saya Wanita Manis Rawat 12 Anak

Simon Tahamata: Ayah Tentara KNIL, Ibu Saya Wanita Manis Rawat 12 Anak

Bola | Selasa, 04 Februari 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×