Simon Tahamata: Naturalisasi Tidak Akan Berhasil...

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 06 Februari 2025 | 10:12 WIB
Simon Tahamata: Naturalisasi Tidak Akan Berhasil...
Kehadiran Simon Tahamata di PSSI dinilai bisa membawa pengaruh besar bagi pengembangan Timnas Indonesia. (IG Simon Tahamata)

Suara.com - Simon Tahamata, sosok yang begitu dihormati di dunia sepak bola Belanda, bicara soal program naturalisasi Timnas Indonesia. Mantan bintang Ajax Amsterdam yang dikabarkan berpeluang besar menduduki kursi Direktur Teknik Timnas Indonesia itu memberikan saran penting untuk PSSI.

Perbincangan mengenai dirinya akan jadi Dirtek Timnas Indonesia pun semakin hangat, terlebih setelah Timnas Indonesia resmi menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih anyar.

Dengan latar belakang sepak bola Belanda yang begitu kental, kehadiran Tahamata di PSSI dinilai bisa membawa pengaruh besar bagi pengembangan sepak bola nasional.

Namun jauh sebelum kabar ini mencuat, Tahamata pernah memberikan masukan berharga kepada PSSI terkait kebijakan naturalisasi pemain keturunan.

Pada tahun 2010, saat dirinya pulang ke tanah leluhurnya di Maluku, ia mengingatkan agar PSSI lebih selektif dalam memilih pemain yang akan dinaturalisasi.

Menurutnya, proses naturalisasi harus melalui pertimbangan matang agar benar-benar memberikan dampak positif bagi Timnas Indonesia.

Jika dilakukan tanpa perhitungan yang cermat, upaya ini dikhawatirkan tidak akan membawa hasil maksimal dalam meningkatkan prestasi di kancah internasional.

“Perhitungan PSSI harus matang dan cermat dalam melakukan naturalisasi pemain. Jika tidak maka program ini (naturalisasi) tidak akan berhasil mendongkrak prestasi Indonesia di pentas sepakbola internasional," katanya tahun 2010 lalu seperti dikutip dari Antaranews.

Lebih lanjut, Tahamata menekankan bahwa banyak pemain keturunan Maluku yang memiliki keinginan membela Timnas Indonesia.

baca juga

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan PSSI untuk memastikan bahwa pemain yang dipilih benar-benar mampu berkontribusi secara signifikan.

Naturalisasi, dalam pandangannya, bukan sekadar formalitas, tetapi harus menjadi bagian dari strategi jangka panjang demi kemajuan sepak bola Indonesia.

Meski banyak talenta potensial dari Maluku yang bermain di luar negeri, faktor sejarah dan hubungan politik antara Indonesia, Belanda, dan Maluku kerap menjadi pertimbangan bagi sejumlah pemain dalam mengambil keputusan.

Oleh karena itu, PSSI diharapkan dapat menjalankan kebijakan naturalisasi dengan bijaksana, tidak hanya demi prestasi jangka pendek, tetapi juga untuk perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

“Saya mendukung program naturalisasi dan banyak pemain asing keturunan Maluku juga bersedia untuk pulang kampung membela negaranya.”

“Tetapi hendaknya dilakukan dengan bijaksana dan melalui analisa dan pengkajian mendalam, sehingga berdampak besar bagi perkembangan sepakbola Indonesia.” pungkasnya.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simon Tahamata: PSSI Harus Cermat Naturalisasi Pemain Keturunan

Simon Tahamata: PSSI Harus Cermat Naturalisasi Pemain Keturunan

Bola | Kamis, 06 Februari 2025 | 06:36 WIB

Siapa Stefan Antonic? Anak Legenda Persebaya Mau Gabung ke Timnas Indonesia, Tolak Paspor Hong Kong

Siapa Stefan Antonic? Anak Legenda Persebaya Mau Gabung ke Timnas Indonesia, Tolak Paspor Hong Kong

Bola | Rabu, 05 Februari 2025 | 20:43 WIB

Simon Tahamata: Perjuangan Rakyat Maluku Terus Berlanjut

Simon Tahamata: Perjuangan Rakyat Maluku Terus Berlanjut

Bola | Rabu, 05 Februari 2025 | 18:43 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×