Sandy Walsh Dikucilkan: Perasaan Saya Aneh...

Pebriansyah Ariefana

Senin, 17 Februari 2025 | 07:08 WIB
Sandy Walsh Dikucilkan: Perasaan Saya Aneh...
Sandy Walsh merasa dikucilkan oleh teman-temannya di klub lamanya itu. (IG Sandy Walsh)

Suara.com - Bek andalan Timnas Indonesia, Sandy Walsh, mengungkapkan tantangan yang dihadapinya di KV Mechelen setelah membela Skuad Garuda dalam ajang Piala Asia 2023. Sandy Walsh merasa dikucilkan oleh teman-temannya di klub lamanya itu.

Setelah menghabiskan satu bulan penuh bersama Timnas Indonesia, hubungan komunikasi dengan staf pelatih klub mulai merenggang, membuatnya menghadapi situasi yang tidak mudah di Belgia.

Kembalinya Sandy ke KV Mechelen masih memberinya kesempatan bermain dalam beberapa pertandingan, termasuk menghadapi Anderlecht dan Eupen.

Namun, situasinya berubah drastis setelah itu, dengan menit bermain yang semakin terbatas hingga akhirnya tersingkir dari skuad utama.

“Saya pergi selama sebulan saat itu, sepenuhnya disibukkan dengan turnamen itu. Saya memiliki perasaan aneh karena hanya ada sedikit komunikasi antara staf Mechelen dan saya,” ujar Sandy Walsh, dikutip dari Gazet van Antwerpen.

Menyadari situasi yang tidak menguntungkan, Sandy mulai mempertimbangkan opsi untuk melanjutkan karier di Asia.

Baginya, kompetisi di benua ini menawarkan peluang lebih besar untuk berkembang dan mendapatkan kepercayaan bermain secara reguler.

Keinginannya untuk merumput di Asia sebenarnya sudah muncul sejak Piala Asia 2023, ketika ia mulai melihat potensi dan apresiasi yang lebih baik terhadap pemain asing di sana.

“Saat itu saya absen tanpa alasan," kata dia.

baca juga

Langkah konkret pun diambil dengan bergabung ke Yokohama F. Marinos, salah satu klub elite di Liga Jepang.

Keputusan ini bukan hanya soal menit bermain, tetapi juga bagian dari strateginya untuk tetap berada dalam kondisi terbaik agar terus bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Timnas Indonesia, terutama dalam persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dengan kepindahan ke Jepang, Sandy Walsh berharap bisa kembali mendapatkan stabilitas dalam kariernya, sekaligus meningkatkan performa untuk terus menjadi pilar penting dalam skuad Garuda di ajang internasional.

"Di mana saya akan mendapatkan apresiasi dan menit bermain,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indra Sjafri Dipecat Senasib dengan Shin Tae-yong atau Tidak?

Indra Sjafri Dipecat Senasib dengan Shin Tae-yong atau Tidak?

Bola | Senin, 17 Februari 2025 | 06:32 WIB

Elkan Baggott Terus Menggila di Liga Inggris, Rating Terus Naik!

Elkan Baggott Terus Menggila di Liga Inggris, Rating Terus Naik!

Bola | Minggu, 16 Februari 2025 | 23:55 WIB

Denny Landzaat Puji Pemain Keturunan Era Shin Tae-yong: Pilihannya Bagus

Denny Landzaat Puji Pemain Keturunan Era Shin Tae-yong: Pilihannya Bagus

Bola | Senin, 17 Februari 2025 | 06:21 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×