Simon Tahamata Mendarat di Indonesia: Beta Prihatin...

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 05 Februari 2025 | 15:33 WIB
Simon Tahamata Mendarat di Indonesia: Beta Prihatin...
Simon Tahamata menyatakan keprihatinannya karena Persatuan Sepakbola Ambon (PSA) tidak aktif lagi. (IG Simon Tahamata)

Suara.com - Calon Direktur Teknis atau Dirtek PSSI yang juga Legenda sepak bola Belanda keturunan Maluku mengunjungi Ambon. Begitu mendarat di Ambon, Simon Tahamata langsung curhat prihatin apa yang dia lihat.

Kejadian itu pada 2010 lalu. Simon Tahamata menyatakan keprihatinannya karena Persatuan Sepakbola Ambon (PSA) tidak aktif lagi.

Diberitakan Antara saat itu, Simon Tahamata mengatakan pembinaan pemain muda sangat penting.

"Beta prihatin karena pastinya pembinaan kepada pemain yunior kurang optimal dengan dampak pesepaklbola dari Ambon tidak bisa mengikuti kompetisi di Liga Indonesia sebagaimana jadwal PSSI," katanya, di Ambon pada 15 November 2010 lalu.

"Beta dengar (cerita) PSA cukup disegani dalam kiprah sepakbola nasional dan bila saat ini tidak aktif lagi itu sangat disayangkan," katanya saat itu.

"Sekiranya pengurus saja tidak ada, maka pastinya pembinaan berjalan kurang optimal di masing - masing klub," katanya.

Simon Tahamata lahir di Vught, Belanda, pada 26 Mei 1956.

 Simon Tahamata salah satu legenda sepak bola Belanda keturunan Indonesia yang bersimpatik dengan gerakan Republik Maluku Selatan (RMS). (IG Simon Tahamata)
Simon Tahamata salah satu legenda sepak bola Belanda keturunan Indonesia yang bersimpatik dengan gerakan Republik Maluku Selatan (RMS). (IG Simon Tahamata)

Berasal dari keluarga keturunan Maluku, latar belakangnya tak lepas dari sejarah kolonialisme, di mana sang ayah disebut-sebut pernah menjadi bagian dari Koninklijke Nederlands(ch)-Indische Leger (KNIL), pasukan militer Hindia Belanda.

Sejak kecil, Simon sudah menunjukkan ketertarikannya pada dunia sepak bola.

baca juga

Ia mengawali perjalanan sebagai pemain di TSV Theole sebelum akhirnya bergabung dengan akademi junior Ajax pada tahun 1971.

Bakatnya yang cemerlang membuatnya berhasil menembus tim utama Ajax pada musim 1975-1976, dan ia bertahan di sana hingga 1980.

Setelah meninggalkan Ajax, kariernya terus melaju dengan bergabung ke beberapa klub ternama, seperti Standard Liege, Feyenoord, VAC Beerschot, dan Germinal Ekeren.

Perjalanan panjangnya sebagai pemain profesional berakhir pada tahun 1996, menandai awal transisinya ke dunia kepelatihan.

Usai gantung sepatu, Simon langsung melanjutkan karier sebagai pelatih dengan menangani tim junior Standard Liege dari 1996 hingga 2000.

Setelah itu, ia melanjutkan pengalamannya bersama Germinal hingga 2004. Kesuksesannya dalam membina pemain muda membawanya kembali ke Ajax, klub yang telah membesarkan namanya.

Di sana, ia dipercaya sebagai direktur teknik tim junior dan mengemban tugas tersebut selama lima tahun.

Simon sempat menerima tantangan baru dengan melatih tim usia muda Al Ahli sebelum akhirnya kembali ke Ajax untuk mengisi jabatan yang sama seperti sebelumnya. Namun, perjalanannya bersama raksasa Belanda itu kini telah berakhir.

Saat ini, Simon fokus mengembangkan talenta muda di Deutsche Football Academy, sebuah akademi sepak bola yang berbasis di Jerman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tristan Gooijer: Saya dan Keluarga Bukan Bagian dari Republik Maluku Selatan

Tristan Gooijer: Saya dan Keluarga Bukan Bagian dari Republik Maluku Selatan

Bola | Rabu, 05 Februari 2025 | 13:19 WIB

Manajer Timnas Indonesia: Patrick Kluivert yang Minta Ole Romeny

Manajer Timnas Indonesia: Patrick Kluivert yang Minta Ole Romeny

Bola | Rabu, 05 Februari 2025 | 12:05 WIB

PSSI Umumkan Asisten Pelatih Lokal untuk Patrick Kluivert

PSSI Umumkan Asisten Pelatih Lokal untuk Patrick Kluivert

Bola | Rabu, 05 Februari 2025 | 11:46 WIB

Terkini

Risiko Hipotermia dan Kekerasan Terhadap Anak di Pengungsian Gempa NTT

Risiko Hipotermia dan Kekerasan Terhadap Anak di Pengungsian Gempa NTT

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:36 WIB

5 Tinted Sunscreen Ringan untuk Dipakai Olahraga Pagi, Nyaman dan Nggak Bikin Gerah

5 Tinted Sunscreen Ringan untuk Dipakai Olahraga Pagi, Nyaman dan Nggak Bikin Gerah

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Gempa Flores, Perusahaan Tambang Ini Kirim Bantuan Logistik

Gempa Flores, Perusahaan Tambang Ini Kirim Bantuan Logistik

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Masjid Agung Kota Kediri: 200 Tahun Berdiri, Meski Berkali-kali Renovasi

Masjid Agung Kota Kediri: 200 Tahun Berdiri, Meski Berkali-kali Renovasi

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino

Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino

Kaltim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Xiaomi 18 Fold dan 18 Pro Tak Meluncur Bareng, Ini Strategi Baru Lei Jun

Xiaomi 18 Fold dan 18 Pro Tak Meluncur Bareng, Ini Strategi Baru Lei Jun

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Ekonomi Sirkular Buka Peluang Pendapatan Baru

Ekonomi Sirkular Buka Peluang Pendapatan Baru

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan

Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu

Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:00 WIB

ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding

ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:50 WIB

×